Lawan Petahana, Nurul Arifin "Pede" Menangi Pilkada Kota Bandung - Kompas.com

Lawan Petahana, Nurul Arifin "Pede" Menangi Pilkada Kota Bandung

Kompas.com - 10/01/2018, 14:57 WIB
Pasangan Nurul Arifin dan Chairul Yaqin Hidayat (Rully) saat menghadiri sesi konferensi pers usai mendaftar sebagai calon wali kota dan wakil wali kota Bandung di Kantor KPU Kota Bandung, Jalan Sukarno-Hatta, Rabu (10/1/2018).KOMPAS.com/DENDI RAMDHANI Pasangan Nurul Arifin dan Chairul Yaqin Hidayat (Rully) saat menghadiri sesi konferensi pers usai mendaftar sebagai calon wali kota dan wakil wali kota Bandung di Kantor KPU Kota Bandung, Jalan Sukarno-Hatta, Rabu (10/1/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com - Kandidat Wali Kota Bandung, Nurul Arifin optimistis dapat menang di Pilkada Kota Bandung meski melawan petahana.

Di hari terakhir tahapan pendaftaran, Pilkada Kota Bandung memunculkan tiga pasangan calon. Koalisi PKS dan Gerindra mengusung Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial berpasangan dengan Yana Mulyana. Sementara PDI-P, NasDem, Hanura dan PPP sepakat mengusung Sekda Kota Bandung Yossi Irianto dan Aries Supriatna.

Kandidat lainnya adalah Donny Mulyana-Yayat Rustandi maju dari jalur perseorangan.

Nurul menilai, status nonpetahana jadi keunggulan. Sebab, kata dia, masyarakat akan mendapat pilihan baru yang sudah tentu membawa gaya dan pemikiran baru dalam mengelola Kota Bandung.

Baca juga : Mojang Geulis Antar Nurul Arifin Maju Pilkada Kota Bandung

Berbekal suara Partai Golkar dan partai pendukung lain di Pemilihan Legislatif 2014 lalu, ia kian optimistis dapat mengalahkan dua kandidat lainnya.

"Ke depan strateginya tentu saja antara relawan partai dan non partai akan berjalan paralel. Jadi kekuatan Golkar dengan 132.000 suara, kemudian Demokrat dengan 101.000 suara, PKB 44.000 suara, kemudian PAN 46.000 suara dan Perindo yang baru, saya kira ini jadi modal dasar," ucap Nurul yang berpasangan dengan Chairul Yaqin Hidayat (Rully) itu, di kantor KPU Kota Bandung, Jalan Sukarno-Hatta, Rabu (10/1/2018).

Baca juga : Nurul Arifin-Rully Berharap Kampanye Berjalan Harmonis di Bandung

Nurul menjelaskan, saat ini ia fokus menyosialisasikan diri kepada pemilih muda dari kalangan milenial untuk memperluas kantung suara.

"Mudah-mudahan dari modal yang 300.000 ini tinggal mencari sisanya lagi kelompok-kelompok itulah yang akan kami fokuskan swing voters, kelompok milenial," jelasnya.

Kompas TV Menurut Nurul, enam kursi yang dimiliki Partai Golkar dan Demokrat telah menjadi modal dasar menggerakkan kekuatan mendulang suara di Kota Bandung.


EditorFarid Assifa
Komentar

Close Ads X