Ketika Ahmad Syaikhu Berbicara soal "Matahari Kembar" - Kompas.com

Ketika Ahmad Syaikhu Berbicara soal "Matahari Kembar"

Kompas.com - 13/03/2018, 21:34 WIB
Calon wakil gubernur Jabar nomor urut 3 Ahmad Syaikhu saat berkunjung ke Kampung Cilaksana, Desa Cintalaksana, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang, Selasa (13/3/2018).KOMPAS.com/Farida Farhan Calon wakil gubernur Jabar nomor urut 3 Ahmad Syaikhu saat berkunjung ke Kampung Cilaksana, Desa Cintalaksana, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang, Selasa (13/3/2018).

KARAWANG, KOMPAS.com - Calon wakil gubernur Jawa Barat nomor urut 3 Akhmad Syaikhu berbicara agar tidak 'matahari kembar' dalam pemerintahan.

Ditanya soal peran wakil gubernur di Jabar yang hampir tidak terdengar lantaran gubernur lebih dominan, Syaikhu menanggapi dengan menjelaskan porsi masing-masing dalam menjalankan roda pemerintahan.

"Saya bisa lima tahun tanpa konflik dengan wali kota. Saya merasa, saya sebagai wakil, sehingga tidak terjadi matahari kembar," ungkapnya saat berkunjung ke Kampung Cilaksana, Desa Cibtalaksana, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang, Selasa (13/3/2018).

Sebetulnya, kata Syaikhu, kepala daerah memang paling dominan dalam pemerintahan. Meski demikian wakil kepala daerah mempunyai porsi yang proposional.

(Baca juga : Ahmad Syaikhu Sebut Debat Pertama Pilkada Jabar Penuh Persahabatan)


"Kami sebagai wakil, saya juga merasakan sebagai wakil wali kota di Bekasi, punya porsi yang proposional. Tidak mungkin semua bisa tertangani. Tentu saya mem-backup wali kota. Wakil gubernur juga seperti itu. Gak mungkin dia sama dengan gubernur, karena dia perannya sebagai wakil," tutur Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jabar itu.

Kompas TV Salah satu topik yang dipaparkan kandidat dalam debat adalah soal pemberantasan korupsi di Jawa Barat.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar

Terkini Lainnya

Presiden Perancis Ancam Negara yang Mundur dari Perjanjian Iklim Paris

Presiden Perancis Ancam Negara yang Mundur dari Perjanjian Iklim Paris

Internasional
Tetangga Siap Bongkar Tembok yang Tutupi Rumah di Jombang, Ini Syaratnya...

Tetangga Siap Bongkar Tembok yang Tutupi Rumah di Jombang, Ini Syaratnya...

Regional
Soal Wagub, Ketua DPRD Ingatkan Gerindra dan PKS Jangan Merasa Punya Hak Paling Besar

Soal Wagub, Ketua DPRD Ingatkan Gerindra dan PKS Jangan Merasa Punya Hak Paling Besar

Megapolitan
Novanto, TB Hasanuddin, dan Kepala Bakamla Dijadwalkan Jadi Saksi Fayakhun

Novanto, TB Hasanuddin, dan Kepala Bakamla Dijadwalkan Jadi Saksi Fayakhun

Nasional
Waspadai Gelombang Tinggi Akibat Siklon Tropis Trami

Waspadai Gelombang Tinggi Akibat Siklon Tropis Trami

Regional
Registrasi Akun SSCN untuk CPNS 2018 Sudah Bisa Dilakukan, Ini Caranya

Registrasi Akun SSCN untuk CPNS 2018 Sudah Bisa Dilakukan, Ini Caranya

Nasional
Berita Populer: Rumah Termahal di Dunia, hingga Komentar Mahathir

Berita Populer: Rumah Termahal di Dunia, hingga Komentar Mahathir

Internasional
Kubu Jokowi-Ma'ruf Klaim Banyak Adopsi Visi-Misi Gus Dur

Kubu Jokowi-Ma'ruf Klaim Banyak Adopsi Visi-Misi Gus Dur

Nasional
Belasan Anak di Sukabumi Diduga Jadi Korban Kejahatan Seksual

Belasan Anak di Sukabumi Diduga Jadi Korban Kejahatan Seksual

Regional
Rotasi Pejabat di DKI, PNS Dapat Jabatan Lagi dan Plt Tambah Banyak

Rotasi Pejabat di DKI, PNS Dapat Jabatan Lagi dan Plt Tambah Banyak

Megapolitan
Menengok Fasilitas Penginapan Atlet Asian Para Games di Kemayoran

Menengok Fasilitas Penginapan Atlet Asian Para Games di Kemayoran

Megapolitan
Para Inisiator Hak Angket DPR Kembali Ungkit Kasus Century

Para Inisiator Hak Angket DPR Kembali Ungkit Kasus Century

Nasional
7 Suporter Tewas di Balik Laga Persib Vs Persija, Bobotoh dan JakMania Harus Belajar

7 Suporter Tewas di Balik Laga Persib Vs Persija, Bobotoh dan JakMania Harus Belajar

Regional
4 Fakta Kecelakaan Bus Rombongan SMK I PGRI, 2 Meninggal hingga Berwisata ke Bali

4 Fakta Kecelakaan Bus Rombongan SMK I PGRI, 2 Meninggal hingga Berwisata ke Bali

Regional
Bantahan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Tidak Tega Menampar Suporter hingga Video 'Sengaja' Diedit

Bantahan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Tidak Tega Menampar Suporter hingga Video "Sengaja" Diedit

Regional
Close Ads X