Sopir Angkot "Ngamuk", Pengemudi Ojek Daring dan Penumpang Dikeroyok

Kompas.com - 01/11/2017, 14:06 WIB
Peraturan Menteri Perhubungan tentang angkutan berbasis online yang baru diterbitkan, memicu amarah sopir angkot (angkot) di Makassar. Mereka berdemonstrasi sambil merazia angkutan Grab, Gojek, dan Uber di depan kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Jalan Urip Sumohadjo, Makassar, Rabu (1/11/2017). 
KOMPAS.com/Hendra CiptoPeraturan Menteri Perhubungan tentang angkutan berbasis online yang baru diterbitkan, memicu amarah sopir angkot (angkot) di Makassar. Mereka berdemonstrasi sambil merazia angkutan Grab, Gojek, dan Uber di depan kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Jalan Urip Sumohadjo, Makassar, Rabu (1/11/2017).
|
EditorReni Susanti

MAKASSAR, KOMPAS.com — Peraturan Menteri Perhubungan tentang angkutan berbasis daring yang baru diterbitkan memicu amarah sopir angkot (angkot) di Makassar.

Mereka berdemonstrasi sambil merazia angkutan Grab, Gojek, dan Uber di depan kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Jalan Urip Sumohadjo, Makassar, Rabu (1/11/2017).

Aksi demonstrasi sopir angkot ini diwarnai tidakan anarkistis saat merazia kendaraan angkutan berbasis daring. Mereka melempari batu dan merusak sejumlah taksi daring yang lewat. Bahkan, pengendara GrabBike yang tengah mengantar penumpang dikeroyok.

Aparat kepolisian yang melakukan pengamanan di kantor Gubernur berhasil menyelamatkan pengendara Grab dan penumpangnya.

(Baca juga : Tolak Taksi Daring, Ribuan Sopir Taksi Konvesional Demo Wali Kota Batam)

Tidak hanya itu, satu Toyota Avanza milik warga rusak. Pengunjuk rasa menuding pengemudi Avanza merupakan sopir taksi daring dan melempari mobil tersebut dengan batu. Akibatnya, sopir terluka terkena lemparan batu. 

Sejumlah pengunjuk rasa yang melakukan tidakan anarkistis kemudian diamankan polisi. Mereka dibawa ke mobil tahanan yang terparkir di halaman kantor Gubernur Sulsel. Aparat kepolisian terlihat mengamankan lokasi dan berusaha menenangkan pendemo.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tidak hanya sopir angkot, sejumlah pengendara becak motor (bentor) ikut bergabung menolak angkutan berbasis daring. Jalan Urip Sumarjono yang digunakan lokasi demo pun ditutup. Arus lalu lintas dialihkan ke jalan alternatif.

Kompas TV Sejumlah sopir angkutan umum meminta adanya pembatasan jumlah armada transportasi daring.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.