Kompas.com - 14/02/2018, 11:15 WIB

SEMARANG, KOMPAS.com - Calon Gubernur Jawa Tengah Sudirman Said menyoroti banyaknya kepala daerah yang tersangkut kasus korupsi karena tertangkap tangan operasi KPK.

Di depan kompetitornya di Pilkada Jateng Ganjar Pranowo, Sudirman menegaskan bahwa ia tidak ingin menambah lagi kepala daerah dari Jawa Tengah yang tersandung KPK lagi.

"Kemarin baru saja kepala daerah OTT ke-93, 72 bupati/wali kota, 21 gubernur. Saya tidak ingin menambah jumlah itu," kata Sudirman saat menyampaikan pidato resmi pengundian nomor urut di Hotel Patra, Semarang, Selasa (14/2/2018) malam. Acara itu juga dihadiri calon Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Selama tiga tahun terakhir, tiga kepala daerah di Jawa Tengah ikut terjaring KPK. Mereka antara lain Bupati Klaten Sri Hartini, Bupati Kebumen Yahya Fuad dan Wali Kota Tegal Siti Masitha.

Baca juga : Dapat Nomor Urut 2, Sudirman Said Singgung Sila Kedua Pancasila

Menurut Sudirman, momentum pemilihan gubernur dan wakil gubernur menjadi kesempatan emas untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih.

"Kembalikan kepada politik untuk memakmurkan rakyat. Sesuai cita-cita Pancasila nomor 2," papar Dirman.

Mantan Direktur PT Pindad ini menegaskan bahwa sudah saatnya orang baik, jujur dan memiliki integritas yang masuk ke jalur politik. Dengan cara itu, kepala daerah tidak lagi terjaring dalam operasi KPK.

Dalam catatan Sudirman, setidaknya ada 93 kepala daerah, terdiri dari 72 bupati/wali kota dan 21 gubernur yang berurusan dengan dengan KPK.

Selain itu, ada 144 anggota DPR RI dan DPRD, 25 Menteri/Kepala Lembaga, dan 175 pejabat eselon satu yang berurusan dengan KPK.

"Kami berjanji tidak ingin menambah jumlah kepala daerah yang tertangkap KPK. Kami berikrar ingin membangun pemerintahan yang bersih," tambahnya.

Baca juga : Resmi, Ganjar Pranowo Vs Sudirman Said di Pilkada Jawa Tengah

Sudirman sebelumnya mengomentari tiga kepala daerah di Jateng yang menjadi tersangka korupsi oleh KPK dalam tiga tahun terkahir.

Menurut Sudirman, penangkapan kepala daerah itu lantaran mereka menerobos domain publik untuk kepentingan pribadi.

"Temen-temen atau orang yang terlibat korupsi itu simpel saja, mereka tidak bisa membedakan domain pribadi dan publik. Jadi diterobos itu," ucap Sudirman.

Kompas TV KPU Jateng Tetapkan Dua Pasang Cagub-Cawagub di Pilkada 2018
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Regional
Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Regional
3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

Regional
Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Regional
Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Regional
Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Regional
Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Regional
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.