Seorang Guru Ditampar Orangtua Murid hingga Gigi Palsunya Lepas

Kompas.com - 06/10/2017, 15:58 WIB
Junaidah (59), guru di SDN Keraton 3 Banjarmasinpost.co.id/Hari WidodoJunaidah (59), guru di SDN Keraton 3
EditorErlangga Djumena

MARTAPURA, KOMPAS.com -  Junaidah (59), seorang guru di SDN Keraton, Martapura, Kalimantan Selatan, menjadi korban kekerasan pemukulan orangtua murid. Menurut dia, aksi penamparan yang dialaminya itu terjadi di depan pintu disaksikan oleh siswa.

Orang tua siswa bernama, Akhmad Fadli menampar Junaidah dengan keras hingga gigi palsunya terlepas.

"Gusi gigi saya sampai sakit juga. Siang itu, setelah salat zuhur pas mau makan mulutku pedih sekali luka ternyata digusi aku tidak bisa makan," kata Junaidah, seperti dilansir Banjarmasin Post, Kamis (5/10/2017).

Dia mengatakan, pihaknya akan melanjutkan kasus pemukulan itu ke pihak berwajib.  "Tetap lanjut, aku ini guru. Binian (perempuan), sudah tua pula masa ditampar," sebutnya.

Adapun aksi pemukulan yang dialami Junaidah  tersebut merupakan buntut perkelahian A, anak terlapor Akhmad Padli dengan murid lainnya bernama S.

Baca juga: Ketua DPRD Tampar Dokter karena Jawaban Dokter yang Bernada Ejekan

Junaidah menyebutkan, saat itu baru selesai ulangan mata pelajaran agama dan setelah beristirahat sekitar 15 menit murid-murid masuk kelas kembali. Kemudian dia membagikan soal untuk ulangan.

Selesai membagikan soal, tiba-tiba datang Akhmad Fadli. Pria yang tinggal tidak jauh dari sekolah itu menanyakan kepadanya kenapa memulangkan putranya.

Junaidah mengaku bingung karena tidak merasa memulangkan murid. Lalu mencoba menanyakan kepada anak-anak di kelas. Ternyata A berkelahi dengan murid lain S.

Akhmad Fadli dengan nada tinggi menudingnya telah pilih kasih karena hanya memulangkan A sementara S harusnya juga dipulangkan juga.

Junaidah yang jengkel karena dituding memulangkan muridnya balik menyemprot pria tersebut.  Namun, secara tiba-tiba Akhmad menamparnya dengan keras ke pipi kirinya. "Aku pun berteriak jengkel kenapa memukulku apa salahku aku tidak tahu apa-apa kok dipukul," ucapnya. (Banjarmasin Post/Hari Widodo)

Berita ini sudah tayang di Banjarmasin Post dengan judul Gigi Palsu Bu Guru Ini Terlepas Usai Wajahnya Dipukul Orangtua Murid

Kompas TV Perwira Polisi Tampar Korlap Aksi, Buruh Perempuan Demo



Sumber
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologi Penemuan Jenazah Wanita yang Dikubur di Fondasi, Terungkap karena Laporan Perzinaan

Kronologi Penemuan Jenazah Wanita yang Dikubur di Fondasi, Terungkap karena Laporan Perzinaan

Regional
Sederet Aturan di Bandung Usai Berstatus Zona Merah, Mal Tutup Awal hingga Denda Rp 100.000

Sederet Aturan di Bandung Usai Berstatus Zona Merah, Mal Tutup Awal hingga Denda Rp 100.000

Regional
Mulai 15 Desember, Pendatang ke Solo Wajib Jalani Karantina di Benteng Vastenburg

Mulai 15 Desember, Pendatang ke Solo Wajib Jalani Karantina di Benteng Vastenburg

Regional
Fakta Lengkap Penembakan Mobil Alphard Milik Pengusaha Tekstil di Solo

Fakta Lengkap Penembakan Mobil Alphard Milik Pengusaha Tekstil di Solo

Regional
Longsor di Garut Timbun 20 Rumah dan Tutup Jalan Provinsi

Longsor di Garut Timbun 20 Rumah dan Tutup Jalan Provinsi

Regional
Tercatat Sudah Terjadi 12 Kali Gempa Guguran di Gunung Merapi pada Hari Ini

Tercatat Sudah Terjadi 12 Kali Gempa Guguran di Gunung Merapi pada Hari Ini

Regional
Hari Bakti Ke-75 PU, Simak Cerita 7 Pemuda Gugur Saat Mempertahankan Gedung Sate

Hari Bakti Ke-75 PU, Simak Cerita 7 Pemuda Gugur Saat Mempertahankan Gedung Sate

Regional
Merasa Istrinya Dilecehkan, Pria di Bone Bunuh Adiknya yang Tunarungu

Merasa Istrinya Dilecehkan, Pria di Bone Bunuh Adiknya yang Tunarungu

Regional
2 Anggota Dewan Positif Covid-19, DPRD Lamongan Gelar Tes Swab Massal

2 Anggota Dewan Positif Covid-19, DPRD Lamongan Gelar Tes Swab Massal

Regional
Pemprov Jambi Gelontorkan Rp 20 Miliar untuk Pengadaan Vaksin Corona

Pemprov Jambi Gelontorkan Rp 20 Miliar untuk Pengadaan Vaksin Corona

Regional
Soal Asrama Haji Donohudan sebagai Pusat Isolasi Covid-19, Diusulkan Rudy, Ini Jawaban Ganjar

Soal Asrama Haji Donohudan sebagai Pusat Isolasi Covid-19, Diusulkan Rudy, Ini Jawaban Ganjar

Regional
Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkab Pamekasan Segera Evaluasi Penerapan New Normal

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkab Pamekasan Segera Evaluasi Penerapan New Normal

Regional
Pegawai Pemprov Riau yang Meninggal Positif Covid-19 Diberi Bantuan Rp 25 Juta

Pegawai Pemprov Riau yang Meninggal Positif Covid-19 Diberi Bantuan Rp 25 Juta

Regional
Debat Cagub Sumbar, Fakhrizal Pertanyakan Kasus Hukum Nasrul Abit dan Ali Mukhni

Debat Cagub Sumbar, Fakhrizal Pertanyakan Kasus Hukum Nasrul Abit dan Ali Mukhni

Regional
Satu Anggota Klub Moge Pengeroyok TNI di Bukittinggi Divonis 3,5 Bulan Penjara

Satu Anggota Klub Moge Pengeroyok TNI di Bukittinggi Divonis 3,5 Bulan Penjara

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X