Sapi Simental yang Dulu Kurus Kini Capai 1 Ton, Harganya Rp 130 Juta

Kompas.com - 29/08/2017, 17:52 WIB
Sapi di Banyuwangi seberat 1 ton 68 kg yang ditawarkan Rp 130 juta. KOMPAS.COM/Ira RachmawatiSapi di Banyuwangi seberat 1 ton 68 kg yang ditawarkan Rp 130 juta.
|
EditorCaroline Damanik

BANYUWANGI, KOMPAS.com - Sapi jenis simental milik Imron, warga Kelurahan Sumberjo, Banyuwangi, ditawarkan dengan harga Rp 130 juta pada Cattle Market Festival yang digelar oleh Pemkab Banyuwangi sejak Sabtu (26/8/2017).

Sapi yang berusia 2,5 tahun tersebut sudah dipelihara oleh Imron sejak 6 bulan terakhir. Imron bercerita, saat dibeli, sapi tersebut dalam keadaan kurus. Dalam satu bulan dipelihara, bobot sapi tersebut bertambah hingga satu kuintal.

Imron menuturkan, penggemukan sapi yang sudah dilakukan oleh keluarganya selama 17 tahun baru kali ini menghasilkan sapi hingga memiliki bobot 1 ton 68 kilo. Bukan hanya beratnya yang istimewa, sapi milik Imron juga terlihat bersih, sehat dan bulunya rapi

"Sebelumnya ya paling mentok 1 ton atau 1 ton kurang. Enggak pake obat-obatan hanya ampas tahu per hari tiga ember besar, katul gandum, kulit kedelai dan minumnya sari kedelai. Itu khusus sapi ini saja," ungkap Imron, Senin (28/8/2017).

(Baca juga: Lampu Hias yang Dibangun di Bekas Kandang Sapi Laku Sampai ke Jerman)

Dia mengatakan, jelang Idul Adha, sapi yang dimiliki tersisa tiga ekor, sedangkan enam sapi lainnya yang rata-rata berbobot hampir 1 ton sudah laku dibeli untuk kurban. Salah satu sapinya dibeli oleh petinggi kepolisian di Surabaya.

"Malam ini sapinya akan dikirim ke Surabaya. Beratnya hampir 1 ton," ungkapnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Per hari, dia harus mengeluarkan biaya Rp 50.000 untuk satu sapi. Biaya tersebut termasuk untuk perawatan, kebersihan kandang dan juga makan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian (Disperta) Banyuwangi, Arief Setiawan, mengatakan, ada sekitar 200 ekor hewan kurban yang disediakan di Cattle Market Festival di lapangan GOR Tawangalun Banyuwangi.

Tidak hanya hewan kurban yang telah bersertifikat dan telah lulus pemeriksaan kelayakan, pembeli juga mendapatkan informasi lengkap terkait hewan kurban yang dibeli, mulai dari usia hingga kesehatan. Pembeli juga bisa mendapatkan informasi tukang jagal yang mampu menyembelih hewan dengan mengikuti ketentuan-ketentuan agama.

"Hewan yang disediakan di Cattle Market Festival ini semuanya sudah lolos uji dan ada standarisasi harga," ungkap Arif.

Dia menambahkan, Banyuwangi Cattle Market sengaja digelar jelang Hari Raya Idul Adha untuk memenuhi kebutuhan masyarakat untuk hewan kurban. Masyarakat bisa melihat hewan kurban dan mendapatkan informasi seputar kesehatan hewan kurban.

"Jika ada yang cocok dengan hewan kurban bisa langsung dibeli, nanti pedagang akan mengantar ke tempat pembeli jika sudah mendekati hari raya Idul Adha," tutur Arief.

 

Kompas TV Ahmad disibukkan mengurus anak sapi yang baru berumur 15 hari yang hanya memiliki dua kaki bagian belakang.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.