Kompas.com - 25/08/2017, 08:23 WIB
SH, pelaku dugaan pungli terhadap para pendaki Gunung Guntur saat dimintai keterangan oleh anggota Polsek Tarogong Kaler di Mapolsek Tarogong Kaler, Kamis (24/08/2017) Kompas.com/ari maulana karangSH, pelaku dugaan pungli terhadap para pendaki Gunung Guntur saat dimintai keterangan oleh anggota Polsek Tarogong Kaler di Mapolsek Tarogong Kaler, Kamis (24/08/2017)
|
EditorReni Susanti

GARUT, KOMPAS.com - Setelah viralnya aksi pungutan liar (pungli) terhadap para pendaki di Gunung Guntur, Kecamatan Tarogong Kaler, aparat Polsek Tarogong Kaler mengamankan warga yang diduga melakukan pungli.

Iptu Tito Bintoro, Kapolsek Tarogong Kaler mengungkapkan, warga tersebut berinisial SH. Ia sehari-hari berkebun di jalur pendakian Gunung Guntur. SH diamankan Kamis (24/8/2017).

Tito mengatakan, sebelum kasus ini viral di media sosial, pihaknya sudah beberapa kali menerima laporan praktek pengli ini. 

"Jadi memang sudah banyak pendaki yang resah atas perbuatan pelaku, laporannya sudah banyak kami terima," jelas Tito di Mapolsek Tarogong Kaler.

(Baca juga: Viral, Video Pungli pada Pendaki Gunung Guntur di Garut)

Aksi pungli tersebut, sambung Tito, sudah diakukan selama satu tahun. Menurut pengakuan tersangka, pungutan itu untuk membersihkan kebun yang dilintasi pendaki. "Pelaku juga ngaku narik pungutannya maksa," ucapnya.

Menurut Tito, biasanya pelaku melakukan pungli saat akhir pekan dimana banyak pendaki naik ke puncak Gunung Guntur. Dari hasil pungli tersebut, pelaku bisa mendapatkan uang sebesar Rp 200.000 hingga Rp 500.000.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

SH mengaku, orang yang melakukan pungutan dalam video yang viral di media sosial tersebut adalah dirinya. SH pun mengaku orang yang mendorong seorang pendaki karena menolak membayar dalam video tersebut adalah dirinya.

Hal itu dilakukan karena dirinya merasa tidak dihargai saat meminta uang secara paksa. "Saya merasa salah juga, inginnya duduk dulu, jangan ngobrol sambil jalan," katanya.

(Baca juga: Polantas yang Ditangkap karena Pungli Ini Juga Mengonsumsi Sabu)

 

Camat Tarogong Kaler, Saefulloh mengatakan, praktek pungli terhadap para pendaki di Gunung Guntur sering terjadi. Pemerintah, sudah berkali-kali mengingatkan warga agar tidak melakukan pungli karena bisa mencoreng nama baik Garut, apalagi sampai viral di medsos.

"Sudah dua kali soal pungli ini viral di medsos, kita sudah membahasnya dengan para kepala desa dan KSDA, kita tegaskan pungli dilarang," tuturnya.

Menurut Saefulloh, pihaknya akan kembali mengumpulkan para kepala desa dan KSDA untuk membahas masalah pungli ini.

Saefulloh mengatakan, dari pengakuan warga, mereka melakukan pungli karena merasa tidak mendapat manfaat dari para pendaki. Meski demikian, alasan tersebut tidak dibenarkan. Karena, masih ada cara-cara sopan untuk mendapatkan manfaat dari ramainya pendakian.

Kompas TV Polisi Periksa Sipir Terkait Pungli di Lapas Palembang
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Regional
UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

Regional
Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.