50 Napi Lapas Kediri Dipaksa Kencing Mendadak

Kompas.com - 09/03/2018, 13:23 WIB
Ilustrasi thawornnurakIlustrasi

KEDIRI, KOMPAS.com - Sebanyak 50 penghuni atau warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A di Kota Kediri, Jawa Timur mendadak dites urine. Pemeriksaan dilakukan tim kesehatan Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Timur, Kamis (8/3/2018) malam.

Bagian Humas Lapas Kediri Didi Rahmadi mengatakan, pemeriksaan urine dilakukan terhadap warga binaan secara acak dan bagian dari kegiatan operasi narkoba di dalam lapas.

"Selain warga binaan, tes urine juga dilakukan kepada petugas. Hasilnya negatif semua," ujar Didi, Jumat (9/3/2018).

Selain pemeriksaan urine, petugas dari Kemenkumham Jawa Timur yang didampingi tim Satgas Keamanan dan Ketertiban Lapas Kediri merazia naroba di beberapa sel tahanan.

"Selain narkoba juga pengawasan terhadap barang-barang terlarang yang masuk dalam lapas," imbuh Didi.

(Baca juga : Buwas Sebut Petugas Lapas Penghianat Negara, Ini Respons Menkumham )

Saat ini, jumlah penghuni baik narapidana maupun tahanan di Lapas Kediri mencapai 913 warga binaan dari daya tampung 360 penghuni. Itu artinya, lapas ini sudah melebihi kapasitas normal hingga tiga kali lipat.

Kondisi itu membuat pihak lapas harus ekstra waspada untuk menjaga kondusivitas lapas. Salah satunya dengan operasi rutin barang terlarang yang masuk dalam lapas hingga seminggu 2 kali.

Penambahan personel pengamanan juga menjadi upaya menjaga stabilitas lapas. Kebetulan lapas tersebut tahun ini baru saja menerima 43 pegawai tambahan. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bersiap Kedatangan Jokowi, Babel Akan Pamerkan Keberhasilan Bendungan

Bersiap Kedatangan Jokowi, Babel Akan Pamerkan Keberhasilan Bendungan

Regional
Ini Kontak yang Bisa Dihubungi Korban Fetish Kain Jarik, Kerahasiaan Dijamin

Ini Kontak yang Bisa Dihubungi Korban Fetish Kain Jarik, Kerahasiaan Dijamin

Regional
Terungkap, Gajah Sumatera Ditembak dengan Senjata Laras Panjang

Terungkap, Gajah Sumatera Ditembak dengan Senjata Laras Panjang

Regional
Dapat Dukungan dari Gerindra, Gibran Bakal Sowan ke Prabowo di Jakarta

Dapat Dukungan dari Gerindra, Gibran Bakal Sowan ke Prabowo di Jakarta

Regional
Tepergok Bawa Sabu Pesanan Suami Saat Besuk, Wanita Ini Nekat Lempar Barang Bukti

Tepergok Bawa Sabu Pesanan Suami Saat Besuk, Wanita Ini Nekat Lempar Barang Bukti

Regional
Usaha Karaoke Masih Ditutup, Wali Kota Ambon: Nyanyi Tidak Bisa Pakai Masker

Usaha Karaoke Masih Ditutup, Wali Kota Ambon: Nyanyi Tidak Bisa Pakai Masker

Regional
Kabupaten Pesisir Selatan Protes Disebut Zona Kuning Covid-19

Kabupaten Pesisir Selatan Protes Disebut Zona Kuning Covid-19

Regional
Pamit Cari Sagu, Dua Anak Perempuan Hilang di Dalam Hutan

Pamit Cari Sagu, Dua Anak Perempuan Hilang di Dalam Hutan

Regional
Pasangan Suami Istri Tewas Dibunuh Rekan Bisnis, Pelaku: Korban Menuduh Saya Maling

Pasangan Suami Istri Tewas Dibunuh Rekan Bisnis, Pelaku: Korban Menuduh Saya Maling

Regional
Guru SMP Meninggal Positif Covid-19, Sempat Datangi Sekolah dan Berinteraksi dengan Rekan Kerja

Guru SMP Meninggal Positif Covid-19, Sempat Datangi Sekolah dan Berinteraksi dengan Rekan Kerja

Regional
Dicopot oleh Bupati Ogan Ilir, Seorang ASN Mengadu ke Komisi ASN

Dicopot oleh Bupati Ogan Ilir, Seorang ASN Mengadu ke Komisi ASN

Regional
PSBB Transisi Diperpanjang di Ambon, Wali Kota: Kita Belum Zona Kuning

PSBB Transisi Diperpanjang di Ambon, Wali Kota: Kita Belum Zona Kuning

Regional
Keraton Yogyakarta Ragu dengan Jumlah Emas Diklaim Trah HB II Telah Dijarah Inggris

Keraton Yogyakarta Ragu dengan Jumlah Emas Diklaim Trah HB II Telah Dijarah Inggris

Regional
Soal Tes Massal Covid-19, Ganjar Ingatkan Kepala Daerah: Jangan Takut Soal Citra

Soal Tes Massal Covid-19, Ganjar Ingatkan Kepala Daerah: Jangan Takut Soal Citra

Regional
Cegah Covid-19, Wagub NTB Minta Kepala Daerah Lebih Masif Lakukan Tracing

Cegah Covid-19, Wagub NTB Minta Kepala Daerah Lebih Masif Lakukan Tracing

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X