Kompas.com - 10/01/2018, 19:52 WIB
Sekda Kota Bandung Yossi Irianto bersama kader PDI-P Aries Supriatna saat menyerahkan berkas pendaftaran kepada KPU sebagai syarat untuk maju di Pilkada Kota Bandung, Rabu (10/1/2018). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANISekda Kota Bandung Yossi Irianto bersama kader PDI-P Aries Supriatna saat menyerahkan berkas pendaftaran kepada KPU sebagai syarat untuk maju di Pilkada Kota Bandung, Rabu (10/1/2018).
|
EditorReni Susanti

BANDUNG, KOMPAS.com - Sekretaris Daerah Kota Bandung, Yossi Irianto akan bertarung dengan Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial di Pilkada Kota Bandung 2018.

Rabu (10/1/2018) malam, Yossi datang ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung di Jalan Sukarno-Hatta untuk mendaftarkan diri sebagai bakal calon wali kota Bandung.

Yossi berdampingan dengan Aries Supriatna dengan dukungan empat partai, yakni PDI-P, NasDem, Hanura, dan PPP.

Disinggung soal pertarungannya bersama Oded, Yossi memilih bersikap santai.

"Saya simpel saja sesuai dengan tagline saya, kita nikmati, kita jalani tidak ada sesuatu (lawan) yang berat, tidak ada yang ringan mengalir saja, jalani saja," ucap Yossi.

(Baca juga : Lawan Petahana, Nurul Arifin Pede Menangi Pilkada Kota Bandung )

Meski menjadi lawan di Pilkada Kota Bandung, Yossi mengaku tetap punya hubungan baik dengan Oded. "Komunikasi dengan Pak Oded baik tidak ada masalah, karena awalnya juga bertetangga," ucapnya.

Prosesi pendaftaran Yossi berjalan lancar. KPU menyatakan berkas pendaftaran sudah lengkap. Ia pun tinggal mempersiapkan diri menjalani tes kesehatan, Kamis (11/1/2018).

"Alhamdulillah sebuah proses sama-sama berdemokrasi. Barusan diputuskan oleh KPU alhamdulillah dinyatakan lengkap. Saya pikir ini patut disyukuri sebagai awal untuk memperjuangkan sesuatu yang jadi harapan kita ke depan," tuturnya.

Di Pilkada Kota Bandung, Yossi membawa tagline 'Bandung Hebring'. Hebring merupakan akronim dari kata Hebat dan Ringkas.

(Baca juga : PDI-P Usung Yossi Irianto pada Pilkada Kota Bandung 2018 )

"Hebat itu takjub, rasa syukur, dengan Bandung yang sudah juara kita akan tingkatkan lagi juara itu. Hingga suatu saat akan muncul dimensi baru bernama Bandung Hebat," ucapnya.

"Ringkas itu lebih kepada simpel, efektif, dan efisien. Kota ingin menjamin suatu pemerintahan yang tidak bertele-tele agar kebutuhan masyarakat jadi konten prioritas," tambahnya.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X