Kejujuran "Driver" Ojek Online Ini Tuai Pujian dari Warganet

Kompas.com - 21/08/2017, 18:20 WIB
Kantor Go-Jek Indonesia Reska K. Nistanto/KOMPAS.comKantor Go-Jek Indonesia
|
EditorErvan Hardoko
SURABAYA, KOMPAS.com - Seorang pengguna jasa ojek online merasa terharu sekaligus salut atas kejujuran pengemudi yang mengantarkan barang pesanannya.
 
Sebab, kelebihan ongkos kirim yang ia bayarkan, dikembalikan si pengemudi ojek online itu. Pengguna jasa tersebut lantas mengunggah foto amplop dari driver ke akun Instagramnya di @_winarkoowen.
 
"Bapak Gojek yang baik uang kelebihan dikembalikan padahal cuma 27.000 (rupiah). Padahal udah dua minggu lebih bapaknya masih ingat. Thanks Pak @gojekindonesia @gojek24jam," tulis Owen.
 
"We should appreciate what bapak Gojek do," katanya lagi.
 
Amplop tersebut bertuliskan pesan dari si pengemudi Gojek bernama Joko untuk Owen.
 
 
"To: Owen. Saya kembalikan ongkos Gojek kelebihan kirim ke Rungkut Harapan. Thanks," tulis Joko.
 
Pada amplop tersebut juga tertulis nominal kelebihan Rp 27.000, beserta nama dan kontak Joko.
 
Ketika dikonfirmasi Kompas.com pada Senin (21/8/2017), Joko mengatakan, baru kemarin (Minggu) peristiwa itu terjadi.
 
Ceritanya, Owen memesan salah satu fitur dalam aplikasi ojek tersebut, sekitar pukul 14.00 Wib.
 
Barang tersebut dikirimkan daerah Rungkut Harapan, Kota Surabaya. Rupanya, nominal yang tertera dalam aplikasi sebesar Rp 87.000 yang dibayarkan Owen sudah termasuk ongkos kirim.
 
Namun, penerima di Rungkut Harapan ternyata juga membayar ongkos kirim Rp 27.000.
 
"Harusnya kan penerima yang bayar ongkos. Kok dia (Owen) kena beban ongkos juga," kata Joko.
 
 

Patut untuk dihargai ????

A post shared by Drama Ojek Online Indonesia (@dramaojol.id) on Aug 21, 2017 at 2:11am PDT

 
Joko berfikir kelebihan uang yang diterimanya tersebut bukanlah hak dia. Akhirnya, pada hari yang sama, Joko kembali menyambangi rumah Owen.
 
Ia bermaksud mengembalikan kelebihan ongkos kirim yang diperolehnya. 
 
"Kebetulan pas saya datang itu kan Mas Owennya enggak ada. Adanya pembantunya. Saya bilang, bu nitip uang ini, tolong sampaikan," kata Joko.
 
 
"Dia tanya uang apa. Saya bilang, sudah sampaikan saja. Tetapi saya tulis keterangan di situ," tutur Joko.
 
Kejujuran Joko pun mendapat apresiasi dari warganet. Seperti dalam kolom komentar akun @_winarkoowen.
 
"Alhamdulillah bapak baik hati banget. Enggak mau makan uang yang dia enggak tahu diikhlaskan atau enggak. Padahal ikhlas ya pengirimnya," tulis @egharnum.
 
"Bukan masalah nominalnya/nilainya. Tapi kejujurannya itu jika bukan haknya maka dia enggak boleh mengambilnya walaupun 100 perak. Salut abang ojol," kata pemilik akun seftiannn.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bertemu Dokter Forensik, Warga Akhirnya Mau Terima Pemakaman Pasien Corona

Bertemu Dokter Forensik, Warga Akhirnya Mau Terima Pemakaman Pasien Corona

Regional
Pandemi Corona, Terminal Tirtonadi Solo Data Pemudik dari Jabotabek

Pandemi Corona, Terminal Tirtonadi Solo Data Pemudik dari Jabotabek

Regional
Tiga Bocah SD di Makassar Sumbang Uang Celengan untuk Beli APD Tenaga Medis

Tiga Bocah SD di Makassar Sumbang Uang Celengan untuk Beli APD Tenaga Medis

Regional
Bayi 4 Bulan yang Positif Covid-19 di Kulonprogo Dinyatakan Sembuh

Bayi 4 Bulan yang Positif Covid-19 di Kulonprogo Dinyatakan Sembuh

Regional
Kronologi Sopir Ambulans Curi Masker Stok Puskesmas dan Dijual Rp 5 Juta Per Dus

Kronologi Sopir Ambulans Curi Masker Stok Puskesmas dan Dijual Rp 5 Juta Per Dus

Regional
Driver Ojol 59 Tahun Tertipu Antarkan Purwokerto-Solo, Penumpang Hanya Tinggalkan Sandal

Driver Ojol 59 Tahun Tertipu Antarkan Purwokerto-Solo, Penumpang Hanya Tinggalkan Sandal

Regional
Hasil Rapid Test, Seorang Dokter di Batang Terindikasi Positif Corona

Hasil Rapid Test, Seorang Dokter di Batang Terindikasi Positif Corona

Regional
Sinkhole Muncul di Gunungkidul, Seorang Petani Terperosok dalam Lubang

Sinkhole Muncul di Gunungkidul, Seorang Petani Terperosok dalam Lubang

Regional
Satu PDP Corona dari Magetan Meninggal di RSUD Soedono Madiun

Satu PDP Corona dari Magetan Meninggal di RSUD Soedono Madiun

Regional
Pulang dari Jakarta, 8 Pemuda Aceh Besar Pilih Isolasi Diri di Hutan

Pulang dari Jakarta, 8 Pemuda Aceh Besar Pilih Isolasi Diri di Hutan

Regional
Ditipu Bayaran Rp 700 Ribu, Driver Ojol Antar Penumpang Purwokerto-Solo Sejauh 230 Km

Ditipu Bayaran Rp 700 Ribu, Driver Ojol Antar Penumpang Purwokerto-Solo Sejauh 230 Km

Regional
Hendak Tolong Ayah yang Jatuh ke Septic Tank, Ibu dan Anak Ikut Terperosok, Sekeluarga Tewas

Hendak Tolong Ayah yang Jatuh ke Septic Tank, Ibu dan Anak Ikut Terperosok, Sekeluarga Tewas

Regional
Puluhan Rumah di Agam Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter, 163 Warga Dievakuasi

Puluhan Rumah di Agam Terendam Banjir Setinggi 1,5 Meter, 163 Warga Dievakuasi

Regional
Macan Tutul yang Terjebak di Peternakan Ayam Sukabumi Mati di Taman Safari Indonesia

Macan Tutul yang Terjebak di Peternakan Ayam Sukabumi Mati di Taman Safari Indonesia

Regional
Dokter THT Berstatus PDP Corona di Makassar Meninggal, Diduga Terinfeksi dari Pasien

Dokter THT Berstatus PDP Corona di Makassar Meninggal, Diduga Terinfeksi dari Pasien

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X