Mikaila, Bayi 5 Bulan Putri Penjual Gorengan Derita Jantung Bocor

Kompas.com - 19/07/2017, 19:01 WIB
Kedua orangtua Mikaila saat ditemui dirumahnya di Banyudono, Boyolali, Rabu (19/7/2017) KOMPAS.com/ M WismabrataKedua orangtua Mikaila saat ditemui dirumahnya di Banyudono, Boyolali, Rabu (19/7/2017)
|
EditorCaroline Damanik

BOYOLALI, KOMPAS.com - Bayi Mikaila Star Janah (5 bulan) tertidur lelap saat digendong ibunya, Asih Trisno. Mikaila divonis dokter mengalami kelainan jantung sejak lahir.

Kelainan jantung bocor diketahui kedua orangtuanya setelah lima hari pasca-kelahiran.

Chandra Sri Waluyo dan Asih Trisno, orangtua Mikaila, menceritakan bahwa saat lahir puterinya dinyatakan sehat oleh dokter. Namun, lima hari sesudahnya, mereka melihat Mikaila bernafas tidak seperti bayi pada umumnya.

"Pas lahirnya itu dokter bilang sehat, namun setelah waktu kontrol, dokter menemukan kejanggalan. Nafas Mikaila sangat cepat dan setelah dicek lebih lanjut, ada kebocoran jantung," kata Chandra, ayah Mikaila, Rabu (19/7/2017).

Chandra dan isterinya yang tinggal di Dukuh Jetak, Jembungan, Banyudono, Boyolali, tersebut segera memeriksakan putrinya ke RSUD Muwardi, Solo. Saat itu, Mikaila disarankan untuk segera menjalani operasi untuk menyembuhkan kebocoran jantungnya.

"Ada tiga rumah sakit yang dirujuk, semuanya di Jakarta. Ada RS Cipto Mangunkusumo, RS Harapan Kita dan RS Hard Centre," kata Chandra.

(Baca juga: Salah Prediksi Jenis Kelamin Bayi, Dokter Klinik di Surabaya Dituntut Minta Maaf)

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Chandra pun segera mencari informasi dan mendapati biaya dioperasi sekitar Rp 100 juta.

"Di RS Cipto bisa pakai BPJS namun antrean sangat panjang dan belum pasti jadwalnya, sedangkan di RS Hard Centre, Rp 100 juta," kata Chandra.

Chandra yang sehari-hari bekerja sebagai penjual gorengan tersebut masih berupaya untuk mencari dana agar dapat membawa puteri keduanya tersebut rumah sakit dan menjalani operasi. Isterinya terpaksa berhenti bekerja karena harus merawat Mikaila dan kakaknya.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Kabupaten Wonogiri Dapat Penghargaan Tercepat Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri: Ini Pertama Kali di Indonesia

Regional
Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Mendes PDTT Dorong Program SDGs Desa, Bupati Wonogiri Berikan Apresiasi

Regional
Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Kabupaten Wonogiri Tercepat dalam Pendataan SDGs Desa, Gus Menteri Penasaran

Regional
Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Ditinggali Lebih dari Setengah Abad, Rumah Ini Dapat Bantuan Renovasi dari Pemprov Jateng

Regional
Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Soal Viral Nenek Binah yang Terlantar, Ini Klarifikasi TKSK Tulungagung

Regional
Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Terima Penghargaan Green Leadership, Walkot Maidi: Jadi Kado Ulang Tahun Kota Madiun

Regional
Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Tinjau Vaksinasi di Tangsel, Wapres Minta Walkot Benyamin Lakukan 3 Hal Ini

Regional
Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Lewat DD Farm, Dompet Dhuafa Berdayakan Masyarakat Korban PHK

Regional
Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Pemkab Ponorogo Berkolaborasi dengan Kemensos untuk Atasi Masalah Disabilitas Intelektual

Regional
Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Dibantu Kejari, Pemkot Semarang Berhasil Selamatkan Aset Negara Rp 94,7 Miliar

Regional
Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Kembali Perketat PKM di Semarang, Walkot Hendi Paparkan Aturan Kegiatan Sosial Baru

Regional
Jalankan Program 'Sarjana Mengajar', Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Jalankan Program "Sarjana Mengajar", Bupati Luwu Utara Rekrut SDM Berkualitas

Regional
Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Tinjau Ujian Sekolah di Daerah Terpencil, Bupati Luwu Utara: Alhamdulilah Berjalan dengan Baik

Regional
Bupati IDP Resmikan 'SPBU Satu Harga' di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Bupati IDP Resmikan "SPBU Satu Harga" di Seko, Masyarakat Kini Bisa Beli BBM Murah

Regional
Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Pengusaha Langgar Aturan, Walkot Bobby Robohkan Bangunan di Atas Drainase

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X