Polisi: BP Sering Cabuli Putrinya yang Berusia 8 Tahun

Kompas.com - 25/10/2017, 17:22 WIB
Ilustrasi iStockphotoIlustrasi
|
EditorErlangga Djumena

AMBON,KOMPAS.com - BP, warga kawasan Tanah Tinggi, Kecamatan Sirimau Ambon yang memerkosa putri kandungnya yang berusia 8 tahun terancam 20 tahun penjara.

Pria berusia 49 tahun yang telah ditetapkan sebagai tersangka ini dijerat polisi dengan pasal berlapis yakni dengan Pasal 81, 82 Undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dan pasal 287, dan 64 KUHPidana.

“Penyidik menjerat tersangka dengan pasal 81, 82 Undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dan pasal 287, dan 64 KUHPidana. Ancamannya itu 20 tahun penjara,” kata Kasat Reskrim Polres Pulau Ambon, AKP Teddy kepada wartawan, Rabu (25/10/2017).

Teddy menyebutkan, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, terungkap pelaku ternyata sudah sering mencabuli putrinya. Terakhir pelaku memerkosa korban pada sepekan lalu di sebuah kamar kontrakan di kawasan Tanah Tinggi Ambon.

Baca juga: BP Perkosa Putri Kandungnya Lalu Membuangnya di Jalan Raya

“Jadi pelaku ini sudah sering mencabuli korban. Jadi penyidik ikut menjeratnya dengan Pasal 82, pasal itu digunakan karena perbuatan pelaku bukan hanya satu kali,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, BP diringkus di rumahnya oleh polisi karena memerkosa putri kandungnya yang baru berusia 8 tahun.

Usai memperkosa korban, pelaku kemudian membawa putrinya dengan becak dan membuangnya di depan kantor BCA Unit Mardika. Akibat perbuatannya itu, korban menderita pendarahan hebat dan akhirnya harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Regional
179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

Regional
Ganjar Minta Penyintas yang Sembuh dari Covid-19 Donorkan Plasma Darah

Ganjar Minta Penyintas yang Sembuh dari Covid-19 Donorkan Plasma Darah

Regional
3 Dokter Kandungan RSD dr Soebandi Positif Covid-19, Berstatus Tanpa Gejala

3 Dokter Kandungan RSD dr Soebandi Positif Covid-19, Berstatus Tanpa Gejala

Regional
Masa Tenang Pilkada, Kepala Daerah di Jateng Diminta Tak Politisasi Program Pemerintah

Masa Tenang Pilkada, Kepala Daerah di Jateng Diminta Tak Politisasi Program Pemerintah

Regional
Suami Pulang Mabuk, Wanita Ini Aniaya dengan Kapak hingga Tewas

Suami Pulang Mabuk, Wanita Ini Aniaya dengan Kapak hingga Tewas

Regional
Perjuangan Dokter Ririn Rawat Pasien Covid-19: Lihat Pasien Sembuh, Itu Sebuah Kepuasan...

Perjuangan Dokter Ririn Rawat Pasien Covid-19: Lihat Pasien Sembuh, Itu Sebuah Kepuasan...

Regional
Ada 74 Klaster Keluarga di Sleman Selama 2 Bulan Terakhir

Ada 74 Klaster Keluarga di Sleman Selama 2 Bulan Terakhir

Regional
Respons Pemkab Gresik Usai Video Keranda Jenazah Dihanyutkan Menyeberangi Sungai Viral

Respons Pemkab Gresik Usai Video Keranda Jenazah Dihanyutkan Menyeberangi Sungai Viral

Regional
Ada Siswa Positif Covid-19, Rencana Sekolah Tatap Muka di Jateng Terancam Ditunda

Ada Siswa Positif Covid-19, Rencana Sekolah Tatap Muka di Jateng Terancam Ditunda

Regional
Mobil Milik Seorang Dokter Tiba-tiba Terbakar di Parkiran RS Pekanbaru

Mobil Milik Seorang Dokter Tiba-tiba Terbakar di Parkiran RS Pekanbaru

Regional
Dirilis KPK sebagai Calon Wakil Kepala Daerah Terkaya, Muhidin: Alhamdulillah

Dirilis KPK sebagai Calon Wakil Kepala Daerah Terkaya, Muhidin: Alhamdulillah

Regional
Tertular dari Dosen, 48 Anak dan Pengurus Panti Asuhan Positif Covid-19

Tertular dari Dosen, 48 Anak dan Pengurus Panti Asuhan Positif Covid-19

Regional
Keluarga Mengamuk dan Tolak Pemakaman Pasien Corona Sesuai Prosedur Covid-19

Keluarga Mengamuk dan Tolak Pemakaman Pasien Corona Sesuai Prosedur Covid-19

Regional
Pengemudi 'Speedboat' yang Tabrakan di Musi Banyuasin Ditemukan Tewas

Pengemudi "Speedboat" yang Tabrakan di Musi Banyuasin Ditemukan Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X