Siswa SD Dihukum Guru Menjilati WC gara-gara Tak Bawa Tugas - Kompas.com

Siswa SD Dihukum Guru Menjilati WC gara-gara Tak Bawa Tugas

Kompas.com - 15/03/2018, 07:00 WIB
MB, siswa SD Cempedak Lobang, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, dihukum gurunya menjilati WC karena tak membawa tanah kompos, Rabu (14/3/2018).Tribun Medan/Array A Argus MB, siswa SD Cempedak Lobang, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, dihukum gurunya menjilati WC karena tak membawa tanah kompos, Rabu (14/3/2018).

MEDAN, KOMPAS.com - Seorang guru di SD Negeri Cempedak Lobang, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, dilaporkan menghukum siswanya menjilati WC.

Orangtua murid, SH, mengatakan, anaknya yang bernama MB dihukum karena tidak membawa tugas tanah kompos seperti yang disuruh oleh gurunya itu. Tindakan guru berinisial RM itu pun kontan membuatnya berang.

"Anak saya disuruh jilat WC sebanyak 12 kali. Tapi baru empat kali dijilatnya, dia muntah," katanya di kediamannya di Desa Cempedak Lobang, Rabu (14/3/2018), seperti dikutip dari tribun-medan.com Keji! Siswa SD Dihukum Gurunya Jilat WC Karena Tidak Bawa Tanah Kompos.

Menurut SH, tindakan ini terjadi pada pekan lalu. Dia mendapat kabar tak mengenakkan ini dari temannya. Mendapat kabar tersebut, suami SH pun mendatangi pihak sekolah.


"Suami saya datang ke sekolah melabrak guru itu. Marah, sakit hati. Campur aduk perasaan saya. Apa enggak ada hukuman lain selain itu," ungkapnya.

(Baca juga: Kisah Mas Rinto, Tukang Bakso Berdasi yang Terinspirasi James Bond)

SH mengatakan, dia tidak keberatan jika anaknya dihukum membersihkan WC. Namun, jangan sampai menjilat WC.

Terkait kasus ini, orangtua meminta pihak terkait memberi hukuman pada sang guru. Mengingat tindakan itu terlalu keji.

Sementara itu, ketika dihubungi Kompas.com, Rabu (14/3/2018) malam, Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Serdang Bedagai Joni Walker Manik, membenarkan kejadian tersebut.

(Baca juga: Kisah Haru Perjuangan Bule Selandia Baru Nikahi Gadis Asal Wonogiri)

Dinas Pendidikan, lanjut dia, sudah meminta keterangan RM sejak Senin (12/3/2018) sampai Selasa (13/3/2018) terkait peristiwa tersebut.

Dari keterangan yang diperoleh, guru RM mengaku memberikan hukuman kepada muridnya karena tidak membawa bahan yang disuruh untuk dibawa ke sekolah.

"Kami mendapat laporan dan sudah memanggil guru tersebut Senin dan Selasa. Kami sudah mintai keterangan. Dia mengaku memberikan hukuman karena murid tidak membawa bahan tugas sekolah," tuturnya saat dihubungi melalui ponsel.


Terkini Lainnya

Kuasa Hukum Pemohon Sesalkan Batas Waktu Tiga Tahun Perubahan UU Perkawinan

Kuasa Hukum Pemohon Sesalkan Batas Waktu Tiga Tahun Perubahan UU Perkawinan

Nasional
Timbulkan Genangan, Kabel Utilitas di Gorong-gorong Jalan Fatmawati Digunting

Timbulkan Genangan, Kabel Utilitas di Gorong-gorong Jalan Fatmawati Digunting

Megapolitan
DKI Terima Transfer ke Daerah Rp 19,4 Triliun dari Pemerintah Pusat

DKI Terima Transfer ke Daerah Rp 19,4 Triliun dari Pemerintah Pusat

Megapolitan
Bupati Pamekasan Bingung Ada Demonstrasi Berujung Minta Proyek

Bupati Pamekasan Bingung Ada Demonstrasi Berujung Minta Proyek

Regional
Korban Banjir di Kampar Riau Mengeluh Tak Dapat Bantuan

Korban Banjir di Kampar Riau Mengeluh Tak Dapat Bantuan

Regional
Dukung Jokowi-Ma'ruf , 25 Kader PAN Sumsel Akan Dilaporkan ke Polisi

Dukung Jokowi-Ma'ruf , 25 Kader PAN Sumsel Akan Dilaporkan ke Polisi

Regional
Kubu Prabowo-Sandi Merasa Sudah Unggul di Jakarta, Jabar, dan Banten

Kubu Prabowo-Sandi Merasa Sudah Unggul di Jakarta, Jabar, dan Banten

Nasional
Seorang Demonstran Rompi Kuning di Perancis Tewas Tertabrak Truk

Seorang Demonstran Rompi Kuning di Perancis Tewas Tertabrak Truk

Internasional
Gerindra DKI Pertanyakan 2.610 Penyandang Masalah Kejiwaan Masuk DPT

Gerindra DKI Pertanyakan 2.610 Penyandang Masalah Kejiwaan Masuk DPT

Megapolitan
Gangguan Sinyal di Stasiun Cakung, Perjalanan KRL Terganggu

Gangguan Sinyal di Stasiun Cakung, Perjalanan KRL Terganggu

Megapolitan
Siksa Murid Pakai Tusuk Gigi, 3 Guru TK di China Ditahan Polisi

Siksa Murid Pakai Tusuk Gigi, 3 Guru TK di China Ditahan Polisi

Internasional
Yusril Hadiri Pelatihan Direktorat Hukum Timses Jokowi

Yusril Hadiri Pelatihan Direktorat Hukum Timses Jokowi

Nasional
Perkuat Kemanan Lalu Lintas di Perbatasan, Bakamla Luncurkan 3 Kapal Patroli

Perkuat Kemanan Lalu Lintas di Perbatasan, Bakamla Luncurkan 3 Kapal Patroli

Regional
Dukungan Kader PAN Menambah Kekuatan Jokowi-Ma'ruf di Daerah

Dukungan Kader PAN Menambah Kekuatan Jokowi-Ma'ruf di Daerah

Nasional
7 Kisah Jimmy Lolos dari Tragedi di Nduga Papua, Dua Kali Tertangkap KKB hingga 16 Jam Terjebak Baku Tembak

7 Kisah Jimmy Lolos dari Tragedi di Nduga Papua, Dua Kali Tertangkap KKB hingga 16 Jam Terjebak Baku Tembak

Regional

Close Ads X