Kompas.com - 04/10/2017, 23:41 WIB
Ilustrasi bunuh diri KompasIlustrasi bunuh diri
|
EditorFarid Assifa

BOGOR, KOMPAS.com - Dini hari, remaja berusia 19 tahun asal Bandung, Jawa Barat, meninggal dengan kondisi yang mengenaskan.

Ia diduga bunuh diri dengan cara membiarkan tubuhnya ditabrak kereta api di jalur rel jurusan Jakarta-Nambo, Kelurahan Ciriung, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (4/10/2017).

Kepala Polsek Cibinong Komisaris Polisi Hida Tjahyono mengatakan, berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, korban berjalan menyusuri rel kereta dari arah Pabuaran, Cibinong ke arah Nambo sambil menangis.

Saat itu, saksi dan sejumlah warga melihat dari kejauhan ada kereta api dari arah Jakarta menuju Nambo. Sontak, mereka langsung meneriaki korban untuk menghindar.

"Korban sempat menengok ke belakang arah kereta, tapi malah terus jalan sambil menutup telinga. Kereta juga sudah membunyikan klakson berulang kali. Korban langsung tertabrak dan terlindas kereta," ucap Hida.

Sementara, sambung Hida, dari pengakuan teman satu kosnya, sebelum kejadian korban sempat bercerita bahwa ia merasa depresi karena harus menanggung beban sebagai tulang punggung keluarganya. Selain itu, korban juga terlibat pertengkaran dengan ibunya yang berada di Bandung.

"Korban bilang, lebih baik mati saja karena merasa tidak ada yang peduli," kata Hida.

Baca juga: Seorang Mahasiswa di Yogyakarta Bunuh Diri di Kamar Kos

Dirinya melanjutkan, jenazah korban langsung dibawa oleh petugas gabungan Polsek Cibinong, Unit Laka Lantas Polres serta dari PMI Kabupaten Bogor ke RSUD Ciawi untuk dilakukan visum.

"Tidak ditemukan identitas korban di TKP. Namun dari barang bukti yaitu handphone milik korban, dapat ditelusuri identitas maupun alamat korban," tutupnya. 

Baca juga:

Kenali Gejala Depresi, Pemicu Utama Bunuh Diri

Depresi, ke Mana Harus Curhat?

Bagaimana Mengenali dan Merespons Gelagat Bunuh Diri?

KOMPAS.com/PALUPI ANNISA AULIANI Infografik deteksi dan respons gelagat bunuh diri



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X