“David, David Beckham, Ayo Selfie Dulu...”

Kompas.com - 28/03/2018, 18:27 WIB
Duta Kehormatan UNICEF David Beckham berfoto bersama Sripun (15) dan para siswa di SMPN 17 di Semarang, Jawa Tengah, Indonesia, 27 Maret 2018. Sripun diunjuk oleh lingkungannya untuk menjadi agen perubahan dan berpartisipasi dalam program anti-bullying yang diinisiasi UNICEF. dok. UNICEF/Indonesia/ModolaDuta Kehormatan UNICEF David Beckham berfoto bersama Sripun (15) dan para siswa di SMPN 17 di Semarang, Jawa Tengah, Indonesia, 27 Maret 2018. Sripun diunjuk oleh lingkungannya untuk menjadi agen perubahan dan berpartisipasi dalam program anti-bullying yang diinisiasi UNICEF.

SEMARANG, KOMPAS.com - Kedatangan pesepakbola legendaris David Beckham ke Semarang, Jawa Tengah, membuat warga sangat gembira.

Meski rencana kedatangannya tidak disangka-sangka karena terkesan dirahasiakan, warga terpukau dengan keramahan dari suami Victoria Beckham ini.

Pasalnya, saat berkunjung ke sejumlah sekolah di Semarang, Beckham tanpa canggung menyapa dan bermain dengan anak-anak tersebut.

Saat berkunjung ke Pos PAUD Permata Hati di Jl Pancursari RT 4 RW 4, Kelurahan Tandang, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang, Selasa (27/3/2018), misalnya.

(Baca juga: Berita Foto: Tawa Lepas Beckham dan Sripun, Siswa SMP Pelawan "Bullying")

Dia menegur dan melambaikan tangan kepada semua anak. Dia juga berulang kali melakukan tos atau high five dengan anak-anak yang dijumpainya.

Pada pukul 16.00 WIB, Becks berada di dalam PAUD tersebut. Lima belas menit kemudian, dia keluar dari gedung dan bersiap masuk ke dalam mobil yang sudah menunggu.

Warga Pancursari yang bergerombol di luar PAUD sontak histeris melihat Beckham. Mereka tidak diperkenankan mendekat, tetapi Beckham ramah melambai-lambaikan tangan.

“David, David Beckham! Selfie, selfie dulu!” beberapa warga berteriak.

Sebelum masuk ke dalam mobil, Beckham tos dulu dengan beberapa anak yang berdiri di luar gedung.

(Baca juga: Viral, Pengemudi Ojek "Online" Dipaksa Nikahi Penumpang Wanita)

Beckham juga sempat berkunjung ke dua SMP di Semarang, yaitu SMP Negeri 17 Semarang dan SMP Negeri 33, untuk menemui dengan anak-anak yang menjadi agen untuk mengatasi kekerasan dan bullying atau perundungan di kelas.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kendarai Motor Saat Mabuk, 3 Remaja Kecelakaan di Tanjakan, 1 di Antaranya Tewas

Kendarai Motor Saat Mabuk, 3 Remaja Kecelakaan di Tanjakan, 1 di Antaranya Tewas

Regional
1.553 Petugas KPPS Lampung Reaktif Covid-19, Bukannya Langsung Swab Malah 'Rapid Test' Ulang

1.553 Petugas KPPS Lampung Reaktif Covid-19, Bukannya Langsung Swab Malah "Rapid Test" Ulang

Regional
Medan Dilanda Banjir, Banyak Kendaraan Mogok di Kampung Lalang

Medan Dilanda Banjir, Banyak Kendaraan Mogok di Kampung Lalang

Regional
Parahnya Banjir di Medan, 7 Kecamatan Terdampak, 6 Orang Hilang, 2 Ditemukan Tewas

Parahnya Banjir di Medan, 7 Kecamatan Terdampak, 6 Orang Hilang, 2 Ditemukan Tewas

Regional
Terkait Polemik Kapal Isap Produksi di Babel, Gubernur Erzaldi Dukung Putusan RDP

Terkait Polemik Kapal Isap Produksi di Babel, Gubernur Erzaldi Dukung Putusan RDP

Regional
Banjir Bandang di Medan, 3 Orang Tewas hingga Imbauan Gubernur Edy

Banjir Bandang di Medan, 3 Orang Tewas hingga Imbauan Gubernur Edy

Regional
Permintaan Risma ke Warga Surabaya: Tolong Tidak Usah ke Mana-mana Dulu...

Permintaan Risma ke Warga Surabaya: Tolong Tidak Usah ke Mana-mana Dulu...

Regional
Jadi Zona Merah, Kota Bandung Terapkan PSBB

Jadi Zona Merah, Kota Bandung Terapkan PSBB

Regional
Guru MAN 22 Palmerah Positif Covid-19 Usai ke Yogya, PHRI: Jangan Kambing Hitamkan Pariwisata DIY

Guru MAN 22 Palmerah Positif Covid-19 Usai ke Yogya, PHRI: Jangan Kambing Hitamkan Pariwisata DIY

Regional
Ketinggian Banjir di Tanjung Selamat Medan hingga 6 Meter, Tim SAR Sulit Evakuasi Korban

Ketinggian Banjir di Tanjung Selamat Medan hingga 6 Meter, Tim SAR Sulit Evakuasi Korban

Regional
Erupsi Gunung Ile Lewotolok Masih Terjadi, Total 7.991 Warga Lembata Mengungsi

Erupsi Gunung Ile Lewotolok Masih Terjadi, Total 7.991 Warga Lembata Mengungsi

Regional
Penyebab Banjir di Kota Medan yang Merendam Hampir 3.000 Rumah

Penyebab Banjir di Kota Medan yang Merendam Hampir 3.000 Rumah

Regional
Cegah Penularan Covid-19, Pemprov DIY Larang Pertunjukan pada Malam Tahun Baru

Cegah Penularan Covid-19, Pemprov DIY Larang Pertunjukan pada Malam Tahun Baru

Regional
Longsor Jalan Medan-Berastagi, Satu Sopir Truk Tewas, Lalu Lintas Lumpuh Total

Longsor Jalan Medan-Berastagi, Satu Sopir Truk Tewas, Lalu Lintas Lumpuh Total

Regional
11 Petugas KPPS Positif Covid-19, Ketahuan Berawal dari Hasil Rapid Test Massal

11 Petugas KPPS Positif Covid-19, Ketahuan Berawal dari Hasil Rapid Test Massal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X