Ribuan Orang Saksikan Eksekusi 3 Terhukum Cambuk di Lhokseumawe

Kompas.com - 08/09/2017, 17:16 WIB
Salah seorang terhukum cambuk, Ema menjalani eksekusi cambuk 100 kali karena tersangkut kasus khalwat di halaman Islamic Center, Lhokseumawe, Jumat (8/9/2017). KOMPAS.com/MasriadiSalah seorang terhukum cambuk, Ema menjalani eksekusi cambuk 100 kali karena tersangkut kasus khalwat di halaman Islamic Center, Lhokseumawe, Jumat (8/9/2017).
|
EditorReni Susanti

LHOKSEUMAWE, KOMPAS.com - Ribuan orang menyaksikan eksekusi tiga orang terhukum cambuk di Halaman Masjid Islamic Center, Kota Lhokseumawe, Jumat (8/9/2017). Mereka memadati halaman itu sejak selesai pelaksanaan shalat Jumat.

Plh Kasatpol PP dan WH Lhokseumawe, Trisna Hayati mengatakan, ketiga terhukum cambuk di antaranya Muhajir (35) asal Lhokseumawe dan satu wanita atas nama Mazidah (31) asal Sumatera Utara.

Keduanya masing-masing dicambuk sebanyak 100 kali. Sedangkan terpidana pencabulan, Fakhrorrazi (20) asal Aceh Utara juga dihukum 107 kali.

Sebelum eksekusi cambuk, jaksa dari Kejaksaan Negeri Lhokseumawe membacakan vonis Mahkamah Syariah Kota Lhokseumawe untuk ketiga terhukum cambuk. Setelah itu, satu per satu menjalani hukuman.

(Baca juga: Pasangan Gay di Aceh Dihukum Cambuk 85 Kali)

 

“Putusan ini telah berkekuatan hukum tetap,” ujar Trisna.

Selain itu, tampak tim medis dan hakim Mahkamah Syariah hadir pada eksekusi cambuk. Eksekusi ini merupakan yang kedua selama pelaksanaan syariat Islam di Lhokseumawe.

Sebelumnya, eksekusi hukuman cambuk sempat berhenti selama 11 tahun. Baru kali ini eksekusi dilakukan lagi.

“Kita harap ke depan tidak ada lagi warga yang tersangkut kasus khalwat dan harus menjalani hukuman cambuk. Ini kita harap menjadi efek jera bagi masyarakat,” pungkasnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Zainuddin, Uang Tabungan 8 Tahun Dikuras Penipu dalam Hitungan Menit, Tersisa Rp 124.558

Kisah Zainuddin, Uang Tabungan 8 Tahun Dikuras Penipu dalam Hitungan Menit, Tersisa Rp 124.558

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 13 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 13 Agustus 2020

Regional
Rumah Saksi Perjuangan Melawan Agresi Militer Belanda Terancam Pembangunan Tol

Rumah Saksi Perjuangan Melawan Agresi Militer Belanda Terancam Pembangunan Tol

Regional
Pelaku Pembuang Bayi di Sleman Seorang Pelajar dan Mahasiswa Kedokteran

Pelaku Pembuang Bayi di Sleman Seorang Pelajar dan Mahasiswa Kedokteran

Regional
Gunungkidul Bangun 1000 Titik Jaringan Internet di 2020

Gunungkidul Bangun 1000 Titik Jaringan Internet di 2020

Regional
Seluruh Anggota DPRD Kabupaten Banjar Menolak Diperiksa Swab Tenggorokannya

Seluruh Anggota DPRD Kabupaten Banjar Menolak Diperiksa Swab Tenggorokannya

Regional
Tertular Pasien, 4 Perawat RSUD Klungkung Positif Covid-19

Tertular Pasien, 4 Perawat RSUD Klungkung Positif Covid-19

Regional
'75 Tahun Merdeka, Desa Kami Belum Masuk Listrik, Anak-anak Belajar Pakai Lampu Teplok...'

"75 Tahun Merdeka, Desa Kami Belum Masuk Listrik, Anak-anak Belajar Pakai Lampu Teplok..."

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 13 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 13 Agustus 2020

Regional
Warga yang Makan Daging Busuk BPNT Muntah-muntah

Warga yang Makan Daging Busuk BPNT Muntah-muntah

Regional
Masih Berkabung, Petugas Kesulitan Tracing Warga yang Rebut Jenazah Covid-19

Masih Berkabung, Petugas Kesulitan Tracing Warga yang Rebut Jenazah Covid-19

Regional
Tersangka Kasus Pengeroyokan dan Perusakan Midodareni di Solo Bertambah

Tersangka Kasus Pengeroyokan dan Perusakan Midodareni di Solo Bertambah

Regional
Kasus Randi, Mahasiswa UHO yang Tertembak dalam Demo, Disidangkan di PN Jaksel

Kasus Randi, Mahasiswa UHO yang Tertembak dalam Demo, Disidangkan di PN Jaksel

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 13 Agustus 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 13 Agustus 2020

Regional
289 Anak Usia Sekolah Positif Corona di Papua, Ini Penjelasannya

289 Anak Usia Sekolah Positif Corona di Papua, Ini Penjelasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X