Cari Penumpang Kapal Tenggelam di Waduk Cirata, Tim SAR Gunakan Robot ROV

Kompas.com - 25/12/2017, 15:29 WIB
Kompas TV Di Pelabuhan Gilimanuk, pengelola pelabuhan menambah dua kapal penyeberangan.
|
EditorSabrina Asril

BANDUNG, KOMPAS.com - Pencarian enam orang yang hilang dalam tenggelamnya perahu di Waduk Cirata pada Kamis (21/12/2017) lalu terus dilakukan sampai saat ini. Setelah lima hari pencarian, tim gabungan pencarian belum menemukan titik terang.

Guna memaksimalkan pencarian, bahkan tim SAR Kantor Bandung menambah kekuatan baru dengan menurunkan peralatan Remotely Operated Vehicle (ROV), yakni robot bawah air yang dapat bermanuver, dan pengoperasiannya dilakukan oleh seseorang di atas kapal atau LCR.

Humas dan Protokoler Basarnas Kantor SAR Bandung, Joshua Banjarnahor menjelaskan, ROV ini bakal menerima energi dan informasi perubahan dengan panel kontro yang terletak di permukaan melalui kabel pusat.

Baca juga : Perahu Karam di Waduk Cirata, Tujuh Penumpang Hilang

Robot buatan Amerika ini dilengkapi dengan kamera depan dan belakang serta side cam camera kanan dan kiri untuk memonitor saat berada di kedalaman air. Sedang untuk penerangan dibantu led membantu visibility apabila dinilai kurang baik.

"Alat ini memiliki robotic handle dan bisa operasikan oleh operator. Untuk pencarian, ROV dilengkapi sonar dan metal detector dengan metode circle bisa radius pencarian 60 meter dengan maksimal kedalaman 200 meter, untuk melihat anomali di bawah air apabila dilihat ada tanda-tanda objek," ujar Joshua, di Bandung, Senin (25/12/2017).

Baca juga: Kronologi Tenggelamnya Perahu Berpenumpang 21 Orang di Waduk Cirata

Pihaknya berharap dengan bantuan alat ini, tim gabungan pencarian dapat menemukan enam orang yang hilang di waduk cirata tersebut.

"Besar harapan kita semua dapat menemukan semua korban yang tenggelam di Waduk Cirata," ujarnya.

Dalam operasi SAR saat ini, tim melanjutkan pencarian dengan ROV di sekitar tempat kejadian dan melakukan penyisiran menggunakan 4 unit LCR serta perahu fiber.

"Tim menyisir sampai daerah buangan pada koordinat 6 42' 45.15" S - 107 19' 26.48" E," katanya.

Tim gabungan sebanyak 136 orang diterjunkan untuk melakukan pencarian di Waduk Cirata,Kawasan Blok Nusa, Desa Tegal Datar, Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta.

Diketahui, keenam orang hilang dalam tenggelamnya perahu di Waduk Cirata ini adalah Rus (50), Dadang (60), Cicah (60), Iyat (60), Siti (10), dan Dudun (8).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usai Surati Australia dan Jerman soal Sampah, Siswi SMP Ini juga Akan Surati Inggris dan Kanada

Usai Surati Australia dan Jerman soal Sampah, Siswi SMP Ini juga Akan Surati Inggris dan Kanada

Regional
Detik-detik Pembunuhan Pelajar SMA yang Ditemukan Jadi Tengkorak, Berawal dari Titipan Kado

Detik-detik Pembunuhan Pelajar SMA yang Ditemukan Jadi Tengkorak, Berawal dari Titipan Kado

Regional
3 Turis Diduga Terjangkit Virus Corona, Dinkes Bali Minta Warga Tak Panik

3 Turis Diduga Terjangkit Virus Corona, Dinkes Bali Minta Warga Tak Panik

Regional
Cerita Putra Penderita ODGJ: Kami Selalu Berdoa Ayah Lepas dari Pasungan...

Cerita Putra Penderita ODGJ: Kami Selalu Berdoa Ayah Lepas dari Pasungan...

Regional
Kerajaan Kandang Wesi di Garut, Padepokan Silat dan Tempat Pembuatan Senjata di Masa Padjadjaran

Kerajaan Kandang Wesi di Garut, Padepokan Silat dan Tempat Pembuatan Senjata di Masa Padjadjaran

Regional
Empat Pelajar SMP yang Jatuh ke Jurang di Cianjur Diduga Hendak Tawuran

Empat Pelajar SMP yang Jatuh ke Jurang di Cianjur Diduga Hendak Tawuran

Regional
Ricuh Warga di Perumnas Mandala, Massa Saling Lempar Batu hingga Polisi Letuskan Tembakan

Ricuh Warga di Perumnas Mandala, Massa Saling Lempar Batu hingga Polisi Letuskan Tembakan

Regional
Keluarga Tak Yakin Tengkorak yang Ditemukan Milik Astrid, Pelajar SMA yang Hilang 2 Bulan

Keluarga Tak Yakin Tengkorak yang Ditemukan Milik Astrid, Pelajar SMA yang Hilang 2 Bulan

Regional
Jadi Venue Piala Dunia U-20, Pemkot Surakarta Butuh Rp 80 Miliar

Jadi Venue Piala Dunia U-20, Pemkot Surakarta Butuh Rp 80 Miliar

Regional
8 Tahun Disiksa Ibu Kandung, Anak: Kami Ingin Ibu Peluk dan Kasih Sayangnya

8 Tahun Disiksa Ibu Kandung, Anak: Kami Ingin Ibu Peluk dan Kasih Sayangnya

Regional
Enam dari 11 Kabupaten Penyelenggara Pilkada 2020 di Papua, Ada Riwayat Konflik

Enam dari 11 Kabupaten Penyelenggara Pilkada 2020 di Papua, Ada Riwayat Konflik

Regional
Berkat Pembaca Kompas.com, Kini Nining Tak Lagi Tinggal di WC Sekolah dan Buka Usaha

Berkat Pembaca Kompas.com, Kini Nining Tak Lagi Tinggal di WC Sekolah dan Buka Usaha

Regional
Pembebasan Lahan Bandara Kediri, Pemerintah Akan Gunakan Skema Konsinyasi

Pembebasan Lahan Bandara Kediri, Pemerintah Akan Gunakan Skema Konsinyasi

Regional
Pasangan Suami Istri Nekat Konsumsi Sabu di Kamar Rumah, Begini Akhir Nasibnya

Pasangan Suami Istri Nekat Konsumsi Sabu di Kamar Rumah, Begini Akhir Nasibnya

Regional
Ini Permintaan Sukiyah Setelah Rambutnya yang Jadi Sarang Tikus Dipotong

Ini Permintaan Sukiyah Setelah Rambutnya yang Jadi Sarang Tikus Dipotong

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X