Gunakan Barakuda, 4 Tersangka 1,6 Ton Sabu Dibawa ke Polda Kepri

Kompas.com - 20/02/2018, 21:42 WIB
Selain 1,6 ton sabu, polisi mengamankan 4 tersangka kewargaegaraan Taiwan, masing-masing Tan Mai (69), Tan Yi (33), Tan Hui (43), dan Liu Yin Hua (63). DOK POLDA KEPRISelain 1,6 ton sabu, polisi mengamankan 4 tersangka kewargaegaraan Taiwan, masing-masing Tan Mai (69), Tan Yi (33), Tan Hui (43), dan Liu Yin Hua (63).

BATAM, KOMPAS.com - Sebanyak 81 karung atau 1,6 ton narkotika golongan I jenis sabu-sabu dan 4 tersangka WNA asal China daratan dibawa ke Polda Kepri.

Sebelumnya mereka diamankan tim gabungan dari Satgassus Polri, Direktorat IV Tipidnarkoba, Bea Cukai Pusat dan Bea Cukai Batam di perairan Karang Helen Mars, Kepulauan Riau, Selasa (20/2/2018), sekitar pukul 19.55 WIB. 

"Semua barang bukti dan 4 tersangka kami amankan ke Polda Kepri untuk penindakan lebih lanjut," ujar Kapolda Kepri Irjen Pol Didid Widjanardi, Selasa (20/2/2018).

Didid menjelaskan, keempat tersangka itu yakni Tan Mai (69), Tan Yi (33), Tan Hui (43), dan Liu Yin Hua (63). Mereka diangkut menggunakan barakuda milik Brimob Polda Kepri.

(Baca juga : Kronologi Penangkapan Kapal yang Bawa 1,6 Ton Sabu di Batam)

"Nantinya di Polda akan kembali kami lakukan penghitungan ulang dan kami lakukan pengembangan untuk mengetahui tujuan barang haram ini akan dibawa kemana," ungkap Didid.

Disinggung apakah ada hubungan dengan ditangkapnya kapal pembawa 1 ton sabu, Didid mengaku belum bisa memastikannya. Sebab kasus ini masih akan didalami.

"Bisa saja ada hubungannya. Namun pastinya masih kami lakukan pendalaman untuk mengetahui apakah ada keterkaitannya, yang jelas kapalnya juga dari Taiwan dan berbendera Singapura," ujar Didid.

Didid mengungkapkan, sabu ini akan dipastikan dengan dilakukannya pengecekan sampel barang bukti ke Labfor.

"Kami yakin akan ada barang bukti lain dari kasus ini. Makanya akan terus kami lakukan pengembangan dan pengecekan ke Labfor," tutupnya.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Helikopter TNI AD yang Jatuh di Kendal Bawa 9 Penumpang

Helikopter TNI AD yang Jatuh di Kendal Bawa 9 Penumpang

Regional
Diguyur Hujan Deras, 4 Kecamatan di Luwu Terendam Banjir

Diguyur Hujan Deras, 4 Kecamatan di Luwu Terendam Banjir

Regional
Helikopter Jatuh dan Meledak di Kendal, 5 Luka Berat, 4 Meninggal

Helikopter Jatuh dan Meledak di Kendal, 5 Luka Berat, 4 Meninggal

Regional
Helikopter TNI AD Jatuh di Kendal, 4 Orang Meninggal

Helikopter TNI AD Jatuh di Kendal, 4 Orang Meninggal

Regional
Curah Hujan Tinggi, Ratusan Rumah di Tiga Kecamatan Terendam Banjir

Curah Hujan Tinggi, Ratusan Rumah di Tiga Kecamatan Terendam Banjir

Regional
Hendak Pulang ke Negaranya, WNA asal Italia Dinyatakan Positif Corona

Hendak Pulang ke Negaranya, WNA asal Italia Dinyatakan Positif Corona

Regional
Helikopter TNI AD Jatuh, Meledak, dan Terbakar di Kendal

Helikopter TNI AD Jatuh, Meledak, dan Terbakar di Kendal

Regional
2 Warga Purbalingga Ditangkap karena Sebar Hoaks Penampakan Pocong, Berawal dari Status WhatsApp

2 Warga Purbalingga Ditangkap karena Sebar Hoaks Penampakan Pocong, Berawal dari Status WhatsApp

Regional
Pasien Reaktif Mengamuk karena Terlalu Lama Dikarantina, Gugus Tugas: Antrean Sampel Banyak

Pasien Reaktif Mengamuk karena Terlalu Lama Dikarantina, Gugus Tugas: Antrean Sampel Banyak

Regional
Sebelum Tewas Tergeletak di Trotoar, Pria Ini Mengaku Sesak Napas

Sebelum Tewas Tergeletak di Trotoar, Pria Ini Mengaku Sesak Napas

Regional
Kasus 3 Anggota TNI yang Keroyok Pelajar SMA Diselesaikan Secara Kekeluargaan, tapi...

Kasus 3 Anggota TNI yang Keroyok Pelajar SMA Diselesaikan Secara Kekeluargaan, tapi...

Regional
Gubernur Minta Aplikasi Injil Bahasa Minang Dihapus, Kadis: yang Tidak Mengerti Jangan Ikut Komentar

Gubernur Minta Aplikasi Injil Bahasa Minang Dihapus, Kadis: yang Tidak Mengerti Jangan Ikut Komentar

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 6 Juni 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 6 Juni 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 6 Juni 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 6 Juni 2020

Regional
Sembuh dari Corona, 7 Warga Purwakarta Dijemput dengan Kuda

Sembuh dari Corona, 7 Warga Purwakarta Dijemput dengan Kuda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X