Kompas.com - 24/10/2017, 19:53 WIB
Ilustrasi korban pemerkosaan KOMPAS.com/LAKSONO HARI WIWOHOIlustrasi korban pemerkosaan
|
EditorErlangga Djumena

LUWU, KOMPAS.com - Sebanyak 21 pria di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan memperkosa seorang gadis berusia (13) yang masih duduk di bangku SMP.

Korban diperkosa secara bergiliran selama dua hari di tepi sungai di wilayah Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan pada bulan Ramadhan lalu. Namun peristiwa ini baru dilaporkan korban ditemani keluarganya pada 11 Oktober lalu.

Kepala Polres Luwu, AKBP Ahmad Yanuari Ihsan yang dikonfirmasi, Selasa (24/10/2017) menceritakan kronologi peristiwa mengenaskan tersebut.

Menurut dia, saat bulan Ramadhan korban sedang melintas pada malam hari di depan kerumunan pemuda yang tengah berpesta minuman keras (miras). Awalnya korban dipanggil dan diajak jalan oleh salah satu tersangka DK. Korban mengikuti ajakan DK yang merupakan pria idamannya.

Baca juga : Mulut Disumpal, Siswi SMP Diperkosa Puluhan Pria di Gubuk Kebun

"Jadi tersangka DK yang memperkosa korban ditepi sungai. Setelah itu, DK menelepon teman-teman untuk memperkosa korban. Ada yang memegang tangan dan kaki korban. Aksi bejat ini dilakukan 21 tersangka itu selama dua malam berturut-turut. Jadi malam ini 21 tersangka sudah memperkosa korban, kemudian keesokan malamnya lagi," kata dia.

Ahmad menyebutkan, peristiwa tersebut terungkap beberapa bulan setelah kejadian, karena nenek dan paman korban mendengar gunjingan di kampung. Nenek dan paman pun menanyakan peristiwa tersebut dan dibenarkan oleh korban. Nenek dan paman pun membawa korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Luwu pada 11 Oktober kemarin.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Korban hanya tinggal bersama neneknya, sedangkan kedua orangtuanya bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Korban sudah kita visum dan para tersangka yang kabur masih dalam pengejaran. Para tersangka diancam Pasal 81 UU No 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara," tuturnya.

Saat ini pihaknya telah menangkap 14 orang. Dari 14 orang yang ditangkap, seorang tersangka dipulangkan karena anak berusia 13 tahun.

"Tapi berkas perkara anak 13 tahun itu tetap berproses hingga ke pengadilan. 7 tersangka lainnya masih dikejar hingga ke kota Makassar," kata dia.

Kompas TV Seorang anak perempuan berusia 12 tahun di Samarinda, Kalimantan Timur, diperkosa oleh 13 sopir angkutan umum.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bangga, Inovasi Rapid Test Buatan Unpad Dipamerkan di Dubai Expo 2021

Bangga, Inovasi Rapid Test Buatan Unpad Dipamerkan di Dubai Expo 2021

Regional
Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Regional
Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Regional
Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Regional
Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Regional
Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.