Kompas.com - 21/06/2017, 14:03 WIB
Polisi menyisihkan 5 gram dari barang bukti sabu 12,44 gram, untuk kepentingan peradilan. Sabu disita dari Saldi, tersangka pengedar ini. KOMPAS.com/Dani JPolisi menyisihkan 5 gram dari barang bukti sabu 12,44 gram, untuk kepentingan peradilan. Sabu disita dari Saldi, tersangka pengedar ini.
|
EditorReni Susanti

BALIKPAPAN, KOMPAS.com - Kehidupan M Saldi bin Masrani (30) berubah drastis selepas putus hubungan kerja (PHK) dari perusahaan transporter bahan bakar minyak (BBM) di Samarinda, Kalimantan Timur, dua tahun silam.

Saldi memutuskan jualan ayam dan telur di rumahnya, di RT 20 Kelurahan Sempaja Selatan, Kecamatan Samarinda Utara, Samarinda. Namun pendapatan yang diperoleh paling besar Rp 100.000 per hari.

Keuntungan tersebut, tidak tetap dan lebih rendah dibanding saat ia bekerja menjadi sopir. Setidaknya ia bisa mengantongi Rp 3 juta per bulan. Itu belum termasuk keuntungan menghemat uang perjalanan dinas, dan keuntungan lain dari mengoperasikan truk tangki.

"Mengemudi truk tangki 10.000 liter dari Samarinda ke Muara Wahau, Kutai Timur, penghasilan tak tentu, minimal Rp 3 juta. Itu belum dari yang lain," kata Saldi, Rabu (21/6/2017).

(Baca juga: Coba Kabur, 2 Pembawa Sabu Senilai Rp 10 Miliar Ini Ditembak Polisi)

Selama ini, Saldi menopang hidup istri, 2 anak, dan orangtuanya. Kehilangan penghasilan, membuat dia memutuskan terlibat dalam peredaran sabu.

"Keuntungannya menggiurkan, bisa mendapat keuntungan Rp 2 juta tiap kali transaksi. (Transaksinya) bisa tiap hari," ucapnya.

Polisi menangkap Saldi saat transaksi tak jauh dari rumahnya di Jalan PM Noor Sempaja Selatan.

"Polisi mengincar tersangka setelah mendapat laporan sejumlah saksi atas transaksi narkotika," kata Kepala Sub Direktorat I Reserse Narkotika Kepolisian Daerah Kaltim, Komisaris Polisi IKG Suardana.

Saat penggeledahan di tempat, polisi menemukan beberapa plastik kecil sabu di dalam kantong celana yang dikenakan Saldi.

(Baca juga: Jualan Sabu, Sekuriti Kantor DPRD Nunukan Diamankan Anggota TNI AL)

Polisi juga mendapat beberapa plastik lain di rumah Saldi. Total temuan sebanyak 12, 44 gram sabu dalam 8 plastik klip kecil dari serangkai penggeledahan itu. "Kami menangkapnya di rumahnya jam 20.15," tuturnya.

Polisi juga menyita barang bukti lain seperti satu buah telepon genggam, timbangan digital, serta uang Rp 1,3 juta uang yang diperkirakan hasil penjualan sabu.

Kompas TV Berprofesi sebagai pengedar sabu, nenek dua cucu dibekuk Jajaran Narkoba Polresta Padang di kediamannya.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.