Kapal Berpenumpang 19 Orang Karam di Perairan Pulau Komodo

Kompas.com - 30/07/2017, 15:38 WIB
kapal layar motor Versace Jaya yang mengangkut 19 orang penumpang, tenggelam di Perairan Pulau Padar, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (30/7/2017). Dokumen Polres Manggarai Baratkapal layar motor Versace Jaya yang mengangkut 19 orang penumpang, tenggelam di Perairan Pulau Padar, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (30/7/2017).
|
EditorFarid Assifa

LABUAN BAJO, KOMPAS.com - Sebuah kapal layar motor Versace Jaya yang mengangkut 19 orang penumpang tenggelam di Perairan Pulau Padar, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (30/7/2017).

Kepala Kepolisian Resor Manggarai Barat AKBP Supiyanto mengatakan, lokasi tenggelamnya kapal itu persis di seputaran Selat Linta kawasan Balai Taman Nasional Komodo.

Baca: 19 Penumpang Kapal yang Karam di Perairan Pulau Komodo adalah Mahasiswa  

Kapal itu, lanjut Supiyanto, nakhodai Herman Ihlas dan empat orang anak buah kapal, yakni Ambo Sakka, Daud, Agus Syofan dan M Randi Yunhadi.

"Beruntung penumpang di atas kapal berhasil diselamatkan oleh kru kapal layar moto Alfatar dan kapal layar motor Padaelo pada saat melintas di lokasi kecakaan," kata Supiyanto kepada Kompas.com, Minggu petang.

Semua penumpang sudah bisa dievakuasi oleh tim gabungan dari Basarnas, kepolisian perairan dan TNI.

"Untuk kronologi lengkap akan dilaporkan kemudian, karena masih menunggu kapten dan anak buah kapal tiba di Labuan Bajo," sebut Supiyanto.

Baca juga: 3 Korban Kapal Tenggelam di Rote Ndao Belum Ditemukan

Sementara itu, dihubungi secara terpisah, Kepala Kantor SAR Kupang Gede Ardana mengatakan, setelah mendapat laporan tenggelamnya kapal itu sekitar pukul 10.20 Wita, pihaknya langsung menerjunkan Tim Penyelamat dari Pos SAR Labuan Bajo yang beranggotakan lima orang dengan menggunakan satu buah RIB 400 PK menuju lokasi kejadian.

"Sekitar pukul 11.10 Wita, para penumpang berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan dalam keadaan selamat, pada koordinat 08°40'39,04"S - 119°35'56,05"E. Para penumpang selanjutnya dibawa ke Labuan Bajo," ungkap Ardana.

Hingga saat ini belum diketahui penyebab karamnya kapal itu.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Pernikahan Siswi SMP di Lombok | Puluhan Rumah Rusak akibat Gempa M 5,9 Pangandaran

[POPULER NUSANTARA] Pernikahan Siswi SMP di Lombok | Puluhan Rumah Rusak akibat Gempa M 5,9 Pangandaran

Regional
Debat Pilgub Jambi, Walhi Sebut Semua Cagub Beri Karpet Merah untuk Investor Tambang

Debat Pilgub Jambi, Walhi Sebut Semua Cagub Beri Karpet Merah untuk Investor Tambang

Regional
Tebang Pohon karena Halangi Papan Reklame di Jalan, 4 Orang Ditangkap

Tebang Pohon karena Halangi Papan Reklame di Jalan, 4 Orang Ditangkap

Regional
Fakta Siswi SMP Nikahi Pemuda 17 Tahun, Kenal Setahun, Tak Diketahui KUA

Fakta Siswi SMP Nikahi Pemuda 17 Tahun, Kenal Setahun, Tak Diketahui KUA

Regional
'Tidak Boleh Menafsirkan Sesuatu Secara Simbolis Seolah-olah Komodo Tak Suka Pembangunan Itu'

"Tidak Boleh Menafsirkan Sesuatu Secara Simbolis Seolah-olah Komodo Tak Suka Pembangunan Itu"

Regional
Seorang Kakek Hilang Tersesat di Hutan Serang, Banten

Seorang Kakek Hilang Tersesat di Hutan Serang, Banten

Regional
Soal Foto Komodo 'Adang' Truk, Pemprov NTT: Jangan Ditafsirkan Seolah Komodo Tidak Suka...

Soal Foto Komodo "Adang" Truk, Pemprov NTT: Jangan Ditafsirkan Seolah Komodo Tidak Suka...

Regional
Cerita Anya Membuat Perhiasan Cantik dari ASI, Produknya sampai ke Singapura

Cerita Anya Membuat Perhiasan Cantik dari ASI, Produknya sampai ke Singapura

Regional
Sederet Kisah Pernikahan Dini di NTB, Mulai Umur 12 Tahun hingga Menikahi 2 Gadis dalam Sebulan

Sederet Kisah Pernikahan Dini di NTB, Mulai Umur 12 Tahun hingga Menikahi 2 Gadis dalam Sebulan

Regional
Libur Panjang, Khofifah Minta Warga Waspadai Covid-19 dan Bencana Hidrometeorologi

Libur Panjang, Khofifah Minta Warga Waspadai Covid-19 dan Bencana Hidrometeorologi

Regional
Video Viral Belasan Remaja Saling Jambak dan Pukul hingga Tersungkur, Ini Penjelasan Polisi

Video Viral Belasan Remaja Saling Jambak dan Pukul hingga Tersungkur, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Kamar Hotel Tempat Pedagang Pakaian Tewas Dibunuh Dipesan Seorang Pria Mabuk

Kamar Hotel Tempat Pedagang Pakaian Tewas Dibunuh Dipesan Seorang Pria Mabuk

Regional
Namanya Teratas dalam Survei Capres 2024, Ganjar: 'Ngurusi Mudik Disik Wae'

Namanya Teratas dalam Survei Capres 2024, Ganjar: "Ngurusi Mudik Disik Wae"

Regional
Pasien Rawat Jalan Tak Perlu Datang ke RSUD Sumedang, Ini Kegunaan Aplikasi Koncibumi

Pasien Rawat Jalan Tak Perlu Datang ke RSUD Sumedang, Ini Kegunaan Aplikasi Koncibumi

Regional
Kronologi Kakek 60 Tahun Dianiaya Tetangganya hingga Tewas

Kronologi Kakek 60 Tahun Dianiaya Tetangganya hingga Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X