Azwar Anas: Saya Tidak Ingin Menjadi Beban...

Kompas.com - 08/01/2018, 17:09 WIB
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas bersama istri saat menerima kunjungan dari murid TK, Senin (8/1/2018). KOMPAS.com/Ira RachmawatiBupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas bersama istri saat menerima kunjungan dari murid TK, Senin (8/1/2018).
|
EditorReni Susanti

BANYUWANGI, KOMPAS.com - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas akhirnya muncul di Kantor Pemda Banyuwangi, Senin (8/1/2018), pasca mengembalikan mandatnya sebagai bakal calon wakil gubernur Jatim kepada PDI-P pada Sabtu (6/1/2018).

Anas dan istrinya Ipuk Fiestiandani datang sekitar jam 09.00 wib kemudian menemui 235 murid TK Khodijah 157 Rogojampi yang sedang berkunjung di Kantor Pemda Banyuwangi.

Setelah melayani murid TK, didampingi istrinya, Azwar Anas menemui sejumlah wartawan yang menunggunya sejak pagi. Ia menjelaskan keputusannya mengembalikan mandat tersebut sudah melalui pertimbangan yang cukup besar.

"Jadi pengembalian mandat dengan pertimbangan yang lebih besar karena kami menghormati para tokoh masyarakat, kyai, tokoh agama, dan pendukung partai politik karena saya tidak ingin menjadi beban," jelasnya.

(Baca juga : Anas Komentari Foto Syur Pria Mirip Dirinya yang Beredar di Masyarakat )

Selain itu, dia menjelaskan jika Pilkada Jawa Timur mempunyai arti penting baginya karena menjadi festival ide, gagasan, dan program sehingga jangan sampai rusak dengan isu negatif.

"Dan demi kepentingan yang lebih besar saya memilih dan mengambil sikap untuk mengundurkan diri sehingga proses pilkada menjadi festival ide, gagasan, serta program dan bisa mencerdaskan masyarakat Jawa Timur," tuturnya.

Sementara itu, kepada Kompas.com, Ipuk Fiestiandani, istri Anas mengatakan apapun yang terjadi dirinya akan tetap mendukung keputusan politik dari suaminya.

"Ini sudah konsekuensi sebagai istri bupati dan politisi. Terkait foto yang beredar saya sudah sering menerima teror. Kita pasrahkan pada Allah saja. Sekarang yang terpenting adalah melakukan yang terbaik untuk masyarakat Banyuwangi," jelasnya. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Debat Pilgub Jambi, Walhi Sebut Semua Cagub Beri Karpet Merah untuk Investor Tambang

Debat Pilgub Jambi, Walhi Sebut Semua Cagub Beri Karpet Merah untuk Investor Tambang

Regional
Tebang Pohon karena Halangi Papan Reklame di Jalan, 4 Orang Ditangkap

Tebang Pohon karena Halangi Papan Reklame di Jalan, 4 Orang Ditangkap

Regional
Fakta Siswi SMP Nikahi Pemuda 17 Tahun, Kenal Setahun, Tak Diketahui KUA

Fakta Siswi SMP Nikahi Pemuda 17 Tahun, Kenal Setahun, Tak Diketahui KUA

Regional
'Tidak Boleh Menafsirkan Sesuatu Secara Simbolis Seolah-olah Komodo Tak Suka Pembangunan Itu'

"Tidak Boleh Menafsirkan Sesuatu Secara Simbolis Seolah-olah Komodo Tak Suka Pembangunan Itu"

Regional
Seorang Kakek Hilang Tersesat di Hutan Serang, Banten

Seorang Kakek Hilang Tersesat di Hutan Serang, Banten

Regional
Soal Foto Komodo 'Adang' Truk, Pemprov NTT: Jangan Ditafsirkan Seolah Komodo Tidak Suka...

Soal Foto Komodo "Adang" Truk, Pemprov NTT: Jangan Ditafsirkan Seolah Komodo Tidak Suka...

Regional
Cerita Anya Membuat Perhiasan Cantik dari ASI, Produknya sampai ke Singapura

Cerita Anya Membuat Perhiasan Cantik dari ASI, Produknya sampai ke Singapura

Regional
Sederet Kisah Pernikahan Dini di NTB, Mulai Umur 12 Tahun hingga Menikahi 2 Gadis dalam Sebulan

Sederet Kisah Pernikahan Dini di NTB, Mulai Umur 12 Tahun hingga Menikahi 2 Gadis dalam Sebulan

Regional
Libur Panjang, Khofifah Minta Warga Waspadai Covid-19 dan Bencana Hidrometeorologi

Libur Panjang, Khofifah Minta Warga Waspadai Covid-19 dan Bencana Hidrometeorologi

Regional
Video Viral Belasan Remaja Saling Jambak dan Pukul hingga Tersungkur, Ini Penjelasan Polisi

Video Viral Belasan Remaja Saling Jambak dan Pukul hingga Tersungkur, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Kamar Hotel Tempat Pedagang Pakaian Tewas Dibunuh Dipesan Seorang Pria Mabuk

Kamar Hotel Tempat Pedagang Pakaian Tewas Dibunuh Dipesan Seorang Pria Mabuk

Regional
Namanya Teratas dalam Survei Capres 2024, Ganjar: 'Ngurusi Mudik Disik Wae'

Namanya Teratas dalam Survei Capres 2024, Ganjar: "Ngurusi Mudik Disik Wae"

Regional
Pasien Rawat Jalan Tak Perlu Datang ke RSUD Sumedang, Ini Kegunaan Aplikasi Koncibumi

Pasien Rawat Jalan Tak Perlu Datang ke RSUD Sumedang, Ini Kegunaan Aplikasi Koncibumi

Regional
Kronologi Kakek 60 Tahun Dianiaya Tetangganya hingga Tewas

Kronologi Kakek 60 Tahun Dianiaya Tetangganya hingga Tewas

Regional
Antisipasi Lonjakan, Penumpang Kereta Api Diminta Lakukan Rapid Test Lebih Awal

Antisipasi Lonjakan, Penumpang Kereta Api Diminta Lakukan Rapid Test Lebih Awal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X