Kompas.com - 08/09/2017, 16:30 WIB
|
EditorReni Susanti

SEMARANG, KOMPAS.com - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengirim 6.500 mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes), Jawa Tengah untuk mengikuti program bela negara.

Ribuan mahasiswa itu bakal dididik dan dibimbing langsung oleh para tentara selama tiga hari di Kompleks Rindam IV Diponegoro di Magelang. Ribuan mahasiswa itu diberangkatkan menggunakan puluhan truk milik Kodam.

"Selaku Mendagri, saya melepas secara resmi pelatihan bela negara selama tiga hari ke depan," kata Tjahjo di Lapangan Unnes Semarang, Jumat (8/9/2017).

Program bela negara ditujukan kepada para generasi muda. Beberapa kampus negeri sudah mengadakan program ini. Umumnya, para mahasiswa dididik untuk menghadapi persaingan dan kompetisi global dengan nilai kebangsaan dan wawasan kebangsaan.

(Baca juga: Menhan Usulkan Masa Orientasi Mahasiswa Diganti Pekan Bela Negara)

 

Tjahjo mengatakan, bela negara di Rindam IV Diponegoro bukan untuk mempersiapkan anak didik angkat senjata. "Ikut dipahami bahwa bela negara sebagai wujud mempertahankan kedaulatan bangsa," ujarnya.

Kepada mahasiswa, Mendagri menyampaikan pesan dari Bung Karno agar mahasiswa mempunyai imajinasi dan impian. Melalui dua entitas itu, mahasiswa akan berani bertindak.

"Bung Karno mengatakan, tiap manusia harus punya imajinasi dan impian. Dengan itu manusia mampu menciptakan konsepsi-konsepsi untuk keberanian bertindak," kata politikus PDI-P ini.

Dia juga mengutip pendapat Panglima Besar Jenderal Soedirman. Mahasiswa nantinya harus dapat melawan siapa saja yang berniat mengubah ideologi bangsa.

"Jenderal Sudirman mengatakan, kejahatan merajalela kalau orang baik diam diri. Mahasiswa ini harus berani menentukan sikap, siapa lawan dan kawan, siapa yang ganti Pancasila, NKRI, mengubah UUD 45, itu lawan kita," tuturnya.

Hadir dalam pelepasan itu Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Rektor Unnes Faturrokhman, serta pimpinan di kampus terkait. 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Regional
Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Regional
Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Regional
Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Regional
Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Regional
Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Regional
Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Regional
Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Regional
Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Regional
Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Regional
Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Regional
Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Regional
Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Regional
Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Regional
Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.