Kompas.com - 08/08/2017, 20:28 WIB
Ilustrasi Facebook mobile FBIlustrasi Facebook mobile
|
EditorErlangga Djumena

PAMEKASAN, KOMPAS.com –  Status-status akun Facebok nama akun Rizal Ali Zain membuat Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Pamekasan dan Pimpinan Cabang GP Ansor Pamekasan, Jawa Timur. Pasalnya, status- status yang diunggahnya kerap mengandung unsur penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan  Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siraj.

Banser dan Ansor pun menelusuri keberadaan akun tersebut, hingga akhirnya ditemukan bahwa pemilik akun adalah Barmawi (37), warga Desa Panagguan, Kecamatan Proppo, Pamekasan.

Pria itu kemudian diajak untuk memberikan tabayun (klarifikasi) kepada PCNU Pamekasan, Selasa (8/8/2017). Di hadapan para kiai, Barmawi mengaku salah dan khilaf atas status yang sudah dibuatnya selama ini.

Status tersebut diakuinya karena terpengaruh dengan grup media sosial yang sering melakukan penghinaan terhadap presiden dan Ketum PBNU.

“Saya diundang ke grup yang isinya banyak menghina presiden dan PBNU sehingga saya terpengaruh,” kata Barmawi yang tidak membeberkan grup media sosial yang diikutinya.

Baca juga: Buat Meme Menghina Presiden di Facebook, Seorang Pemuda Ditangkap

Ketua PCNU Pamekasan Taufik Hasyim menilai, perbuatan yang dilakukan Barmawi sangat keji. Sebab Presiden adalah simbol negara yang harus dihormati dan Kiai Said Aqil Siraj adalah ulama besar dan juga pimpinan tertinggi NU.

Oleh sebab itu, Barmawi diminta untuk meminta maaf langsung kepada Said Aqil Siraj di Jakarta atau di kediamannya secara langsung.

“Pilihannya yakni minta maaf langsung kepada Ketua Umum PBNU atau kita laporkan ke polisi karena penghinaan ini adalah pelanggaran pidana. Langkah ini kami lakukan agar tidak terulang kembali dengan pelaku yang berbeda,” terang Taufik Hasyim.

Barmawi sendiri mengaku siap untuk bertemu langsung dan meminta maaf kepada Said Aqil Siraj di Jakarta.

Dalam waktu dekat, dirinya akan segera ke Jakarta. Tidak hanya itu, Barmawi juga akan minta maaf di media sosial. Sementara akun Facebook Barmawi, sudah ditutup setelah kejadian ini mencuat ke publik.

Adapun salah satu penghinaan terhadap Presiden Jokowi disampaikan Barmawi pada tanggal 6 Mei 2017. Barmawi memposting kalimat “Presiden terbaik dan terhebat sepanjang trotoar !!! Hahaha….”

Sementara hinaan kepada Said Aqil Siraj, dilakukan Barmawi dilakukan pada 30 Juli 2017. Barmawi menulis status bahwa Said Aqil Siraj merupakan keturunan Ya’juj dan Ma’juj yang dalam sejarah dicatat sebagai dua suku yang memiliki kekuatan dan akan muncul pada akhir zaman sebagai perusak dan penghancur kehidupan di muka bumi.

Barmawi juga mengunggah foto ilustrasi Said Aqil dengan beberapa tokoh seperti Nusron Wahid, Yaqut Cholil Qoumas Ketua Umum Pengurus Pusat Gerakan Pemuda Ansor dan Permadi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X