Cak Imin Siap Patah Hati jika Tidak Jadi Dipinang Jokowi - Kompas.com

Cak Imin Siap Patah Hati jika Tidak Jadi Dipinang Jokowi

Kompas.com - 17/04/2018, 23:15 WIB
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar saat hendak meresmikan posko Cinta Jokowi-Cak Imin di Semarang, Selasa (17/4/2018).KOMPAS.com/NAZAR NURDIN Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar saat hendak meresmikan posko Cinta Jokowi-Cak Imin di Semarang, Selasa (17/4/2018).

SEMARANG, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar atau Cak Imin siap menerima konsekuensi apa pun terkait pilihannya menjadi pendamping Joko Widodo pada Pilpres 2019.

Cak Imin bahkan siap patah hati jika tidak jadi dipinang menjadi wakil Jokowi.

"Tentu pertama patah hati, masuk kamar dan kunci kamar rapat-rapat," ujar Cak Imin seusai meresmikan posko Cinta Join di Semarang, Selasa (17/4/2018) sore.

Cak Imin mengatakan, patah hati akan dipilihnya terlebih dahulu sebelum menemukan sikap politik berikutnya. Setelah tenang, barulah dia bisa menentukan sikap.

"Setelah sembuh nanti baru bicara lagi," kata Cak Imin.

Baca juga: Disandingkan dengan Gatot Nurmantyo, Cak Imin Beri Tanggapan Ini

Sejumlah survei menyebutkan, Cak Imin pantas dipasangkan dengan mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo. Namun, mantan Menteri Tenaga Kerja itu mengaku belum mengetahui niatan Gatot untuk nyapres.

Untuk maju pada pilpres, dibutuhkan dukungan dari gabungan partai politik. Hal itu belum dimiliki oleh Gatot.

"Partainya mana? Partainya enggak cukup kan. Hanya ada dua calon yang cukup, calon ketiga enggak mencukupi," ucap Cak Imin.

"Per hari ini yang punya partai yang men-declair baru Pak Jokowi dan Pak Prabowo," tambahnya lagi.

Baca juga: PKB Jawa Barat Dirikan Posko Cinta untuk Cak Imin


Terkini Lainnya

5.689 Peserta Lolos Seleksi Administrasi CPNS Pemkot Depok

5.689 Peserta Lolos Seleksi Administrasi CPNS Pemkot Depok

Megapolitan
Sebelum Tewas, Ini Kritikan Terakhir Khashoggi kepada Arab Saudi

Sebelum Tewas, Ini Kritikan Terakhir Khashoggi kepada Arab Saudi

Internasional
PAN: Justru Elektabilitas Kami Turun jika Dukung Pak Jokowi

PAN: Justru Elektabilitas Kami Turun jika Dukung Pak Jokowi

Nasional
Kejati Jatim Selidiki Dugaan Korupsi 'Floating Dock' PT DPS Persero

Kejati Jatim Selidiki Dugaan Korupsi "Floating Dock" PT DPS Persero

Regional
Bisakah Wajah Tanah Abang Diubah Layaknya SCBD?

Bisakah Wajah Tanah Abang Diubah Layaknya SCBD?

Megapolitan
Perkuliahan UIN Alauddin Makassar Diliburkan Pasca-tawuran Ratusan Mahasiswa

Perkuliahan UIN Alauddin Makassar Diliburkan Pasca-tawuran Ratusan Mahasiswa

Regional
Tim Prabowo-Sandiaga: Wajar Kepuasan terhadap Pemerintah Menurun

Tim Prabowo-Sandiaga: Wajar Kepuasan terhadap Pemerintah Menurun

Nasional
Viral, Pengungsi Gempa Sulteng di Mamboro Ketakutan Suara Hantu Pokpok

Viral, Pengungsi Gempa Sulteng di Mamboro Ketakutan Suara Hantu Pokpok

Regional
Trump Ingin Bertemu Putin di Peringatan Gencatan Senjata PD I

Trump Ingin Bertemu Putin di Peringatan Gencatan Senjata PD I

Internasional
4 Fakta Baru Kasus Ahmad Dhani, Permohonan Cekal hingga Mangkir Pemeriksaan

4 Fakta Baru Kasus Ahmad Dhani, Permohonan Cekal hingga Mangkir Pemeriksaan

Regional
Viral, Siswi SMK Karanganyar Jualan Cilok Pakai Baju Seragam

Viral, Siswi SMK Karanganyar Jualan Cilok Pakai Baju Seragam

Regional
Kerugian Prabowo-Sandiaga akibat Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet

Kerugian Prabowo-Sandiaga akibat Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet

Nasional
Warga Minta Uang Kompensasi Bau Dinaikkan, Anggota DPRD Bekasi Desak PKS Bantergebang Dievaluasi

Warga Minta Uang Kompensasi Bau Dinaikkan, Anggota DPRD Bekasi Desak PKS Bantergebang Dievaluasi

Megapolitan
Selamat dari Gempa Palu, Atlet Paralayang Singapura Tewas di India saat Beraksi

Selamat dari Gempa Palu, Atlet Paralayang Singapura Tewas di India saat Beraksi

Internasional
Cerita Ma'ruf Amin Dapat Senjata Tradisional Setiap ke Daerah

Cerita Ma'ruf Amin Dapat Senjata Tradisional Setiap ke Daerah

Nasional

Close Ads X