Lukisan Mural di Koridor Gatsu Solo Jadi Ajang Swafoto Kawula Muda

Kompas.com - 20/11/2017, 09:42 WIB
Kompas TV Seorang seniman mural di Afrika Selatan melakukan kampanye kebersihan dengan cara melukis tembok.
|
EditorFarid Assifa

SOLO, KOMPAS.com — Senyum lebar terlihat dari lukisan mural wajah Presiden Joko Widodo di sebuah bangunan rumah toko koridor Jalan Gatot Subroto di Solo, Jawa Tengah, Senin (20/11/2017).

Dalam lukisan itu pula Presiden Jokowi memakai belangkon atau tutup kepala yang dibuat dari batik dan biasa digunakan kaum pria sebagai bagian dari pakaian tradisional Jawa.

Selain lukisan mural presiden ketujuh Indonesia tersebut, terdapat lukisan mural sang Maestro Keroncong Indonesia yang terkenal melalui lagu "Bengawan Solo", Gesang Martohartono alias Gesang.

Terdapat juga lukisan mural bertema sumpah pemuda, perjuangan, budaya anak muda zaman sekarang, pop culture (budaya populer), dan lukisan mural lain di 40 bangunan rumah toko sepanjang koridor Jalan Gatot Subroto (Gatsu).

Selain menghiasi bangunan bertingkat pusat bisnis itu, keberadaan galeri street art mural tersebut juga menjadi destinasi wisata di sepanjang koridor Gatsu. Tak heran, sepanjang koridor Gatsu menjadi lokasi favorit bagi kawula muda sebagai ajang swafoto.

Irul Hidayat, muralis yang terlibat dalam pembuatan lukisan mural koridor Gatsu, kepada Kompas.com mengatakan, kegiatan mural tersebut merupakan gerakan untuk memberdayakan ruang publik perkotaan sebagai sebuah galeri seni jalanan yang memiliki nilai seni dan keindahan.

Baca juga: Gelegak Nasionalisme dalam Kreasi Mural di Solo pada Hari Kemerdekaan

Sebab, kehadiran karya seni di Solo, terutama mural, yang berada di tengah kota masih minim. Untuk itulah, kata Irul, pihaknya memilih koridor Gatsu sebagai lokasi para muralis muda di Solo menuangkan ide kreatif karya seni mural.

"Awalnya konsep kami di tengah-tengah kota karena Solo masih minim untuk kehadiran karya seni di ruang tengah kota. Tawaran kami pertama kali ke Pemkot (Pemerintah Kota) Solo di Jalan Slamet Riyadi," kata pria yang juga koordinator program “Solo is Solo”.

Menurut Irul, pembuatan galeri seni mural dan grafiti nasionalisme tersebut merupakan program dari "Solo is Solo" yang diadakan untuk menciptakan ikon atau destinasi wisata baru di Kota Solo.

"Kenapa kami memilih koridor Gatsu? Sebab, semangat Pemkot Solo yang sedang mengembangkan koridor Gatsu sebagai destinasi wisata," katanya.

"Jadi, tidak melulu yang dilihat itu iklan. Bisa menjadi ruang milik bersama. Pemkot bisa merasa memiliki, masyarakat di situ juga bisa memiliki dan masyarakat pengguna jalan juga bisa menikmati keindahan di kawasan itu," lanjutnya.

Pembuatan galeri seni mural tersebut melibatkan sekitar 100 muralis dari 28 kelompok yang ada di Kota Solo. Lukisan mural itu mereka kerjakan pada malam hari.

Pembuatan lukisan mural menghabiskan hingga 200 ember cat tembok premium berukuran 5 kilogram dan 1.000 cat semprot.

Baca juga: Menteri Susi Jadikan Lukisan Mural Wajahnya sebagai Tambahan Motivasi

Dijelaskan, lukisan mural tersebut tidak asal mereka buat. Mereka terlebih dahulu berkomunikasi dengan pemilik bangunan rumah toko yang ada di sepanjang koridor Gatsu. Tujuannya adalah untuk menyamakan konsep lukisan mural yang akan mereka buat dengan pemilik toko.

"Desain lukisan mural ini masukan dari pemilik toko. Desain yang telah digambar di kertas atau berupa foto diperlihatkan kepada pemilik toko. Kalau setuju lukisan mural ini kami bikin di rumah toko tersebut," kata Irul.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Regional
Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.