Kapolda Jabar Imbau Angkutan Online dan Konvensional Tidak Bentrok 

Kompas.com - 12/10/2017, 10:04 WIB
Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo di Bandara Cakrabhuana, Cirebon, Senin (18/9/2017). KOMPAS.com/IHSANUDDINKapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo di Bandara Cakrabhuana, Cirebon, Senin (18/9/2017).
|
EditorFarid Assifa

BANDUNG, KOMPAS.com - Kepala Polda Jawa Barat Irjen Agung Budi Maryoto mengimbau kepada pengemudi angkutan online dan konvensional untuk menjaga kondusivitas keamanan di Jawa Barat, khususnya di Kota Bandung hingga ada solusi dari Kementerian Perhubungan. 

"Paling penting adalah ini kan sama-sama mencari makan di tempat sendiri, janganlah mencari keributan. Sekarang formulasinya sedang dibicarakan. Tentunya kita harus saling menjaga sesama warga Jawa Barat. Kita utamakan kepentingan masyarakat yang lebih besar," kata Agung saat ditemui di Markas Polda Jawa Barat, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Kamis (12/10/2017). 

Agung menambahkan, pihaknya bakal rutin menggelar razia bersama Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat dan Kota Bandung sebagai bentuk pengamanan meminimalisir bentrokan antar angkutan online dan konvensional.

"Razia dilakukan untuk mengimbau suatu saat ada cek lokasi tertentu agar tidak terjadi benturan-benturan yang merugikan teman-teman sendiri baik online maupun konvensional. Kalau bentrok akhirnya tidak bekerja, siapa yang mau kasih makan keluarga," tuturnya. 

Saat ini, lanjut Agung, Kementerian Perhubungan dan Direktorat Lalu Lintas bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah mencari solusi terbaik agar kedua belah pihak, baik transportasi online maupun konvensional bisa berjalan beriringan. 

"Sekarang dari Direktorat Lalu Lintas dan Dinas Perhubungan provinsi sedang melakukan langkah-langkah persuasif semaksimal mungkin. Pak Gubernur juga sudah melayangkan surat kepada Menteri Perhubungan dan kita mendukung apapun hasil rapat tingkat pusat," jelasnya. 

Baca juga: Angkutan "Online" di Bandung Dilarang Beroperasi Sementara

Para pengemudi angkutan online dan angkutan konvensional juga diimbau agar tidak mudah terprovokasi apabila mendapatkan informasi-informasi yang belum diketahui kebenarannya.

Dikhawatirkan beredarnya hoaks yang cepat lewat media sosial malah bisa memancing pertikaian antar-kedua belah pihak.

"Masyarakat kita semakin cerdas apabila menerima (informasi hoaks) di medsos, check and recheck serta kroscek. Kalau benar silakan di-share. Kalau belum tentu benar, jangan di-share. Kalau tidak benar di-share dan menjadi alat bukti, kita bisa kenakaan UU ITE," tandasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Banjir Bandang di Medan, 3 Orang Tewas hingga Imbauan Gubernur Edy

Banjir Bandang di Medan, 3 Orang Tewas hingga Imbauan Gubernur Edy

Regional
Permintaan Risma ke Warga Surabaya: Tolong Tidak Usah ke Mana-mana Dulu...

Permintaan Risma ke Warga Surabaya: Tolong Tidak Usah ke Mana-mana Dulu...

Regional
Jadi Zona Merah, Kota Bandung Terapkan PSBB

Jadi Zona Merah, Kota Bandung Terapkan PSBB

Regional
Guru MAN 22 Palmerah Positif Covid-19 Usai ke Yogya, PHRI: Jangan Kambing Hitamkan Pariwisata DIY

Guru MAN 22 Palmerah Positif Covid-19 Usai ke Yogya, PHRI: Jangan Kambing Hitamkan Pariwisata DIY

Regional
Ketinggian Banjir di Tanjung Selamat Medan hingga 6 Meter, Tim SAR Sulit Evakuasi Korban

Ketinggian Banjir di Tanjung Selamat Medan hingga 6 Meter, Tim SAR Sulit Evakuasi Korban

Regional
Erupsi Gunung Ile Lewotolok Masih Terjadi, Total 7.991 Warga Lembata Mengungsi

Erupsi Gunung Ile Lewotolok Masih Terjadi, Total 7.991 Warga Lembata Mengungsi

Regional
Penyebab Banjir di Kota Medan yang Merendam Hampir 3.000 Rumah

Penyebab Banjir di Kota Medan yang Merendam Hampir 3.000 Rumah

Regional
Cegah Penularan Covid-19, Pemprov DIY Larang Pertunjukan pada Malam Tahun Baru

Cegah Penularan Covid-19, Pemprov DIY Larang Pertunjukan pada Malam Tahun Baru

Regional
Longsor Jalan Medan-Berastagi, Satu Sopir Truk Tewas, Lalu Lintas Lumpuh Total

Longsor Jalan Medan-Berastagi, Satu Sopir Truk Tewas, Lalu Lintas Lumpuh Total

Regional
11 Petugas KPPS Positif Covid-19, Ketahuan Berawal dari Hasil Rapid Test Massal

11 Petugas KPPS Positif Covid-19, Ketahuan Berawal dari Hasil Rapid Test Massal

Regional
Banjir di Medan, 3 Orang Ditemukan Tewas

Banjir di Medan, 3 Orang Ditemukan Tewas

Regional
Banjir Parah di Medan, Diduga Luapan Sungai Deli

Banjir Parah di Medan, Diduga Luapan Sungai Deli

Regional
DPRD Jabar Digeledah KPK, Terkait Kasus Dugaan Korupsi Senilai Rp 8,5 Miliar

DPRD Jabar Digeledah KPK, Terkait Kasus Dugaan Korupsi Senilai Rp 8,5 Miliar

Regional
Perjalanan Pemuda Belasan Tahun Keroyok Anggota TNI hingga Divonis Penjara 3,5 Bulan

Perjalanan Pemuda Belasan Tahun Keroyok Anggota TNI hingga Divonis Penjara 3,5 Bulan

Regional
Bupati Cirebon Imron Rosyadi Positif Corona

Bupati Cirebon Imron Rosyadi Positif Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X