Kompas.com - 05/07/2017, 19:04 WIB
ILUSTRASI SHUTTERSTOCKILUSTRASI
|
EditorFarid Assifa

BERAU, KOMPAS.com – DAW (18), pelajar kelas XI sebuah sekolah menengah atas di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, mengaku membuat uang palsu setelah menonton video di YouTube.

Ia membeli printer Canon Pixma E460, kertas HVS F4, hingga tinta berwarna, lalu mencetak uang palsu berbagai pecahan hingga 100 lembar.

“Dia mengaku semua dipelajari dari Youtube sekitar 5 hingga 7 menit,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Berau, Ajun Komisaris Polisi Damus Asa, Rabu (5/7/2017).

Baca juga berita terkait: Buat Uang Palsu, Pelajar SMA di Berau Ini Ditangkap Polisi

DAW membeli seperangkat printer dan alat tulis itu sehari sebelum beraksi membeli barang dengan uang palsu. Ia kemudian menggandakan uang dengan printer itu sebanyak 96 lembar, terdiri atas 47 lembar pecahan Rp 100.000 dan 49 lembar pecahan Rp 50.000.

Ia kemudian membelanjakan uangnya di warung-warung kelontong. Ia membeli sebungkus rokok, satu botol minuman ringan, dan parfum. Ia mendapat pengembalian Rp 258.000 dari membelanjakan uang bikinan sendiri ini.

“Motif pelaku adalah mendapatkan uang asli dengan cara mudah, lewat uang kembalian dari tiap uang yang diduga palsu yang dibelanjakannya,” kata Damus Asa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Polisi pun menangkap DAW di Jalan Ajisah II, Kecamatan Tanjung Redeb, Berau, Rabu pagi pukul 09.00 Wita.

“Kita amankan pelaku beserta barang bukti yang untuk mencetak uang palsu itu,” kata Damus.

Awalnya, polisi menerima laporan dari beberapa pemilik warung kelontong di Berau bahwa ada orang yang mengedarkan uang palsu. Polisi mengumpulkan keterangan dari banyak saksi di warung demi mendapatkan ciri pelaku.

Petunjuk polisi mengarah pada DAW, seorang pelajar SMA. DAW tak berkutik saat ditangkap polisi. Ia juga kooperatif menunjukkan tempat pembuatan uang palsu itu.

Baca juga: Penyandang Dana Pembuatan Uang Palsu untuk Angpau Lebaran Masih Bebas

Rumah kos di Jalan Ajisah II Tanjung Redeb, tempatnya tinggal, merupakan tempat mencetak uang palsu itu. Di dalam kamar kos itu, polisi mendapati printer merek Canon, satu rim kertas HVS F4, dua tinta printer, telepon selular, pisau pemotong kertas, penggaris, hingga dompet.

Polisi mengamankan semua peralatan itu beserta 96 lembar uang palsu dan beberapa barang yang dibeli dari warung, seperti satu bungkus rokok Umild, satu botol minuman Good Day, dan parfum merek Gatsby.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

Regional
Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

Regional
Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

Regional
Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

Regional
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

Regional
Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

Regional
Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

Regional
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

Regional
Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X