Kejar Pembacok Satu Keluarga di Hutan, Polisi Kerahkan Anjing Pelacak

Kompas.com - 27/09/2017, 14:52 WIB
Kapolres Ngawi, AKBP Nyoman Budiarja KOMPAS.com/Muhlis Al AlawiKapolres Ngawi, AKBP Nyoman Budiarja
|
EditorFarid Assifa

NGAWI, KOMPAS.com - Aparat Polres Ngawi mengerahkan dua anjing pelacak (K9) mengejar Mahmudi, pelaku pembacokan satu keluarga di Dusun Kapungan, Desa Dawung, Kecamatan Jogorogo, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Rabu (27/9/2017) siang.

"Pelaku sampai saat ini masih kami kejar. Pasalnya setelah melakukan aksinya, pelaku melarikan diri dan bersembunyi di hutan. Lantaran medan pelarian di hutan, kami membutuhkan bantuan satuan anjing pelacak (K9) dengan menurunkan dua ekor anjing pelacak," kata Kapolres Ngawi, AKBP Nyoman Budiarja kepada wartawan di sela-sela pembukaan TMMD di Karanganyar, Kecamatan Mantingan, Rabu (27/92017) siang.

Tak hanya polisi, lanjut Nyoman, masyarakat juga membantu melakukan pengejaran di Hutan Krandengan, tempat persembunyian pelaku. Ia mengimbau kepada masyarakat agar tidak menghakimi pelaku bila tertangkap.

"Warga yang mengetahui keberadaan pelaku segera melaporkan ke aparat kepolisian terdekat. Jangan main hakim sendiri," jelas Nyoman.

Nyoman mengatakan polisi belum bisa memeriksa dua kerabat dan tetangga yang melihat kejadian lantaran masih dirawat di Rumah Sakit Attin Ngawi. Namun polisi sudah mengamankan bukti-bukti yang ditemukan di lokasi kejadian.

Baca juga: Mahmudi Dicari karena Diduga Bacok Pacar dan Kedua Orangtua Korban

Diberitakan sebelumnya, ibu korban pembunuhan Neny Agustin, Sumiyati (45) dirawat di RSU Ngawi, Rabu (27/9/2017). Sumiyati masih kritis setelah dibacok calon menantunya, Mahmudi saat datang hendak melamar korban.

"Sampai saat ini ibu korban masih kritis. Kami belum bisa mengambil keterangan ibu korban untuk mengetahui penyebab Mahmudi nekat menghabisi nyawa calon istri dan keluarganya," ujar Kapolsek Jogorogo, AKP Budi Cahyono yang dihubungi Kompas.com, Rabu (27/9/2017).

Menurut Budi, Sumiyati mengalami luka pada bagian leher sebelah kiri dan jari telunjuk kiri putus. Sementara kondisi kakek dan tetangga korban yang juga ikut dibacok sudah berangsur pulih.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X