Pelaku Pembobolan Soal UNBK SMP di Surabaya Mengaku Diperintah Kepala Sekolah

Kompas.com - 03/05/2018, 15:37 WIB
Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Surabaya menangkap dua pelaku pembobolan soal Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMPN 54 di Surabaya dan menetapkan mereka sebagai tersangka, Kamis (3/5/2018). KOMPAS.com/Achmad FaizalKepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Surabaya menangkap dua pelaku pembobolan soal Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMPN 54 di Surabaya dan menetapkan mereka sebagai tersangka, Kamis (3/5/2018).

SURABAYA, KOMPAS.com - Dua pelaku pembobolan soal Ujian Nasional Berbasis Komputer ( UNBK) pada SMPN 54 Surabaya, IM dan TH, mengaku mendapatkan perintah dari Kepala Sekolah SMPN 54, KE. Kedua pegawai honorer ini dijanjikan kenaikan gaji oleh KE.

Hal ini dikatakan oleh Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran kepada awak media, Kamis (3/5/2018).

Polrestabes Surabaya belum bisa memeriksa KE sebagai saksi karena pada panggilan pertama yang bersangkutan tidak datang. "Hari ini kami layangkan panggilan kedua," tegas Sudamiran.

Sebagai informasi, KE merupakan kepala lembaga bimbingan belajar dimana soal yang bocor tadi ditampung untuk kemudian diedarkan ke peserta bimbingan.

Baca juga : Pembobol Soal UNBK SMP di Surabaya Dijanjikan Kenaikan Gaji

 

Saat ini pihak Polrestabes Surabaya mendalami semua informasi dan berupaya memeriksa semua pihak, termasuk pihak yang mengerjakan soal UNBK tersebut. 

Seperti diberitakan sebelumnya, pada kasus pembobolan soal UNBK SMP ini polisi menetapkan IM dan TH yang menjabat sebagai teknisi dan staf Tata Usaha SMPN 54 sebagai tersangka pekan lalu.

Keduanya terbukti mencuri soal dari lima komputer UNBK siswa yang berada di laboratorium SMPN 54 Surabaya, beberapa hari jelang pelaksanaan UNBK.

Dengan keahlian khusus, kedua pegawai honorer tersebut berhasil membobol soal UNBK, memotretnya lalu mengirimnya ke sebuah lembaga bimbingan belajar yang beralamat di Jalan Jolotundo, Kota Surabaya. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Eks Sandera Abu Sayyaf, Sering Dimarahi dan Dipukul dengan Senjata

Cerita Eks Sandera Abu Sayyaf, Sering Dimarahi dan Dipukul dengan Senjata

Regional
Begini Cara Pemprov Riau Cegah Masuknya Virus Corona

Begini Cara Pemprov Riau Cegah Masuknya Virus Corona

Regional
Saat Jokowi Tertawa Mendengar Sertifikat Tanah Ingin Digadai untuk Jual Es Degan

Saat Jokowi Tertawa Mendengar Sertifikat Tanah Ingin Digadai untuk Jual Es Degan

Regional
Pemkot Semarang Targetkan Seluruh Bidang Tanah Bersertifikat pada 2021

Pemkot Semarang Targetkan Seluruh Bidang Tanah Bersertifikat pada 2021

Regional
Balita Warga China di Ruang Isolasi RSUD NTB Bukan Suspect Virus Corona

Balita Warga China di Ruang Isolasi RSUD NTB Bukan Suspect Virus Corona

Regional
Hoaks, Pasien Terkena Virus Corona Dirawat di RSUD Moewardi Solo, Dokter: Kami Pantau Kena Bronkitis Akut

Hoaks, Pasien Terkena Virus Corona Dirawat di RSUD Moewardi Solo, Dokter: Kami Pantau Kena Bronkitis Akut

Regional
Sultan HB X Tak Bisa Larang Turis asal China Berwisata ke DIY

Sultan HB X Tak Bisa Larang Turis asal China Berwisata ke DIY

Regional
Mayat Perempuan Berseragam Pramuka di Tasikmalaya Pernah Dilaporkan Hilang

Mayat Perempuan Berseragam Pramuka di Tasikmalaya Pernah Dilaporkan Hilang

Regional
Diduga Terinfeksi Virus Corona, WN China di Cilacap Diobservasi

Diduga Terinfeksi Virus Corona, WN China di Cilacap Diobservasi

Regional
Terkait Virus Corona, 235 WN China Dipulangkan dari Batam

Terkait Virus Corona, 235 WN China Dipulangkan dari Batam

Regional
RSBP Batam Siagakan 7 Ruangan Isolasi untuk Pasien Virus Corona

RSBP Batam Siagakan 7 Ruangan Isolasi untuk Pasien Virus Corona

Regional
RSUD Dr Moewardi Solo Siapkan 2 Ruangan Isolasi Khusus Tangani Pasien Terindikasi Virus Corona

RSUD Dr Moewardi Solo Siapkan 2 Ruangan Isolasi Khusus Tangani Pasien Terindikasi Virus Corona

Regional
Gubernur Edy Rahmayadi Sebut Ada Warga Sumut Masih Berada di Wuhan China

Gubernur Edy Rahmayadi Sebut Ada Warga Sumut Masih Berada di Wuhan China

Regional
Antisipasi Virus Corona, RSMH Palembang Siagakan 2 Ruang Isolasi

Antisipasi Virus Corona, RSMH Palembang Siagakan 2 Ruang Isolasi

Regional
Cerita Ratu Keraton Agung Sejagat di Lapas, Dibully Sesama Penghuni hingga Ingin Ajarkan Make Up

Cerita Ratu Keraton Agung Sejagat di Lapas, Dibully Sesama Penghuni hingga Ingin Ajarkan Make Up

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X