Derita Gangguan Hati, Bayi 2,5 Bulan di Solo Butuh Donor Transplantasi Hati

Kompas.com - 17/01/2018, 19:16 WIB
Ilustrasi bayi kieferpixIlustrasi bayi
|
EditorErwin Hutapea

SOLO, KOMPAS.com - Azril Fauzan Rashya tertidur pulas di pangkuan ibunya. Kulitnya terlihat menguning. Kedua kakinya pun mulai kaku. Bayi berusia 2,5 bulan ini menderita penyakit gangguan hati akibat terkena virus Cytomegalovirus (Cmv).

Virus tersebut telah menggerogoti organ dalam bayi laki-laki dari pasangan Reni Cahyawati (36) dan Ambang Widiasto (34) itu sejak sebulan terakhir. Awalnya kulit kepalanya terlihat kuning.

Lalu warna kuning di kulit kepalanya tersebut menyebar hingga ke seluruh tubuh anak kedua dari warga Kampung Sekip RT 005 RW 008, Kelurahan Kadipiro, Kecamatan Banjarsari, Solo, itu.

Azril dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Surakarta untuk dilakukan cek darah. Hasilnya, darah Azril mengandung virus Cmv sehingga harus mendapatkan penanganan khusus. Sebab, virus Cmv tersebut telah menyerang organ hati Azril.

"Umur satu bulan kulit kepalanya itu terlihat kuning. Karena saya khawatir, saya periksakan ke RS PKU Muhammadiyah Surakarta," kata Ambang di Solo, Jawa Tengah, Rabu (17/1/2018).

Baca juga: Pemberian ASI Eksklusif Turunkan Risiko Gangguan Hati pada Anak

Di RS PKU Muhammadiyah, lanjut lelaki yang sehari-hari bekerja di bagian SDM Polresta Surakarta itu, disarankan oleh dokter rumah sakit agar darah anaknya tersebut dicek ke laboratorium. Setelah dicek hasilnya, ucap Ambang, anaknya tersebut diduga terkena penyakit gangguan hati.

"Saya disarankan untuk ke RSUD Dr Moewardi untuk memastikan penyakit anak saya. Setelah di sana (RSUD Dr Moewardi), saya kemudian disarankan untuk merujuk Azril ke RSCM (Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo) Jakarta," ujar dia.

RSCM Jakarta memiliki peralatan yang lengkap dan memadai untuk melakukan transplantasi hati. Sementara itu, biaya transplantasi hati tersebut ditaksir mencapai lebih dari Rp 1 miliar.

"Informasi yang saya dengar untuk biaya transplantasi hati mencapai Rp 1,2 miliar. Kami akan tetap berusaha apa pun demi kesembuhan anak saya," tambah Reni Cahyawati.

Azril membutuhkan donor hati. Orangtuanya berharap ada orang yang bersedia menjadi donor dan mendonasikan hatinya demi kesembuhan putranya tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X