Kompas.com - 29/12/2017, 20:40 WIB
Salah seorang napi yang kabur berhasil ditangkap anggota Polresta Pekalongan, Jawa Tengah, Jumat (29/12/2017). Kompas.com/Ari HimawanSalah seorang napi yang kabur berhasil ditangkap anggota Polresta Pekalongan, Jawa Tengah, Jumat (29/12/2017).
|
EditorFarid Assifa

PEKALONGAN, KOMPAS.com - Tujuh narapidana penghuni Lapas Kelas II A Kota Pekalongan, Jawa Tengah, kabur dengan cara memanjat tembok, Jumat (29/12/2017) siang.

Mereka meloncat pagar dan berlari ke daerah rawa-rawa tidak jauh dari sekitar lapas.

Aparat kepolisian yang mendapat laporan langsung melakukan penyisiran di sekitar rawa dengan membawa anjing pelacak. Sesekali petugas menembakkan gas air mata ke sekitar rawa-rawa.

Upaya pencarian berhasil. Empat napi yang kabur bisa diamankan oleh petugas. Satu orang di antaranya menyerahkan diri ke lapas.

Salah seorang napi yang kabur ialah Farial asal Jakarta. Farial mengaku sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk kabur.

"Caranya memanjat tembok pakai layos (besi tenda)," kata Farial sambil dibawa petugas ke Mapolres Pekalongan Kota.

Baca juga : Dua Napi Asing Kabur dari Lapas Kerobokan

Kapolsek Pekalongan Utara, Kompol Agus Riyanto mengaku pihaknya mengepung daerah rawa dengan menempatkan sejumlah personel di setiap sudut. Hingga pukul 17.00 WIB, baru lima napi yang diamankan oleh polisi, dua di antaranya masih dalam pencarian.

"Kami terus melakukan penyisiran, kami yakini masih ada di sini (rawa-rawa)," ujar Kompol Agus Riyanto.

Sementara pihak Lapas kelas II A Kota Pekalongan hingga kini belum memberikan keterangan resmi terkait kasus ini.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X