Masukan Yenny Wahid dalam Munas Alim Ulama NU - Kompas.com

Masukan Yenny Wahid dalam Munas Alim Ulama NU

Kompas.com - 25/11/2017, 16:56 WIB
 Direktur Wahid Institute Yenny Wahid memberikan dua masukan dalam sidang komisi rekomendasi Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (NU) di Ponpes Darul Quran Bengkel, Lombok Barat, Jumat (24/11). Direktur Wahid Institute Yenny Wahid memberikan dua masukan dalam sidang komisi rekomendasi Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (NU) di Ponpes Darul Quran Bengkel, Lombok Barat, Jumat (24/11).


MATARAM, Kompas.com - Direktur Wahid Institute Yenny Wahid memberikan dua masukan dalam sidang komisi rekomendasi Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (NU) di Ponpes Darul Qur'an Bengkel, Lombok Barat, Jum'at (24/11).

Kedua pokok pikiran yang menjadi masukan dan nantinya menjadi rekomendasi Munas dan Konbes NU itu, di antaranya mengenai Penguatan Pendidikan Karakter Nasional dan Pancasila.

"Kami memberikan masukan dalam pokok-pokok pikiran yang akan menjadi rekomendasi Munas. Di antaranya, mengenai pendidikan moral dalam kurikulum pendidikan nasional," ujar Yenny.

Yenny mengatakan, sebagai ormas terbesar tentunya NU mempunyai pandangan-pandangan yang berkontribusi terhadap pembangunan bangsa. "Untuk itu kita mendukung NU memberikan rekomendasinya kepada pemerintah," tegasnya.

Nahdlatul Ulama (NU), lanjut Yenny, lebih mengutamakan pendidikan karakter anak, karena bagaimanapun pendidikan moral dan karakter mempunyai arti sangat strategis. "Yang kita tanamkan tentunya yang sesuai dengan perspektif dan cara pandang mereka," imbuhnya.

Terkait masukannya mengenai Pancasila, Yenny merujuk pada pengalamannya saat berkunjung ke sejumlah negara. Menurutnya, dari banyak negara yang di kunjungi, mereka menilai Indonesia mempunyai konsep yang sangat luar biasa, yaitu Pancasila.

"Pancasila mampu memberikan titik temu dalam berbagai perbedaan di dalam masyarakat, titik temu dalam berbagai prinsip-prinsip dan menyatukan kita bangsa Indonesia," jelasnya.


EditorTjahjo Sasongko
Komentar

Terkini Lainnya

Menteri Agama: Seharusnya Pak Amien Rais Menjelaskan, Apa yang Dimaksud 'Politik'?

Menteri Agama: Seharusnya Pak Amien Rais Menjelaskan, Apa yang Dimaksud "Politik"?

Nasional
Gempa Bermagnitudo 5,8 Guncang Bali, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Bermagnitudo 5,8 Guncang Bali, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Ikuti Korsel, Korut Hentikan Siaran Propaganda di Perbatasan

Ikuti Korsel, Korut Hentikan Siaran Propaganda di Perbatasan

Internasional
Truk Hantam Angkutan Desa Berpenumpang Siswa SMK, 7 Terluka Parah

Truk Hantam Angkutan Desa Berpenumpang Siswa SMK, 7 Terluka Parah

Regional
Kasus E-KTP, KPK Periksa Ketua Harian DPD Partai Golkar Jateng

Kasus E-KTP, KPK Periksa Ketua Harian DPD Partai Golkar Jateng

Nasional
Ombudsman: Serbuan TKA karena Kewajiban Berbahasa Indonesia Dihapus

Ombudsman: Serbuan TKA karena Kewajiban Berbahasa Indonesia Dihapus

Nasional
Hakim Nilai Tak Ada Alasan Hapus Hukuman Mati untuk Penyelundup 1 Ton Sabu

Hakim Nilai Tak Ada Alasan Hapus Hukuman Mati untuk Penyelundup 1 Ton Sabu

Megapolitan
Amien Rais Sebut PAN Belum Pertimbangkan Usung Gatot Nurmantyo sebagai Capres

Amien Rais Sebut PAN Belum Pertimbangkan Usung Gatot Nurmantyo sebagai Capres

Nasional
Polisi Gerebek 6 Pengedar Sabu di Kampung Ambon

Polisi Gerebek 6 Pengedar Sabu di Kampung Ambon

Megapolitan
Sandiaga Sebut Pedagang Pasar Blok G Akan Direloksi ke Parkiran Blok G

Sandiaga Sebut Pedagang Pasar Blok G Akan Direloksi ke Parkiran Blok G

Megapolitan
Hujan Guyur Aceh Timur, Api di Sumur Minyak Mulai Padam

Hujan Guyur Aceh Timur, Api di Sumur Minyak Mulai Padam

Regional
Macron: Mungkin, Trump Tidak Akan Lanjutkan Kesepakatan Nuklir Iran

Macron: Mungkin, Trump Tidak Akan Lanjutkan Kesepakatan Nuklir Iran

Internasional
Istri Munir dan Pegiat HAM Kembali Kirim Surat Terbuka untuk Jokowi

Istri Munir dan Pegiat HAM Kembali Kirim Surat Terbuka untuk Jokowi

Nasional
Investigasi Ombudsman Temukan Banyak TKA jadi Buruh Kasar hingga Sopir

Investigasi Ombudsman Temukan Banyak TKA jadi Buruh Kasar hingga Sopir

Nasional
Tanggapi Amien Rais, Mendagri Nilai Ceramah Agama Seharusnya Tak Disisipi Isu Politik

Tanggapi Amien Rais, Mendagri Nilai Ceramah Agama Seharusnya Tak Disisipi Isu Politik

Nasional

Close Ads X