Jokowi: Insya Allah 24 Mei Bandara Kertajati Dicoba - Kompas.com

Jokowi: Insya Allah 24 Mei Bandara Kertajati Dicoba

Kompas.com - 17/04/2018, 18:31 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), di Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, Selasa (17/4/2018).Dok BIJB Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), di Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, Selasa (17/4/2018).

MAJALENGKA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo ( Jokowi) meninjau Bandara Internasional Jawa Barat ( BIJB), di Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka. Dalam kunjungannya, Jokowi mengaku senang dengan progres yang dicapai BIJB, selaku pelaksana pembangunan bandara.

Jokowi mengaku, dua tahun lalu atau Januari 2016 meletakan batu pertama, sebagai penanda dimulainya pembangunan bandara berlevel internasional tersebut.

Kemudian, Selasa (17/4/2018), dirinya kembali meninjau bandara yang saat ini progres pembangunannya sudah mencapai tahap akhir atau 93 persen.

"‎‎Kita ingat dua tahun lalu atau sekitar Januari 2016 ada tiang pancang pertama. Kemudian dua tahun lebih sedikit, ini sudah dikerjakan sesuai dengan target waktu yang telah kita berikan," kata Jokowi dalam rilis yang diterima Kompas.com, Selasa (17/4/2018).

(Baca juga : Jokowi Bertolak ke Majalengka Tinjau Bandara Kertajati)

Menurutnya, jika pembangunan sudah mencapai tahap akhir pada April ini, Bandara Kertajati tidak hanya bisa melayani penerbangan haji, tapi mudik Lebaran 2018 bisa dilakukan dari sini.

Sebelum penerbangan reguler, Jokowi ingin pada 24 Mei nanti dilakukan uji coba penerbangan kembali. Ini agar bisa memastikan keamanan sebelum nantinya bandara ini melayani penerbangan reguler.

"Insya Allah bulan depan sudah akan kita coba mulai. Insya Allah 24 Mei dicoba. Nanti akan kita lihat apakah masih ada hal-hal yang perlu kita perbaiki di sini," ujar Jokowi.

Dia mengaku, sudah berkoordinasi dengan PT BIJB, Angkasa Pura (AP) II dan maskapai Garuda Indonesia agar bandara ini bisa melayani masyarakat khususnya Jawa Barat akan kebutuhan transportasi udara.

(Baca juga : Uji Coba, Kemenhub Lakukan Pendaratan Pertama di Bandara Kertajati)

Sebab Jawa Barat dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia sudah seharusnya memiliki bandara bertaraf internasional.

Dengan kapasitas 5,6 juta penumpang ditahap pertama dan berdiri di atas lahan 1.800 hektar, kata Jokowi, bandara Kertajati sudah sangat representatif untuk melayani moda transportasi tersebut.

"Ini bisa digunakan haji yang diberangkatkan dari Airport Kertajati. Saya tanya ke Angkasa Pura siap. Garuda juga siap. Arus mudik juga siap," pungkasnya.



Close Ads X