Kompas.com - 09/12/2017, 18:08 WIB
Presiden Joko Widodo saat mengunjungi jembatan rusak di Dusun Gelaran 1, Desa Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul. Kompas.com/Markus YuwonoPresiden Joko Widodo saat mengunjungi jembatan rusak di Dusun Gelaran 1, Desa Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul.
|
EditorErlangga Djumena

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo memastikan Indonesia mendukung perjuangan Pemerintah Palestina terkait pengakuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Untuk itu, Jokowi sudah menelepon Presiden Palestina Mahmoud Abbas.

"Saya sudah mencoba kemarin dua kali kemarin. Alhamdulilah malam hari sudah berbicara dengan Presiden Mahmoud Abbas dan saya sampaikan kembali posisi indonesia mengenai pengakuan Amerika Serikat terhadap Yerusalem sebagai ibu kota," ucap Jokowi di sela mengunjungi dusun Gelaran 1, Desa Bejiharjo, Karangmojo, Gunungkidul Sabtu (9/12/2017).

"Saya sampaikan kepada Presiden Palestina Mahmoud Abas, pertama Indonesia mengecam keras keputusan Amerika tersebut. Dan saya sampaikan keputusan tersebut bertentangan dengan semua resolusi Dewan keamanan PBB terkait Palestina," tambah dia.

Menurut Jokowi, klaim Trump pengakuan tersebut tersebut membahayakan proses perdamaian yang sudah lama dirintis.

Baca juga : Donald Trump, Iriana, dan Kedongkolan Jokowi terhadap Sikap AS

"Kedua, saya sampaikan Indonesia mengajak semua negara untuk bersatu memberikan dukungan kepada Palestina. Dan ketiga, saya sampaikan kepada presiden Mahmoud Abbas, kita akan mengajak negara lain untuk tidak mengikuti apa yang dilakukan oleh pemerintah Amerika yang memindahkan kedutaannya ke Yerusalem," kata dia.

"Yang terakhir Indonesia akan selalu bersama dengan perjuangan rakyat palestina," lanjutnya.

Mantan walikota Solo ini menceritakan reaksi Presiden Mahmoud Abbas sangat menghargai konsistensi negara Indonesia. "Reaksi Presiden Mahmoud Abbas sangat menghargai apa yang dilakukan negara kita konstitensi sejak presiden pertama bung karno sampai sekarang," ucapnya.

Ketika disinggung mengenai pernyataan ini apakah dibawa ke sidang OKI. Jokowi mengaku akan menambahkan pernyataan sikap tersebut. "Mungkin akan kita tambahi intinya sudah saya sampaikan tadi malam kepada presiden mahmud abas saya kira sudah sangat jelas," kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.