Kantornya Digeledah, Wali Kota Malang Anggap Penyidik KPK sebagai Tamu

Kompas.com - 09/08/2017, 22:22 WIB
Ruang kerja Wali Kota Malang M Anton yang ada di lantai dua Balai Kota Malang dijaga polisi dan anggota Satpol PP Kota Malang saat digeledah penyidik KPK, Rabu (9/8/2017) KOMPAS.com / Andi HartikRuang kerja Wali Kota Malang M Anton yang ada di lantai dua Balai Kota Malang dijaga polisi dan anggota Satpol PP Kota Malang saat digeledah penyidik KPK, Rabu (9/8/2017)
|
EditorErlangga Djumena

MALANG, KOMPAS.com - Sejumlah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah sejumlah ruangan di Balai Kota Malang, Rabu (9/8/2017).

Di antara ruangan yang digeledah adalah ruang kerja Wali Kota Malang M Anton, ruang kerja Wakil Wali Kota Malang Sutiaji, ruang Sekretaris Daerah Kota Malang Wasto dan ruang Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial, Asisten Perekonomian serta Asisten Administrasi Umum.

Selama sekitar sembilan jam melakukan penggeledahan, penyidik paling lama berada di ruang kerja Wali Kota Malang M Anton. Selama proses penggeledahan berlangsung, Anton tidak tampak keluar sama sekali dari ruang kerjanya.

Meski lama berada di ruang kerjanya bersama penyidik KPK, Anton mengaku tidak diperiksa. Anton juga mengaku tidak mengetahui kasus yang sedang diselidiki KPK dengan menggeledah ruang kerjanya.

"Tidak tahu saya. Tidak ada pertanyaan. Belum tahu saya," katanya setelah penggeledahan selesai.

Baca juga: 9 Jam Geledah Balai Kota Malang, KPK Sita Buku APBD Tahun 2015

Anton mengaku, selama penyidik KPK melakukan penggeledahan, dirinya berada di ruang kerja ajudannya. "Enggak ngapa-ngapain. Saya duduk di sini, di ruangan ajudan. Tidak ada apa - apa," katanya.

Ia pun mengaku tidak mengetahui berkas apa saja yang diamankan KPK. Sebab selama penggeledahan, penyidik KPK didampingi oleh Sekretaris Daerah Kota Malang Wasto. Anton menyebutkan hanya menunggui KPK yang dianggapnya sebagai tamu.

"Tidak tahu saya. Tidak ada pertanyaan sama sekali. Saya hanya menunggu aja karena tamu tidak enak kan saya pulang dulu," ucapnya.

Selain Balai Kota, penyidik KPK juga menggeledah Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Malang dan Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perijianan Satu Pintu Kota Malang.

Saat ini, penyidik KPK masih melakukan penggeledahan di rumah dinas Ketua DPRD Kota Malang Arief Wicaksono.

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bocah 7 Tahun Jadi Korban ke Delapan DBD di Sikka

Bocah 7 Tahun Jadi Korban ke Delapan DBD di Sikka

Regional
Warga Jepang yang Positif Virus Corona Pernah Menginap di Denpasar

Warga Jepang yang Positif Virus Corona Pernah Menginap di Denpasar

Regional
Gara-gara Uang Parkir, Seorang Juru Parkir di Tempat Hiburan Tewas Ditusuk Pengunjung

Gara-gara Uang Parkir, Seorang Juru Parkir di Tempat Hiburan Tewas Ditusuk Pengunjung

Regional
2 Pasien yang Sempat Diisolasi di RSHS Bandung Belum Lewati Masa Inkubasi

2 Pasien yang Sempat Diisolasi di RSHS Bandung Belum Lewati Masa Inkubasi

Regional
Menahan Tangis, Pembina Pramuka Minta Maaf, Akui Lalai hingga 10 Siswa Tewas Saat Susur Sungai

Menahan Tangis, Pembina Pramuka Minta Maaf, Akui Lalai hingga 10 Siswa Tewas Saat Susur Sungai

Regional
Marak Kecurangan Dana Desa di Maluku, Polisi Diminta Lebih Mengawasi

Marak Kecurangan Dana Desa di Maluku, Polisi Diminta Lebih Mengawasi

Regional
Kepsek Cabuli Siswinya, Korban Mengaku Diancam dengan Foto Bugil

Kepsek Cabuli Siswinya, Korban Mengaku Diancam dengan Foto Bugil

Regional
Trigana Air Tergelincir, 17 Penerbangan di Bandara Sentani Tertunda

Trigana Air Tergelincir, 17 Penerbangan di Bandara Sentani Tertunda

Regional
77 Siswa di NTT Dihukum Makan Kotoran Manusia

77 Siswa di NTT Dihukum Makan Kotoran Manusia

Regional
30 Desa di Karawang Terendam Banjir, 9.514 Warga Mengungsi

30 Desa di Karawang Terendam Banjir, 9.514 Warga Mengungsi

Regional
Satu Pembina Pramuka Bersertifikat Tinggalkan 249 Siswa Saat Susur Sungai, Ini Alasannya

Satu Pembina Pramuka Bersertifikat Tinggalkan 249 Siswa Saat Susur Sungai, Ini Alasannya

Regional
3 Tersangka yang Miliki Ide Susur Sungai Sempor yang Tewaskan 10 Siswa Malah Tak Ikut Kegiatan

3 Tersangka yang Miliki Ide Susur Sungai Sempor yang Tewaskan 10 Siswa Malah Tak Ikut Kegiatan

Regional
Tempat Karaoke Paradiso di Cilacap Terbakar, Kerugian Capai Rp 1,2 M

Tempat Karaoke Paradiso di Cilacap Terbakar, Kerugian Capai Rp 1,2 M

Regional
3 Pembina yang Miliki Sertifikasi MKD Pramuka Tak Ikut Susur Sungai Sempor yang Tewaskan 10 Siswa

3 Pembina yang Miliki Sertifikasi MKD Pramuka Tak Ikut Susur Sungai Sempor yang Tewaskan 10 Siswa

Regional
Tak Mampu Ikuti Pelajaran, 3 Siswa SMAN 1 Sragen Mengundurkan Diri

Tak Mampu Ikuti Pelajaran, 3 Siswa SMAN 1 Sragen Mengundurkan Diri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X