Iming-imingi Pulsa, Buruh di Bogor Cabuli 4 Anak

Kompas.com - 31/10/2017, 16:31 WIB
Ilustrasi. ThinkstockIlustrasi.
|
EditorErlangga Djumena

BOGOR, KOMPAS.com - RI (52), seorang buruh serabutan di Kampung Gedong Astana, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, ditangkap polisi karena diduga melakukan pencabulan terhadap empat orang anak yang masih di bawah umur. Korban berinisial DB (14), IN (15), KA (8), dan R (15).

Modus pelaku adalah mengiming-imingi korbannya dengan membelikan pulsa dan kuota internet. Kemudian, pelaku menggerayangi seluruh tubuh korban.

"Diajak nonton TV dulu, dari situ diiming-imingi dibelikan pulsa Rp 10.000, Rp 20.000, dan kuota internet," ucap Kepala Polres Bogor Ajun Komisaris Besar AM Dicky, di Mapolres Bogor, Selasa (31/10/2017).

Dicky mengatakan, kasus itu berawal dari adanya laporan salah satu orang tua korban yang menyebut bahwa anaknya telah menjadi korban pelecehan seksual.

Baca juga : Polisi: BP Sering Cabuli Putrinya yang Berusia 8 Tahun

Pihaknya sebut dia, langsung melakukan penyelidikan. Hasilnya, polisi mendapatkan tiga anak di bawah umur lainnya yang diduga telah menjadi korban pencabulan.

"Semua korbannya anak laki-laki. Kita langsung visum, termasuk melibatkan psikolog untuk memeriksa kejiawaan pelaku," kata Dicky.

Lanjutnya, polisi masih terus mendalami kasus tersebut dengan memeriksa secara intensif terhadap pelaku. Dari pemeriksaan sementara, pelaku mencabuli korban dengan mengeksplorasi kemaluan.

"Kita masih telusuri apakah masih ada korban lainnya. Pelaku dijerat Pasal 82 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Ancamannya diatas 10 tahun penjara," ucapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gunung Sinabung Mengalami Erupsi, Semburkan Debu Vulkanik Setinggi 500 Meter

Gunung Sinabung Mengalami Erupsi, Semburkan Debu Vulkanik Setinggi 500 Meter

Regional
Hujan Abu Semeru Berhenti, Bupati Lumajang Minta Warga Waspadai Lahar Dingin

Hujan Abu Semeru Berhenti, Bupati Lumajang Minta Warga Waspadai Lahar Dingin

Regional
Tenda Terbatas, Puluhan Pengungsi Gempa Sulbar Terpaksa Tinggal di Kandang Ayam

Tenda Terbatas, Puluhan Pengungsi Gempa Sulbar Terpaksa Tinggal di Kandang Ayam

Regional
Rumah Korban Jatuhnya Sriwijaya Air Dibobol Maling, Sejumlah Barang Hilang, Begini Kejadiannya

Rumah Korban Jatuhnya Sriwijaya Air Dibobol Maling, Sejumlah Barang Hilang, Begini Kejadiannya

Regional
Geger Penemuan Jenazah Bocah Perempuan Terbungkus Karung di Pinggir Jalan Subang

Geger Penemuan Jenazah Bocah Perempuan Terbungkus Karung di Pinggir Jalan Subang

Regional
Satpam Meninggal di Kamar Kos Saat Isolasi Mandiri, Diketahui Punya Penyakit Penyerta

Satpam Meninggal di Kamar Kos Saat Isolasi Mandiri, Diketahui Punya Penyakit Penyerta

Regional
Banjir Rendam 8 Desa di Nunukan, Kalimantan Utara, 2.752 Jiwa Terdampak

Banjir Rendam 8 Desa di Nunukan, Kalimantan Utara, 2.752 Jiwa Terdampak

Regional
'Makanan Belum Habis, Tenda Terpal Kami Beterbangan'

"Makanan Belum Habis, Tenda Terpal Kami Beterbangan"

Regional
Galon hingga Tabung Gas di Rumah Korban Sriwijaya Air Digondol Maling, Ini Ceritanya

Galon hingga Tabung Gas di Rumah Korban Sriwijaya Air Digondol Maling, Ini Ceritanya

Regional
Putri Wahyuni Jadi Korban Sriwijaya Air, Keluarga: Dia Segala-galanya bagi Kami

Putri Wahyuni Jadi Korban Sriwijaya Air, Keluarga: Dia Segala-galanya bagi Kami

Regional
Tahanan di Lapas Indramayu Tewas Diduga Dikeroyok Sesama Warga Binaan

Tahanan di Lapas Indramayu Tewas Diduga Dikeroyok Sesama Warga Binaan

Regional
Ayah dan Ibu Tak Berhenti Menangis Sambil Peluk Peti Jenazah Putri, Korban Sriwijaya Air SJ 182

Ayah dan Ibu Tak Berhenti Menangis Sambil Peluk Peti Jenazah Putri, Korban Sriwijaya Air SJ 182

Regional
Hoaks Soal Gempa Besar Mamuju, Kepala BMKG: Seandainya Benar, Aku Sudah Lari Duluan

Hoaks Soal Gempa Besar Mamuju, Kepala BMKG: Seandainya Benar, Aku Sudah Lari Duluan

Regional
Polres HSU Kalsel Kebanjiran, 11 Tahanan Dititipkan ke Lapas Amuntai

Polres HSU Kalsel Kebanjiran, 11 Tahanan Dititipkan ke Lapas Amuntai

Regional
Viral Video CCTV Rekam Tabrakan Antar-Sepeda Motor, Pengendara Terpental

Viral Video CCTV Rekam Tabrakan Antar-Sepeda Motor, Pengendara Terpental

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X