"Presiden Soekarno" Pantau Penerbangan Makassar dari Menara

Kompas.com - 16/08/2017, 18:55 WIB
Patung lilin Presiden Soekarno di Madame Tussauds Bangkok, Thailand. KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARPatung lilin Presiden Soekarno di Madame Tussauds Bangkok, Thailand.
|
EditorReni Susanti

MAKASSAR, KOMPAS.com - Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang ke-72, pegawai AirNav Indonesia Cabang Utama Makassar Air Traffic Service Center (MATSC) mengenakan pakaian pejuang.

Salah satu pegawai MATSC, berpenampilan seperti Presiden RI pertama, Soekarno. Begitupun dengan pegawai lainnya. Ada yang mengenakan kostum Pangeran Diponegoro, Imam Bonjol, Jendral Sudirman, dan lainnya.

Manager Personalia dan Umum MATSC, Fuad Bedri mengatakan, para pegawai mengenakan pakaian ala pejuang dalam rangka merayakan HUT RI ke-72. Perayaan seperti ini baru pertama kalinya dilaksanakan di lingkup AirNav Indonesia.

"Kami sengaja mengenakan pakaian seperti ini sebagai bentuk rasa syukur dan bangga atas jasa pahlawan. Ini bentuk penghargaan kami kepada para pejuang. Ini yang kali pertama dilakukan perayaan HUT RI dengan konsep berpakaian ala pejuang," ucapnya.

(Baca juga: Bertemu Sang Proklamator di Tugu Proklamasi )

Fuad mengungkapkan, perayaan hari kemerdekaan dengan konsep pejuang disemarakkan oleh seluruh pegawai, baik itu pejabat struktural maupun fungsional. Karena itu, managemen MATSC akan memberikan penghargaan kepada pegawai dengan kostum terbaik.

Sebagai pegawai AirNav Indonesia yang mengatur lalu lintas penerbangan, pihaknya ingin melanjutkan perjuangan dengan berkontribusi menjaga kedaulatan NKRI di udara.

Tugas pegawai AirNav Indonesia Cabang Utama MATSC tergolong berat yakni mengatur penerbangan sekitar 1.000 pesawat terbang setiap harinya.

Sementara itu, salah seorang pegawai AirNav Indonesia, Muhammad Romy yang berpenampilan seperti Presiden Soekarno sempat menyita perhatian. Dengan jas hitam dipadukan songkok dan kaca mata, pegawai MATSC ini mirip Bapak Proklamator.

"Saya dari dulu suka penampilan dan karakter Bung Karno. Tidak hanya memukau bangsa Indonesia, tapi juga dunia internasional. Banyak prestasi dan kebanggaan yang telah dicapainya bersama Indonesia," ucap Romy.

(Baca juga: Puluhan Ibu di Perbatasan RI-Papua Nugini Menjahit Bendera Merah Putih)

Romy menceritakan salah satu kisah Soekarno yang membuatnya kagum, yakni tatkala Uni Soviet (sekarang Rusia) dan Amerika Serikat 'berdamai' imbas kedatangannya ke negara Eropa.

Saat itu, Soekarno ngotot dan tak mau didikte harus menggunakan pesawat apa saat hendak ke Uni Soviet. Alhasil, Soekarno tetap bisa mendarat di Uni Soviet menggunakan pesawat PanAm milik Amerika Serikat, meski kedua negara tersebut tidak akur.

"Karakter Bung Karno sangat tegas. Beliau sangat dihormati di mancanegara dan itu sudah dibuktikannya," tutup pegawai Air Traffic Control MATSC ini.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siswa SMP di Kaki Gunung Slamet Sulap Limbah Plastik Jadi Lampion, Bunga hingga Wayang

Siswa SMP di Kaki Gunung Slamet Sulap Limbah Plastik Jadi Lampion, Bunga hingga Wayang

Regional
Riset: Prabowo dan Nadiem Makarim, Menteri Paling Banyak Diperbincangkan Warganet

Riset: Prabowo dan Nadiem Makarim, Menteri Paling Banyak Diperbincangkan Warganet

Regional
Tolak Jadi Menteri, Risma: Ada Mimpi yang Ingin Saya Buat di Surabaya

Tolak Jadi Menteri, Risma: Ada Mimpi yang Ingin Saya Buat di Surabaya

Regional
Cicilan Mobil Sang Mantan Berujung Pembunuhan...

Cicilan Mobil Sang Mantan Berujung Pembunuhan...

Regional
Kronologi Penangkapan Pelaku Dana Nasabah BNI Ambon, 2 Tersangka Keluar Rumah Saat Gempa

Kronologi Penangkapan Pelaku Dana Nasabah BNI Ambon, 2 Tersangka Keluar Rumah Saat Gempa

Regional
20 Truk Tonase Kena Tilang karena Masuk Kota di Pekanbaru

20 Truk Tonase Kena Tilang karena Masuk Kota di Pekanbaru

Regional
Penjelasan BPJS Kesehatan soal Tunggakan Rp 20 Miliar ke RSUD Ungaran

Penjelasan BPJS Kesehatan soal Tunggakan Rp 20 Miliar ke RSUD Ungaran

Regional
Jadi Calon Ibu Kota Negara, Ini Usulan Besaran UMP Kalimantan Timur 2020

Jadi Calon Ibu Kota Negara, Ini Usulan Besaran UMP Kalimantan Timur 2020

Regional
Pengamat: Menteri Agama Dijabat Purnawirawan TNI, Wajar Kiai NU Kecewa

Pengamat: Menteri Agama Dijabat Purnawirawan TNI, Wajar Kiai NU Kecewa

Regional
Duduk Perkara Kasus Penusukan Mata 12 Kucing, Pelaku Dibawa ke Rumah Sakit Jiwa

Duduk Perkara Kasus Penusukan Mata 12 Kucing, Pelaku Dibawa ke Rumah Sakit Jiwa

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kiai Protes Jabatan Menteri Agama ke PBNU | Risma Akui Rugi Tolak Jadi Menteri

[POPULER NUSANTARA] Kiai Protes Jabatan Menteri Agama ke PBNU | Risma Akui Rugi Tolak Jadi Menteri

Regional
Pasien Demam Berdarah di Cianjur Bertambah Jadi 22 Orang

Pasien Demam Berdarah di Cianjur Bertambah Jadi 22 Orang

Regional
Puslabfor Ambil Sampel di Lokasi Kebakaran Pipa Pertamina Cimahi

Puslabfor Ambil Sampel di Lokasi Kebakaran Pipa Pertamina Cimahi

Regional
Ganjar Apresiasi Terpilihnya Tito Karnavian Sebagai Mendagri

Ganjar Apresiasi Terpilihnya Tito Karnavian Sebagai Mendagri

Regional
Surabaya Bakal Punya Layanan Kedokteran Nuklir, Warga Tak Perlu Terapi ke Luar Kota

Surabaya Bakal Punya Layanan Kedokteran Nuklir, Warga Tak Perlu Terapi ke Luar Kota

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X