Fungsionaris Partai Golkar DIY: Kami Tidak Akan Pecah

Kompas.com - 18/07/2017, 12:34 WIB
Ketua DPR RI Setya Novanto saat meninjau kesiapan mudik lebaran di Stasiun Senen, Jakarta Pusat, Kamis (22/6/2017). KOMPAS.com/Nabilla TashandraKetua DPR RI Setya Novanto saat meninjau kesiapan mudik lebaran di Stasiun Senen, Jakarta Pusat, Kamis (22/6/2017).

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Penetapan tersangka Ketua Umum Partai Golkar Setyo Novanto dalam kasus dugaan korups e-KTP tak mengganggu konstelasi partai di DI Yogyakarta.

Partai berlambang pohon beringin di DIY menyatakan diri tetap kuat dan solid secara kepartaian dan kelembagaan. "Kami tidak akan pecah," ujar fungsionaris DPD Partai Golkar DIY, John Serang Keban, kepada wartawan melalui sambungan telepon, Selasa (18/7/2017).

Baca juga: Golkar Bali Sebut Kasus Setya Novanto Cobaan bagi Partai Golkar

John mengatakan, pihaknya sepakat tidak akan melakukan kesalahan yang pernah memecah belah Partai Golkar. Menurutnya, kisruh internal partai beberapa waktu lalu itu menjadi pengalaman pertama dan yang terakhir.


"Kami sudah belajar dari pengalaman kemarin. Maka, tidak akan melakukan kesalahan kedua," ujar dia.

John meyakini, status hukum yang menimpa ketua umumnya itu juga tidak akan mengurangi kepercayaan masyarakat DIY terhadap Partai Golkar. Ibarat pohon, kata dia, kepercayaan masyarakat terhadap partai ditentukan kekuatan dan kualitas kadernya.

"Kekuatan Partai Golkar atau pohon beringin itu akar bukan daunnya yang sebagai pucuk pimpinan. Golkar tetap survive walau badai menerpa partai beringin karena akarnya di daerah kuat," kata dia.

Sebagai partai, kata John, pihaknya kini menunggu langkah yang ditempuh pengurus pusat terkait dengan status hukum Setyo Novanto. Pihaknya yakin akan ada proses politik di internal partai setelah KPK mengumumkan penetapan tersangka.

"Kepentingan lembaga harus di atas segala-galanya. Seluruh kader harus tunduk terhadap konstitusi partai," ucap John.

Dikatakan John, pihaknya kini tengah menyusun formatur kepengurusan DPD Partai Golkar DIY. Sebab, sejauh ini DPD Partai Golkar DIY baru memiliki seorang ketua.

Baca juga: Komentar Warga di Dapil Setya Novanto soal Pentapan Tersangka oleh KPK

Menurutnya, penyusunan formatur juga tetap berjalan meski ketua umum partai tersandung kasus hukum.

"Formatur tetap berjalan karena itu di bawah ketua bidang organisasi, kan pimpinan Partai Golkar itu kolektif kolegial," tutur pria yang pernah menjadi wakil ketua DPD periode sebelumnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pencemaran Air Bengawan Solo Mulai Berimbas ke Lamongan

Pencemaran Air Bengawan Solo Mulai Berimbas ke Lamongan

Regional
Lamborghini Keluar Asap Tebal di Surabaya, Cek Legalitas hingga Diduga Komponen Mobil Terbakar

Lamborghini Keluar Asap Tebal di Surabaya, Cek Legalitas hingga Diduga Komponen Mobil Terbakar

Regional
[POPULER NUSANTARA] Jasad Balita Ditemukan Tanpa Kepala | Mahasiswi Tewas Terkubur di Belakang Kos

[POPULER NUSANTARA] Jasad Balita Ditemukan Tanpa Kepala | Mahasiswi Tewas Terkubur di Belakang Kos

Regional
11 Dokter Disiapkan Tangani Bayi yang Derita Hydrocephalus di Surabaya

11 Dokter Disiapkan Tangani Bayi yang Derita Hydrocephalus di Surabaya

Regional
Alasan Bayi yang Derita Hydrocephalus dan Ibunya Dievakuasi ke Rusun

Alasan Bayi yang Derita Hydrocephalus dan Ibunya Dievakuasi ke Rusun

Regional
2 Induk Harimau Sumatera Dibunuh, 4 Janinnya Disimpan dalam Toples

2 Induk Harimau Sumatera Dibunuh, 4 Janinnya Disimpan dalam Toples

Regional
Dugaan Gratifikasi, Eks Kepala BPN Denpasar Ditetapkan Tersangka

Dugaan Gratifikasi, Eks Kepala BPN Denpasar Ditetapkan Tersangka

Regional
5 Fakta Mahasiswi Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Indekos, Hilang 3 Hari hingga Penjaga Kos Mendadak Pergi

5 Fakta Mahasiswi Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Indekos, Hilang 3 Hari hingga Penjaga Kos Mendadak Pergi

Regional
Bayi yang Derita Hydrocephalus Akan Jalan Rekonstruksi Wajah Secara Bertahap di RSUD dr Soetomo

Bayi yang Derita Hydrocephalus Akan Jalan Rekonstruksi Wajah Secara Bertahap di RSUD dr Soetomo

Regional
Fakta Tukang Tambal Ban Bakar Hidup-hidup Juru Parkir, Berawal dari Pergoki Istri Berduaan di Halaman Hotel

Fakta Tukang Tambal Ban Bakar Hidup-hidup Juru Parkir, Berawal dari Pergoki Istri Berduaan di Halaman Hotel

Regional
Cerita Miris Bocah 9 Tahun Dipaksa Mengemis oleh Ibu Kandung, Mnimal Rp 50.000 hingga Hanya Diberi Makan 2 Kali

Cerita Miris Bocah 9 Tahun Dipaksa Mengemis oleh Ibu Kandung, Mnimal Rp 50.000 hingga Hanya Diberi Makan 2 Kali

Regional
Curi Motor, Tak Sadar Jual ke Pemiliknya Sendiri

Curi Motor, Tak Sadar Jual ke Pemiliknya Sendiri

Regional
Jalan Desa Ambles Dua Meter di Perbatasan KBB dan Kabupaten Cianjur

Jalan Desa Ambles Dua Meter di Perbatasan KBB dan Kabupaten Cianjur

Regional
Dirawat 3 Bulan, Orangutan Tapanuli Kembali Dilepasliarkan

Dirawat 3 Bulan, Orangutan Tapanuli Kembali Dilepasliarkan

Regional
Banjir Lumpur di Bandung Barat, Akses Jalan 2 Kampung Tertutup

Banjir Lumpur di Bandung Barat, Akses Jalan 2 Kampung Tertutup

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X