Ribuan Obat Ilegal asal China Diamankan Polisi dari Klinik Pengobatan

Kompas.com - 30/12/2017, 21:45 WIB
Kapolres Kudus, AKBP Agusman Gurning menunjukkan ribuan obat ilegal yang disita pihaknya di Mapolres Kudus, Sabtu (30/12/2017) KOMPAS.com/Puthut Dwi PutrantoKapolres Kudus, AKBP Agusman Gurning menunjukkan ribuan obat ilegal yang disita pihaknya di Mapolres Kudus, Sabtu (30/12/2017)

KUDUS, KOMPAS.com - Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kudus, Jawa Tengah mengamankan 5.955 obat ilegal asal China. Ribuan obat yang tak mengantongi izin resmi peredaran tersebut disita dari sebuah klinik pengobatan alami di wilayah Purwosari, Kudus.

Dalam kasus tersebut, Sat Reskrim Polres Kudus membekuk dua pelaku yang tak lain adalah penjual obat berbahaya tersebut. Keduanya yaitu MI (22) warga Desa Balaoi, Lhokseumawe, Aceh dan AM (24) warga Kelurahan Meunasah Pinto, Muara Batu, Aceh Utara.

Kapolres Kudus, AKBP Agusman Gurning mengatakan, terbongkarnya praktik penjualan obat ilegal tersebut bermula dari kecurigaan polisi dengan kebiasaan seseorang yang bermain layang-layang bermotifkan bendera salah satu partai politik di Aceh.

Setelah dimintai keterangan, ternyata orang yang bermain layangan itu bekerja di sebuah klinik pengobatan alami bernama Jion Zen tersebut.

"Ketika kami periksa di klinik pengobatan itu banyak ditemukan obat tak punya izin resmi. Kami ungkap pekan ini. Ini jelas sangat berbahaya karena legalitasnya," kata Agusman kepada Kompas.com, Sabtu (30/12/2017).

(Baca juga: Mewaspadai Peredaran Obat Ilegal yang Terus Meningkat)

Agusman menjelaskan, ada berbagai macam jenis obat yang disita polisi dari klinik pengobatan alami tersebut. Di antaranya obat flu, THT, dan kanker.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hingga saat ini polisi masih mendalami kasus ini.

"Tidak menutup kemungkinan ini sindikat dan ada pelaku lain. Kami masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan kasus ini. Bagaimana juga mengakses obat asal China itu, kami masih mintai keterangan," kata Agusman.

Sementara seorang pelaku, AM mengaku bahwa klinik pengobatan alami miliknya telah beroperasi menjual obat sejak tiga bulan yang lalu. Dari beberapa bulan tersebut, kata dia, telah meraup keuntungan sekitar Rp 10 juta.

"Kami melayani pembelian obat sesuai yang diminta pembeli. Selama ini juga belum ada yang complain. Saya juga tak tahu kalau ini melanggar," tutur AM.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X