Golkar Dukung Ridwan Kamil, Dedi Mulyadi Dinilai Bisa Maju via Partai Lain

Kompas.com - 31/10/2017, 10:00 WIB
Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi saat sesi foto di kantor redaksi Kompas.com, Palmerah, Jakarta, Selasa (24/10/2017). Dedi Mulyadi digadang-gadang menjadi salah satu kandidat calon gubernur dalam pemilihan kepala daerah Jawa Barat 2018. KOMPAS.com / ANDREAS LUKAS ALTOBELIBupati Purwakarta Dedi Mulyadi saat sesi foto di kantor redaksi Kompas.com, Palmerah, Jakarta, Selasa (24/10/2017). Dedi Mulyadi digadang-gadang menjadi salah satu kandidat calon gubernur dalam pemilihan kepala daerah Jawa Barat 2018.
|
EditorFarid Assifa

BANDUNG, KOMPAS.com - Guru Besar Komunikasi Politik Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Karim Suryadi menilai, keputusan Partai Golkar mengusung Ridwan Kamil dan Daniel Mutaqien sebagai bakal calon gubernur dan wakil gubernur dalam ajang Pilkada Jawa Barat 2018 menimbulkan dilema partisan bagi Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi dan sebagian kader Partai Golkar. 

Karim mengakui sulit untuk memprediksi langkah apa yang akan dilakukan bupati Purwakarta tersebut untuk mempertahankan niatnya maju sebagai bakal calon gubernur di Pilkada Jawa Barat 2018.

"Apa yang akan dilakukan Dedi Mulyadi selnjutnya hanya dia yang tahu," kata Karim kepada Kompas.com melalui ponselnya, Selasa (31/10/2017). 

Lebih lanjut Karim menambahkan, dalam literatur politik dan teori persaingan, kondisi yang dihadapi oleh Dedi Mulyadi mirip seperti teori politik John Quinton yang menggambarkan politisi sebagai "people who, when they see light at the end of the tunnel, go out and buy some more tunnel".

"Politisi pada umumnya akan memaksimalkan peluang. Perhatikan mereka yang berminat maju dalam pilgub, datang ke sana ke mari untuk mencari dukungan," jelasnya. 

Demi untuk mempertahankan tujuannya bersaing di Pilkada Jawa Barat 2018, sebagai salah satu kandidat kuat Dedi Mulyadi sangat memungkinkan untuk pindah kendaraan politik dan melupakan Partai Golkar.

"Bila logika politisi semacam ini dianut juga oleh Dedi Mulyadi, bisa saja dia menangkap peluang yang ada meski tidak diusung Partai Golkar atau dengan kata lain maju dari parpol lain," tuturnya. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga : Pilkada Jabar, PDI-P Terkesan dengan Visi Dedi Mulyadi

Sebagai seorang politisi, lanjut Karim, tidak ada ruginya seorang Dedi Mulyadi memperjuangkan keyakinan politiknya apa pun hasilnya nanti. 

"Namun bila Dedi Mulyadi maju dari parpol lain, yang akan dipertanyakan hanyalah soal preferensi kepartaian dan kaderisasi yang dibangun," ujarnya. 

Jika memang hasratnya tidak bisa dibendung, Dedi Mulyadi wajib untuk menunjukkan keunggulan-keunggulan dari para kompetitornya, termasuk Ridwan Kamil, yang dimilikinya agar partai lain yang bakal menjadi kendaraan politiknya bisa yakin untuk mengusungnya di Pilkada Jawa Barat 2018.

Baca juga : Dedi Mulyadi: Merasa Terhormat Berada di Antara Para Kader PDI-P

"Hanya satu kekuatan yang dapat menahannya, yakni kalkulasinya tentang keunggulan kompetitif yang dia miliki untuk berhadapan dengan kompetitornya. Bukankah teori persaingan mengajarkan, bila tidak memiliki keuntungan kompetitif, jangan ikut bersaing," tandasnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.