Dipijat dan Diberi Jamu, Berat Sapi Asal Merapi Ini Capai 1,25 Ton

Kompas.com - 30/08/2017, 06:44 WIB
Nur Waluyo asal lereng Merapi, Desa Polengan, Kecamatan Srumbung bersama sapi Gatotkaca yang beratnya mencapai 1,25 ton, Selasa (29/8/2017). Dok Nur WaluyoNur Waluyo asal lereng Merapi, Desa Polengan, Kecamatan Srumbung bersama sapi Gatotkaca yang beratnya mencapai 1,25 ton, Selasa (29/8/2017).
|
EditorFarid Assifa

MAGELANG, KOMPAS.com - Seorang peternak, Nur Waluyo, asal Dusun Gowok, Desa Polengan, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, kembali berhasil memelihara sapi sampai berukuran jumbo.

Tidak hanya satu, Nur memelihara dua ekor sapi jenis Simental dan Brahma. Sapi jenis Simental, yang diberi nama Gatotkaca itu memiliki berat 1,25 ton. Sedangkan jenis Brahma diberi nama Seno mempunyai berat sekitar 1,1 ton.

Nur menceritakan, awalnya dia membeli Gatotkaca saat usia 4 tahun dengan berat 600 kilogram. Saat itu harga Gatotkaca masih Rp 26,5 juta. Adapun Si Seno, ia beli masih berusia 3 tahun dengan berat 500 kilogram. Nur membeli Seno seharga Rp 26 juta.

Nur yang juga petani sayur organik itu tidak pernah main-main memelihara sapi. Ia merawat sapi selayaknya anak sendiri, memberinya makan makanan bernutrisi tinggi, memijat, hingga memberi jamu tradisional.

"Makanannya rumput, bekatul, ketela, konsentrat, polar (ampas gandum), juga buah-buahan. Hampir semua bahan saya ramu sendiri. Setiap pagi dan sore mereka juga minum jamu dari herbal," kata Nur, Selasa (29/8/2017).

Baca juga: Sapi Simental yang Dulu Kurus Kini Capai 1 Ton, Harganya Rp 130 Juta

Tidak sampai di situ, dua sapi warna kecokelatan itu juga mendapat fasilitas pijat dari Nur sendiri. Seperti manusia, pijat bermanfaat menjaga ketahanan tubuh, melancarkan peredaran darah dan tentu menghilangkan capek.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Itu menjadi bagian pemeliharaan sapi supaya tetap sehat. Sapi tidak boleh dibiarkan lelah dan stres. Mereka harus rileks, makan tepat waktu. Secara berkala dipijat dan mandi air garam," paparnya.

Hasil perawatan Nur tidak sia-sia. Dua sapinya tumbuh dengan sangat baik. Berat badan Gatotkaca mencapai 1,25 ton dan ditawarkan dengan harga Rp 75 juta. Begitu juga dengan Seno yang mempunyai berat 1,1 ton akan dijual Rp 55 juta.

Baca juga: Presiden Jokowi Sumbang Sapi Kurban 800 Kilogram untuk Maluku

Kompas TV Sapi ini menjuarai lelang dan dibeli pada angka Rp 125 juta.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.