Enam Provinsi di Indonesia Dinobatkan Terbaik dalam Perlindungan Konsumen

Kompas.com - 24/04/2018, 11:59 WIB
Mendag Enggartiasto Lukita saat peringatan Hari Konsumen Nasional di Pangkal Pinang. Kompas.com/Heru DahnurMendag Enggartiasto Lukita saat peringatan Hari Konsumen Nasional di Pangkal Pinang.

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Puncak perayaan Hari Konsumen Nasional di Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, menetapkan enam provinsi terbaik dalam perlindungan konsumen.

Penghargaan itu diberikan langsung oleh Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Selasa (24/4/2018).

"Banyak aspek yang jadi penilaian. Salah satunya telah memiliki Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) yang aktif," kata Enggartiasto seusai menyerahkan penghargaan.

Provinsi yang dinyatakan terbaik yakni Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Aceh, Sumatera Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.

Baca juga: Konsumen Properti Paling Banyak Ajukan Aduan di Jakarta

Enggartiasto menambahkan, tantangan ekonomi pada era digital perlu menjadi perhatian pemerintah daerah. Selain menyangkut konsumen, juga perlu peningkatan kualitas produk dan sistem pemasaran.

"Melalui Hari Konsumen Nasional, kami selalu mendorong agar konsumen teliti sebelum membeli dan mengutamakan produk-produk dalam negeri," ujar mantan Ketua REI itu.

Pada peringatan tersebut, Kementerian Perdagangan juga memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh, salah satunya yaitu mantan Gubernur Jawa Timur, Soekarwo.

Baca juga: Pedagang Jagung di Banyuwangi Kaget Dagangannya Diborong Menteri Rini

Kompas TV Minuman keras yang ditemukan polisi merupakan miras impor maupun lokal.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X