Sebelum Korban Dibunuh dan Mayatnya Dicor, Pelaku Mengaku Sempat Berhubungan Intim

Kompas.com - 01/03/2018, 16:57 WIB
Didik pelaku pembunuhan yang korbannya dicor di bak mandi. Kompas.Com/ Slamet Priyatin Kompas.Com/Slamet PriyatinDidik pelaku pembunuhan yang korbannya dicor di bak mandi. Kompas.Com/ Slamet Priyatin

KENDAL, KOMPAS.com - Penemuan mayat yang dikubur di dalam bak mandi dengan cara dicor di Desa Puguh Boja, Kendal, Jawa Tengah, masih menjadi pembicaraan masyarakat. Kepolisian Kendal telah menetapkan pemilik rumah, yaitu Didik, menjadi tersangka dalam kasus itu.

Didik ditetapkan menjadi tersangka setelah dia mengakui perbuatannya saat diperiksa oleh petugas. Namun, sebenarnya Didik ditangkap polisi karena kasus pembegalan yang dilakukannya pada Jumat (23/2/2018) pagi.

Saat dikeluarkan dari tahanan Mapolres Kendal menuju ke ruang pemeriksaan, lelaki berbadan tegap dan berkulit agak hitam ini mengaku membunuh karena sakit hati.

“Dia mengatakan kalau saya hanya modal kelamin saja,” kata Didik, Kamis (1/3/2018).

Didik mengaku, Fitri, warga Margosari, Limbangan, Kendal, adalah kekasihnya. Mereka sudah berpacaran selama empat bulan. Didik kenal dengan Fitri karena korban adalah teman kerja istrinya di tempat karaoke.

“Tapi, istri saya tidak tahu kalau saya pacaran dengan dia,” ujar Didik.

Baca juga: Ditemukan, Mayat Wanita Dicor di Dalam Bak Mandi

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Didik, selama berpacaran dengan korban, dia sudah sering melakukan perbuatan layaknya suami istri. Perbuatan tidak senonoh itu juga dilakukannya sebelum membunuh korban.

“Istri saya sedang bekerja ketika saya melakukan perbuatan intim dengan dia di rumah. Setelah itu, saya bunuh dia di kamar mandi dengan cara mencekik. Pasalnya, dia berbicara menyakitkan ketika saya tagih utang,” ucapnya.

Setelah tahu korban meninggal dunia, Didik mengaku panik karena takut diketahui oleh tetangganya. Lalu dia mengubur korban di bak kamar mandi. Supaya bau mayat korban tidak tercium, Didik pun mengecornya.

“Saya bunuh dia hari Jumat (16/2/2018). Minggunya (18/2/2018), ketika istri saya pulang, sempat tanya kepada saya karena mencium bau tidak sedap. Waktu itu, saya jawab bau itu dari batang tikus,” tambahnya.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.