Kompas.com - 18/12/2017, 20:15 WIB
Calon gubernur Jabar, Ridwan Kamil, saat berkunjung ke kawasan Pantura pada Minggu (10/12/2017) kemarin. KOMPAS.com/DENDI RAMDHANICalon gubernur Jabar, Ridwan Kamil, saat berkunjung ke kawasan Pantura pada Minggu (10/12/2017) kemarin.
|
EditorReni Susanti

JAKARTA, KOMPAS.com - Kandidat gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengaku legowo dengan keputusan Partai Golkar yang secara resmi menarik dukungan untuknya di Pilkada Jawa Barat.

Ridwan mengatakan, hingga saat ini ia belum mendapat surat resmi pencabutan dukungan tersebut. Ia juga sudah mencoba mengkonfirmasi soal surat tersebut kepada sejumlah petinggi partai, namun tak kunjung mendapat respons.

"Secara pribadi saya belum nerima (surat resmi). Saya asumsikan itu benar, saya hargai masing-masing partai punya ekspektasi dan perhitungan. Saya sudah kontak lewat BBM, Whatsapp belum ada respons," ucap Ridwan saat ditemui dalam acara Penghargaan Leadership Award di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Senin (18/12/2017).

Emil, begitu ia disapa, mengaku tak mempersoalkan terkait hal itu. Sebab, secara perhitungan ia masih mengantongi tiket untuk maju di Pilkada Jabar dengan 21 kursi dukungan Partai NasDem, PPP, dan PKB.

(Baca juga : Lusa, Ridwan Kamil Umumkan Pasangannya di Pilkada Jabar 2018 )

"Intinya apapun keputusannya saya ikhlas menerima. Tapi tidak menjadikan saya bagimana-bagaimana karena saya punya cukup dukungan," ungkapnya.

Emil pun memaklumi keputusan Partai Golkar. Sebab, sedari awal ia pun tak pernah memaksa partai mana pun untuk memberikan dukungan politiknya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya maklumi, saya hargai. Politik itu harus ada kecocokan. Kalau dalam perjalanan tidak memungkinkan ya jangan dipaksakan," tuturnya.

Setelah ditinggal Golkar, Emil mengaku ingin fokus menjalin soliditas dengan tiga partai pendukung. Ia pun menegaskan jika ancaman pencabutan dukungan dari PPP telah diselesaikan secara dialog.

"Dengan PPP sudah clear sebelum ada wawancara ini, jadi sudah tidak ada lagi riak," jelasnya. 

Kompas TV Dalam surat disebutkan, Ridwan sudah diberi batas waktu komunikasi.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Regional
UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

Regional
Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.