Pengamat: Dedi Mulyadi Potensial Jadi Cagub Duet dengan Deddy Mizwar

Kompas.com - 29/12/2017, 23:21 WIB
Deddy Mizwar (dua dari kiri) dan Dedi Mulyadi (dua dari kanan) foto bersama di Purwakarta. Kompas.com/ Irwan NugrahaDeddy Mizwar (dua dari kiri) dan Dedi Mulyadi (dua dari kanan) foto bersama di Purwakarta.
EditorFarid Assifa

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengamat politik POINT Indonesia, Arif Nurul Imam, menilai, potensi Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menjadi calon gubernur berpasangan dengan Deddy Mizwar sangat besar.

Sebab, Dedi Mulyadi dianggap memiliki sejumlah keunggulan dan modal politik yang lebih besar dalam memenangkan pertarungan di bursa Pilkada Jawa Barat 2018.

“Kalau dilihat dari modal politik Dedi Mulyadi lebih layak jadi calon gubernur, sementara Deddy Mizwar sebagai cawagubnya,” ujar Arif melalui pesan tertulis kepada Kompas.com, Jumat (29/12/2107).

Menurut Arif, dilihat dari sisi partai pendukung, Dedi Mulyadi merupakan ketua DPD Golkar Jabar yang memiliki 17 kursi di DPRD provinsi. Sementara Deddy Mizwar hanya didukung 12 kursi DPRD dari Partai Demokrat.

Selain itu, lanjut Arif, faktor lainnya juga soal elektabilitas yang berdasarkan banyak survei bahwa Dedi Mulyadi di atas Deddy Mizwar. Seperti yang dilansir survei Indo Barometer pada awal November yang menyatakan bahwa elektabilitas Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mengalami peningkatan ke angka 20 persen, menyalip elektabilitas Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar yang menurun ke angka 16 persen.

Karena itu, kata Arif, jika ingin memenangkan pilkada, Dedi Mulyadi mesti menjadi cagub agar “daya jual” dan potensi keterpilihan lebih besar.

Baca juga : Dedi Mulyadi dan Deddy Mizwar Disebut Pasangan Ideal

Meski demikian, menurut Arif, Deddy Mizwar juga memiliki sejumlah keunggulan yang dapat menggandakan dukungan, seperti kelompok pemilih muslim dan masyarakat perkotaan.

“Kalau Dedi Mulyadi-Deddy Mizwar bisa bersatu akan menjadi duet maut yang merepresentasikan pemilih perdesaan dan perkotaan,” tandas Arif.

Seperti diketahui, wacana duet Deddy Mulyadi - Deddy Mizwar menjadi perbincangan setelah kedua tokoh ini menggelar pertemuan dan sepakat maju bersama dengan membangun Koalisi Sajajar. 

Baca juga : Dedi Mulyadi Sebut Posisi Dua DM Ditentukan Awal Januari

Namun demikian, kesepakatan politik tersebut masih harus mendapatkan dukungan dari pengurus DPP, baik dari DPP Partai Golkar maupun DPP Partai Demokrat. ‎



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Debat Pilkada Karawang Soal Atasi Kemiskinan, Ada Paslon yang Mau Bangun 'Silicon Valley' hingga Tawarkan Kartu Kewirausahaan

Debat Pilkada Karawang Soal Atasi Kemiskinan, Ada Paslon yang Mau Bangun "Silicon Valley" hingga Tawarkan Kartu Kewirausahaan

Regional
25 Petugas Sortir dan Lipat Surat Suara di Solo Diupah Rp 225.000

25 Petugas Sortir dan Lipat Surat Suara di Solo Diupah Rp 225.000

Regional
Kadisdik Jatim Belum Cuti meski Istrinya Maju Pilkada, Inspektorat: Gubernur Sudah Mengingatkan

Kadisdik Jatim Belum Cuti meski Istrinya Maju Pilkada, Inspektorat: Gubernur Sudah Mengingatkan

Regional
Ribuan Buruh Cianjur Unjuk Rasa Tuntut Kenaikan UMK 2021

Ribuan Buruh Cianjur Unjuk Rasa Tuntut Kenaikan UMK 2021

Regional
Nenek Rasiti Rela Serahkan Naskah hingga Tongkat Kuno Warisan Keluarganya ke Pemerintah

Nenek Rasiti Rela Serahkan Naskah hingga Tongkat Kuno Warisan Keluarganya ke Pemerintah

Regional
Hendak Melaut, 2 Nelayan Ini Tersambar Petir, Satu Tewas

Hendak Melaut, 2 Nelayan Ini Tersambar Petir, Satu Tewas

Regional
Cerita Guru Honorer di Bulukumba, Mengabdi 7 Tahun tapi Gaji Tak Cukup Beli Bensin

Cerita Guru Honorer di Bulukumba, Mengabdi 7 Tahun tapi Gaji Tak Cukup Beli Bensin

Regional
Diperiksa KPK Terkait Kasus Zumi Zola, Bupati Muaro Jambi Mengaku Cuma Jadi Saksi

Diperiksa KPK Terkait Kasus Zumi Zola, Bupati Muaro Jambi Mengaku Cuma Jadi Saksi

Regional
Polisi Bongkar Investasi Bodong Bermodus Jual Beli Uang Asing

Polisi Bongkar Investasi Bodong Bermodus Jual Beli Uang Asing

Regional
Viral Video Seorang Ibu Balik Marahi Polisi Saat Ditegur Tak Pakai Helm, lalu Kabur

Viral Video Seorang Ibu Balik Marahi Polisi Saat Ditegur Tak Pakai Helm, lalu Kabur

Regional
Raih Gelar Sarjana di Usia 78 Tahun, Chamimah: Mahasiswa Lain Memotivasi Saya...

Raih Gelar Sarjana di Usia 78 Tahun, Chamimah: Mahasiswa Lain Memotivasi Saya...

Regional
Debat Pilkada Karawang, KPU: Paslon Beda Pendapat Saat Debat, tapi Silaturahmi Tetap Terawat

Debat Pilkada Karawang, KPU: Paslon Beda Pendapat Saat Debat, tapi Silaturahmi Tetap Terawat

Regional
Wali Kota Samarinda Sjaharie Jaang Positif Covid-19

Wali Kota Samarinda Sjaharie Jaang Positif Covid-19

Regional
7 Pegawai di Kantor Gubernur NTT Positif Corona

7 Pegawai di Kantor Gubernur NTT Positif Corona

Regional
Jika Menang Pilkada Solo, Bajo Bangun Jalan Layang hingga Sungai Bawah Tanah

Jika Menang Pilkada Solo, Bajo Bangun Jalan Layang hingga Sungai Bawah Tanah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X