Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

Kompas.com - 20/04/2018, 23:04 WIB
Kompas TV Bangunan hotel di Karangasem, Bali terbakar pada Sabtu (31/3) malam.

SUKABUMI, KOMPAS.com - Seorang warga, Atang Lesmana (47) dikabarkan meninggal diduga tersambar petir di Kampung Sindanglengo, Desa Cijengkol, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (20/4/2018) petang.

Warga Kampung Pasirmuncang RT 4/8, Desa Kalaparea, Kecamatan Nagrak berprofesi sebagai pedagang, diketahui warga sedang berteduh saat hujan deras di pos ronda kampung setempat. Sepeda motor diduga miliknya pun mengalami rusak ringan.

"Sebelumnya kami memang mendengar suara gemuruh petir yang keras. Saya pun disuruh anak saya mengecek kabel rumah, karena tercium bau kabel terbakar," kata Dadin (57) warga kampung setempat, Jumat petang.

Dia langsung mengecek bau kabel terbakar keluar rumah. Namun setelah mengeliling rumah tidak ada kabel yang terbakar. Hingga akhirnya dia mencium bau menyengat itu dari pos ronda yang terletak tidak jauh di depan rumahnya.


(Baca juga : Berjalan Tak Pakai Sandal, Pekerja Bangunan Tewas Tersambar Petir )

"Saya pun kaget melihat ada orang terlentang di pos ronda, ada bercak darah keluar dari hidung dan mulutnya. Saya pun langsung mengabari warga-warga," ujar dia.

Hingga akhirnya informasi mengenai adanya seorang warga tergeletak diduga tersambar petir itu diterima petugas Polsek Caringin, Polres Sukabumi. Sejumlah anggota polisi pun tiba di tempat kejadian perkara (TKP).

Selain jasad korban, di TKP terdapat sepeda motor jenis bebek Honda Supra Fit nomor polisi F 2565 VG yang mengalami kerusakan ringan. Sedangkan pos ronda mengalami kerusakan sedang dan lampu pos terbakar.

Selanjutnya, jasad korban dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekarwangi di Kecamatan Cibadak. Saat ini perkaranya sedang dalam proses penanganan Polsek Caringin.

(Baca juga : Tersambar Petir Saat Cari Kerang, Anak Tewas, Ayah Hilang Tenggelam )

Kepala Polsek Caringin, Iptu Rafik Rahadiansyah membenarkan di wilayah hukumnya telah ditemukan seorang pria meninggal dunia di dalam pos ronda. Pria meninggal dunia tersebut diduga tersambar petir.

"Jenazah sudah dibawa ke Rumah Sakit Sekarwangi," kata Rafik saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan whatsapp.

Dia menuturkan, polisi mengamankan beberapa barang bukti milik korban, di antaranya telepon seluler milik prince, dompet, SIM A, KTP elektronik, dan sepeda motor.

"Kami juga sudah melaksanakan olah TKP (tempat kejadian perkara) dan sudah dipasang garis polisi," pungkasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tabrakan di Tol Sumatera, Sedan Terbakar, 4 Tewas

Tabrakan di Tol Sumatera, Sedan Terbakar, 4 Tewas

Regional
Potre Koning, Seni Lingkungan, dan Tiga Seniman

Potre Koning, Seni Lingkungan, dan Tiga Seniman

Regional
4 Pembunuh Korban Penculikan di Surabaya Ditangkap, 2 Masih Buron

4 Pembunuh Korban Penculikan di Surabaya Ditangkap, 2 Masih Buron

Regional
ASN Pemkot Padang Terjaring OTT Saber Pungli Terkait Pengurusan BPHTB

ASN Pemkot Padang Terjaring OTT Saber Pungli Terkait Pengurusan BPHTB

Regional
Fakta Dua Nenek Kakak-Beradik yang Setia Tingal Bersama, Buta dan Jual Barang untuk Makan

Fakta Dua Nenek Kakak-Beradik yang Setia Tingal Bersama, Buta dan Jual Barang untuk Makan

Regional
Perjuangan Petugas Padamkan Karhutla di OKI, Lokasi Sangat Jauh dan Motor Digotong Seberangi Kanal

Perjuangan Petugas Padamkan Karhutla di OKI, Lokasi Sangat Jauh dan Motor Digotong Seberangi Kanal

Regional
Kronologi Pasutri di Cianjur Tewas Digigit Ular Menurut Warga

Kronologi Pasutri di Cianjur Tewas Digigit Ular Menurut Warga

Regional
7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

Regional
Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Regional
Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Regional
Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Regional
Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Regional
Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Regional
19 Tahun Hidup di 'Dunia Malam' Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

19 Tahun Hidup di "Dunia Malam" Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

Regional
Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X