Kompas.com - 17/02/2018, 16:25 WIB
Kontes sabung ayam di kantor gabungan dinas-dinas pemda polman sulawesi barat dibubarkan paksa polisi karena tidak mengantongi Izin. KOMPASComKontes sabung ayam di kantor gabungan dinas-dinas pemda polman sulawesi barat dibubarkan paksa polisi karena tidak mengantongi Izin.

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com - Kontes sabung ayam atau adu ayam yang menggunakan fasilitas pemerintah di kantor gabungan dinas-dinas (Gedung Gadis) Polewali Mandar, Sulawesi Barat, dibubarkan petugas Polres Polewali Mandar, Sabtu (17/2/2018).

Kontes adu ayam yang diduga diikuti peserta dari berbagai daerah di Sulawesi barat ini dihentikan paksa oleh polisi karena tidak mengantongi izin dari Polda Sulawesi barat.

Video amatir yang merekam kegiatan kontes yang tak berizin ini sudah viral di media sosial.

Kasat Reskrim Polres AKP Niki Ramdhani SH SIK membenarkan adanya kontes adu ayam tersebut.

Niki mengatakan, pihaknya sudah mengatensi dan memberhentikan kegiatan tersebut karena tidak memiliki izin Polda Sulbar.

Menurut Niki, perizinan penggunaan Gedung Gadis adalah untuk kontes kecantikan Ayam.

"Iya betul, dia bilang izinnya kontes kecantikan ayam ternyata di dalamnya ada adu ayam, makanya kami bubarkan,” jelas Niki saat dihubungi, Sabtu (17/2/2018).

Kapolres Polewali Mandar AKBP Muh Rifai, yang dihubungi terpisah, menyatakan, usai shalat duhur ia sudah perintahkan kasat Reskrim dan Kasat Intel untuk membubarkan kontes adu ayam tersebut.

Menurut Kapolres, panitianya telah mengajukan izin kontes kecantikan ayam dan suratnya telah diteruskan ke Polda Sulbar. Namun, kegiatan tersebut tetap digelar meski belum mengantongi izin rekomendasi dari Polda.

“Saya sudah perintahkan kasat Rskrim dan kasat Intel untuk membubarkan kegiatannya karena kita belum mengantongi izinnya. Semula panitianya mengajukan izin untuk kegiatan kontes kecantikan ayam, namun ternyata ada adu ayamnya. Soal indikasi adanya unsur perjudian sedang kami selidiki,”jelas Kapolres.

Kapolres menyatakan akan memanggil panitia pelaksana dan pihak-pihak terkait untuk dimintai keterangan.

Ketua Ombudsman Sulbar yang juga menyaksikan video viral adu ayam di gedung milik pemerintah Polewali Mandar tersebut menyesalkan adanya praktek adu ayam atau adu binatang yang digelar di lokasi sarana milik pemerintah.

Menurut Lukman yang dihubungi Sabtu siang mengatakan, Gedung Gadis (gabungan dinas-dinas) adalah gedung area Publik, dibangun atas biaya Daerah/APBD, maka pemanfaatannya pun seharusnya juga untuk kemaslahatan masyarakat.

“Jika ada yang bisa menjelaskan bahwa mengadu ayam adalah untuk kemaslahatan publik saya perlu belajar dari yang bersangkutan,”jelas Lukman.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Targetkan Genjot Vaksinasi di Jateng Mulai Juli-Desember 2021

Ganjar Targetkan Genjot Vaksinasi di Jateng Mulai Juli-Desember 2021

Regional
Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X