Pungli, Kejaksaan Amankan Pejabat BPN Semarang dan Amplop Berisi Uang

Kompas.com - 06/03/2018, 18:02 WIB
Kantor Kejari Semarang di Jalan Abdurrahman Saleh, Semarang. KOMPAS.com/Nazar NurdinKantor Kejari Semarang di Jalan Abdurrahman Saleh, Semarang.

SEMARANG, KOMPAS.com - Kejaksaan Negeri Semarang, Jawa Tengah angkat bicara soal penangkapan 4 pejabat di Badan Pertanahan Negara (BPN) Kota Semarang. Keempatnya ditangkap dalam sebuah operasi tangkap tangan, Senin (5/3/2018). 

"Sebelum 28 Februari, kita sudah lakukan pemantauan. Total ada 9 amplop dan satu bandel dalam kertas sejumlah Rp 32,4 juta," ujar Kepala Kejari Semarang Dwi Samudji, saat ditemui di kantornya, Selasa (6/3/2018).

Menurut Dwi, petugas tidak saja mengamankan uang. Petugas juga mengamankan salah seorang warga yang diduga memberi uang pungutan liar kepada para pejabat BPN itu.

Setelah dicek, amplop yang dibawa benar berisi sejumlah uang. Petugas kemudian mengembangkan hingga menemukan uang di salah satu laci meja pejabat BPN yang diamankan.

"Dari laci ditemukan uang. Uang dari meja WR," ucapnya.

(Baca juga : Diduga Pungli, Pejabat BPN Semarang Terkena OTT Kejaksaan )

4 pejabat BPN yang diamankan diamankan yaitu WR, SR, dan dua pegawai honorer di instansi tersebut berinisial F dan J. WR dan SR adalah pejabat teras di lingkungan BPN Kota Semarang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Dwi, 4 orang yang diamankan saat ini bersatus terperiksa. Belum ada penetapan tersangka, meski telah melakukan pengamanan sejak Senin.

"Masih dimintai keterangan, sampai saat ini masih didalami lagi. Kami belum menetapkan tersangka," tambahnya.

Menurut dia, petugas butuh waktu karena harus memanggil para saksi agar berkas penyelidikan menjadi tuntas. Saat ini, banyak saksi yang dipanggil masih belum datang.

"Kita butuh 3 hari lagi untuk panggil saksi. Sudah panggil namun sampai saat ini belum ada konfirmasi menghadiri," paparnya. 

Kompas TV Kementerian Perhubungan memberlakukan sistem tilang elektronik untuk menghapus pungutan liar.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.