Banyuwangi Siapkan Tempat untuk Pengungsi Letusan Gunung Agung

Kompas.com - 29/11/2017, 13:46 WIB
Erupsi Gunung Agung terlihat dari salah satu Pura di Kubu, Karangasem, Bali, 26 November 2017. Gunung Agung terus menyemburkan asap dan abu vulkanik dengan ketinggian yang terus meningkat, mencapai ketinggian 3.000 meter dari puncak. Letusan juga disertai dentuman yang terdengar sampai radius 12 kilometer.AFP PHOTO / SONNY TUMBELAKA Erupsi Gunung Agung terlihat dari salah satu Pura di Kubu, Karangasem, Bali, 26 November 2017. Gunung Agung terus menyemburkan asap dan abu vulkanik dengan ketinggian yang terus meningkat, mencapai ketinggian 3.000 meter dari puncak. Letusan juga disertai dentuman yang terdengar sampai radius 12 kilometer.

BANYUWANGI, KOMPAS.com - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas memastikan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi telah menyiapkan tempat untuk menampung warga yang terdampak letusan Gunung Agung Bali.

Hal tersebut dijelaskan Anas kepada Kompas.com, Rabu (29/11/2017). Menurut Anas, ia sudah menggelar rapat persiapan dengan unsur TNI/Polri, ASDP Ketapang, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup serta para relawan.

"Kami sudah instruksikan untuk siap-siap jika sewaktu waktu menerima kedatangan warga dari Bali yang mengungsi karena terdampak meletusnya Gunung Agung," jelas Anas.

Ia mengatakan ada beberapa gedung yang sudah disiapkan seperti Gedung Wanita, GOR Tawang Alun. Mereka tidak akan ditempatkan di tenda darurat, karena antisipasi jika Banyuwangi terkena dampak abunya juga.

Selain itu, pemkab juga sedang bersiap untuk mengantisipasi jika Banywuangi terdampak abu vulkanik Gunung Agung.

"Kita sudah mengimbau agar kecamatan yang sekiranya terdampak abu mulai menyosialisasikan ke warga. Masker sudah kita siapkan untuk antisipasi," imbuh Anas.

AFP Yang terjadi selama gunung meletus

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Fajar Swasana menambahkan, pihaknya pada Selasa (28/11/2017) telah melakukan pertemuan dengan seluruh relawan di Banyuwangi. Pertemuan ini dilakukan untuk memantapkan kesiapan para relawan.

"Kecamatan terdekat dengan areal penyeberangan Bali juga sudah disiagakan. Kalau soal respons cepat, semua relawan dan tenaga kesehatan siap setiap saat membantu Bali. Terkait dengan hal penanganan kebencanaan juga sudah kami siapkan," jelas Fajar.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Close Ads X